Bertempat di HKBP Doloksanggul Kota Distrik III Humbang pada Minggu (26/2/2017) pukul 14.26 WIB jenazah almarhum Pdt Armyn Sihite STh tiba dengan mobil ambulans dan iringan keluarga. Ompui Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing dan Ompu Boru M Br Siahaan, Sekretaris Jenderal Pdt David F Sibuea MTh DMin dan ibu Br Hutagaol menyambut dalam suasana berkabung Ny Pdt A Sihite/Br Sihombing dan keluarga. Jenazah diberangkatkan dari gereja ini yang dihadiri oleh Keluarga Besar Pdt A Sihite/Br Sihombing, Ephorus, Sekjen, Kepala Departemen Koinonia Pdt Dr Martongo Sitinjak, beberapa jemaat HKBP Depok Timur, Jakarta, beberapa pendeta yang melayani di distrik Humbang, beberapa pelayan dari Kantor Pusat HKBP Pdt Effendy Purba STh MM (Bendahara Umum HKBP), Pdt Samuel Sitompul STh (Kepala Biro Oikumene), Pdt Betty Sihombing STh SH (Kabiro Hukum), dan Pdt Freddy Tinambunan STh MM (Wakabiro Personalia).

Ibadah pemberangkatan dilayani oleh Praeses HKBP Distrik III Humbang Pdt Julson Pasaribu STh, dan Ephorus sebagai pengkhotbah. Pendeta Freddy Tinambunan membacakan sejarah pelayanan alm Pendeta Sihite. Dalam khotbah, Ompui menguatkan keluarga atas kepergian seorang ayah, pendeta yang bersahaja ke kehidupan kekal. Pendeta Sihite sudah sampai kepada titik akhir pelayanannya, ia telah menang bersama dengan Kristus, tuturnya.

Alm Pendeta Sihite dikenal sebagai sosok yang selalu berjalan di dalam terang Tuhan dan menjadi pelayan-Nya tanpa mengenal lelah. Seorang utusan dari jemaat di Depok Timur mengatakan, Pendeta Sihite merupakan perintis HKBP Cilodong. Di HKBP Depok Timur ia dikenang sebagai pelayan yang memiliki semangat pelayanan yang tinggi. Mewakili seluruh jemaat Depok Timur, ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala bentuk pelayanan kepada jenazah almarhum di bonapasogit sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan yang sementara.

Lebih lanjut ia menyatakan kagum atas iman seorang isteri pelayan Tuhan yang begitu tegar. Mulai dari bandara (Silangit,red) sampai gereja ini, ibu Boru Hombing menunjukkan ketegarannya sebagai seorang pendamping pelayan Tuhan, ujarnya. Sebagai utusan pendeta, Rudolf Purba mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kepergian seorang senior yang menjadi panutan di dalam gerakan pelayanannya. Seluruh pendeta HKBP turut berdoa menguatkan keluarga.

Sekjen mewakili pimpinan HKBP menyatakan turut dalam kesedihan keluarga, namun ada yang lebih besar dari itu yakni kemenangannya di dalam Kristus dan kita patut bersyukur. Pendeta A Sihite tutup usia pada 66 tahun sebagai pendeta pensiun. Ia menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Jumat (24/2) yang lalu di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Depok. Para pendeta dengan memakai jubahnya mengangkat peti jenazah almarhum hingga ke depan altar gereja, dan kemudian mengangkatnya kembali ke dalam ambulans untuk diantarkan ke tempat peristirahatannya yang sementara. danielM / Biro Informasi HKBP