Departemen Koinonia mengadakan Training of Trainers Guru Sekolah Minggu HKBP bagi wilayah I di Perkampungan Pemuda HKBP, di Jetun-Silangit selama 1-6 Maret 2017. Kegiatan ini berorientasi paada perkembangan pelayanan Sekolah Minggu HKBP. Pdt Rajin Ramli Siahaan STh (mantan Kabiro SMiRNa – Sekolah Minggu Remaja dan Naposobulung) memberikan sesi berbagi pengalaman dan pergumulan koordinasi biro ini terkhusus di bidang Sekolah Minggu pada Kamis (3/3) pukul 20.00 wib. Dua kali setahun biro ini mengeluarkan Buku Panduan Guru Sekolah Minggu HKBP.

Paparannya terhadap penanganan GSM dan Anak Sekolah Minggu perlu mendapatkan perhatian yang serius.  Anak-anak memiliki kekhasannya tersendiri sehingga membutuhkan ahli pendidikan agama Kristiani untuk membuat kurikulum pengajaran yang dimasukkan ke dalam buku panduan dan setiap pembinaan GSM.

Beberapa peserta mengungkapkan pengalaman mereka terhadap respons GSM  dengan adanya Buku Panduan Sekolah Minggu HKBP. Mereka lebih mengedepankan buku panduan GSM dari gereja lain ketimbang milik gereja sendiri sebab pembahasaan dan penerangan lebih mudah ditangkap dari gereja lain. Hal demikian menjadi keprihatinan terhadap keseriusan membuat buku panduan di biro sekolah minggu.

Pergumulan lainnya ialah tentang penulis tetap untuk buku panduan, yang jelas memiliki kemampuan yang baik dalam pendidikan dan psikologi anak-anak. Salah seorang peserta menuturkan, tanpa buku panduan biasanya mengoperasikan sesuatu bisa menjadi kacau dalam pelaksanaannya. Peserta secara serius siap bersama menyikapi dalam pengadaan pembahanan buku panduan tersebut. Hal lain yang menjadi perhatian adalah pemilihan nas kepada ASM supaya disesuaikan dengan usia ASM, tidak asal pilih.

Kepala Biro Pembinaan Pdt Darwin Sihombing STh menambahkan, Guru Sekolah Minggu harus berbicara tentang Alkitab, bukan berkata yang lain. Hal ini kerap kali terjadi di beberapa gereja demi mengajarkan nilai-nilai kebaikan tetapi berbicara yang lain bukan dari isi Alkitab. Alkitab begitu banyak menyediakan pengajaran tentang hubungan Tuhan dan manusia, serta manusia dengan sesamanya manusia.

Pembagian pembahanan untuk panduan terhadap GSM dapat dilakukan melalui website HKBP www.hkbp.or.id sehingga dari segala akses dapat dimiliki, jelas salah seorang peserta lagi. Melalui kemajuan teknologi, bisa juga dilampirkan film animasi yang berbobot untuk pengajaran Alkitab kepada ASM. Selain itu, media pengajaran melalui Panggung Boneka juga saat ini sudah kerap dilakukan di beberapa gereja dan itu bisa dibagikan agar sampai kepada gereja-gereja HKBP lainnya.

Usai kegiatan ini ditutup dengan ibadah malam. 37 peserta yang hadir menginap di Perkampungan Pemuda HKBP, beserta staf dan pegawai Departemen Koinonia dan Kepala Departemen Koinonia Pdt Dr Martongo Sitinjak. ARTH, DM / biro informasi