“Haholongi ma musum/Kasihilah musuhmu” inilah yang menjadi topik minggu ketika Amang Sekjend HKBP Pdt. David F. Sibuea, M.Th, D.Min melakukan kunjungan pastoralnya ke Gereja HKBP Karya Pembangunan Ressort Sei Agul, Medan pada hari Minggu, 19 Februari 2017 yang dipimpin oleh Pdt. Indra A. Hutauruk, S.Th. dalam kunjungan pastoral ini amang Sekjend menyampaikan firman Tuhan pada kebaktian pagi masuk Pkl. 08.00 Wib yang mayoritas diikuti oleh remaja dan pemuda/naposobulung. Kehadiran Sekjend HKBP ini dalam kebaktian merupakan sebuah kejutan besar bagi mereka sekaligus rasa sukacita yang luar biasa karena bisa bertemu langsung dengan pimpinan HKBP yang selama ini suatu hal yang sangat sulit mereka dapatkan. Parhalado juga menyambut hangat kehadiran Sekjend karena mereka memiliki rasa bangga tersendiri.

Seluruh jemaat yang hadir sangat antusias mendengarkan khotbah yang sungguh bernas juga up to date bagi kalangan anak muda juga zaman yang berkembang pesat saat ini. Dalam khotbahnya Amang Sibuea memulai dengan perkataan, mengasihi orang yang mengasihi kita itu biasa, membenci orang yang membenci kita juga itu biasa, tetapi hal yang luar biasa adalah ketika kita mampu mengasihi orang yang tidak mengasihi kita bahkan juga membenci kita. Firman Tuhan ini juga sebagai penjelasan kepada kita semua seperti yang tertulis di dalam Perjanjian Lama, Aku datang bukan untuk mengurangi dan menambahkan melainkan menyempurnakan. Melalui khotbah ini, Allah menginginkan kita semua tidaklah menjadi orang yang biasa-biasa saja. Jangan pernah ada diantara kita yang memakai simbol agama kita untuk membuat orang lain atau yang beragama berbeda dari kita menjadi takut ataupun melecehkan. Allah itu menginginkan kita menjadi umat yang luar biasa yaitu dengan cara tidak melawan orang yang berbuat jahat. Selain itu juga kita harus membuat pribadi kita menjadi sosok yang berkenan dihadapan Tuhan melalui orangtua, keluarga dan sahabat disekitar kita. Tetaplah berkarya di dalam jalan Tuhan dan lakukanlah segala sesuatu seperti apa yang sudah terlebih dahulu kamu katakan di dalam setiap doamu. Berikanlah yang terbaik buat Tuhan dan sapa, salamlah setiap bertemu dengan teman sekitarmu tanpa pernah berfikir untuk menyakiti perasaan orang lain.

Pembalasan itu adalah hak Tuhan , jangan pernah merencanakan pembalasan, tetapi doakanlah supaya Tuhan menunjukkan jalan perubahan bagi mereka yang telah melakukan dosa. Bukti dari pribadi melakukan hal yang luar biasa adalah memberi dan berbuat baik kepada siapapun tanpa memandang status dan persoalan yang pernah ada sebagai wujud bahwa kita adalah orang percaya. Apapun dan dimanapun kita beraktivitas marilah agar kita tetap melakukan hal-hal yang terbaik dengan hidup di dalam firman Tuhan, Imanilah perilaku anak Tuhan dan Mendekatlah pada Tuhan. Dengan melakukan hal yang demikian maka kita hidup dalam kesempurnaan seperti Bapa yang ada disorga. Semua para jemaat yang hadir pada kebaktian pagi tersebut sangat serius mendengarkan khotbah sambil sesekali mereka melemparkan senyum dan tawanya karena lelucon dan juga ilustrasi cerita yang disampaikan Amang Sekjend pada saat berkhotbah.

Kebaktian ini berlangsung dengan tertib dan yang menjadi liturgist dalam kebaktian minggu ini adalah Pimpinan Jemaat HKBP Karya Pembangunan Pdt. Indra Hutauruk. Setelah selesai menyampaikan firman Tuhan, Amang Sekjend juga menyempatkan diri dengan beberapa parhalado, guru sekolah minggu dan juga NHKBP untuk berfoto bersama. Dalam doanya beliau juga bermohon kepada Tuhan agar senantiasa memberikan kebijaksanaan dan juga kesiapan diri dalam menghadapi tantangan zaman kedepannya. Kiranya dengan semangat dan motivasi yang baru ini nama Tuhan semakin dipermuliakan. Pdt. Jona Togatorop, S.Th/Sekhus Sekjend HKBP