Minggu, 16 April 2017 Sekjend HKBP yaitu Pdt. David F. Sibuea, M.Th, D.Min memimpin ibadah minggu Pasakah di HKBP Ressort Parbubu yang kini dipimpin oleh Pdt. J.P. Br. Simanjuntak, S.Th yang mayoritas pekerjaan jemaatnya adalah bertani. Selain dari memimpin ibadah minggu paskah di Parbubu, Sekjend HKBP sebelumnya telah mengikuti kebaktian buha-buha ijuk di HKBP Pearaja pada Pkl.05.00 Wib dan dilanjutkan kembali pada Pkl.07.00 Wib memimpin ibadah pemberangkatan Alm. Pdt. Jan Piter Sibuea, S.Th yang sebelumnya melayani di HKBP Tanjungbalai Distrik Asahan Labuhan Batu. Setelah acara pemberangkatam pendeta almarhum, Sekjend memimpin kebaktian paskah bersama dengan jemaat Parbubu.

Dalam khotbah paskah yang tertulis di Yohanes 20:1-18 Pendeta Sibuea menyampaikan, tentulah kita pasti merasa heran dengan hal yang belum pernah terjadi yang kita saksikan dalam kehidupan kita. Demikian jugalah yang dialami oleh Maria ketika melihat kubur kosong dan yang tersisa hanyalah kain penutup Yesus. Benar bahwa masalah kebangkitan adalah sesuatu yang tidak mudah dimengerti namun sangat berharga untuk dimengerti. Karena menyangkut keselamatan kita. Kebangkitan Yesus Kristus adalah jaminan keselamatan dan hidup yang kekal. Yesus adalah Anak Allah dan Ia datang ke dunia untuk menebus dosa-dosa kita dengan cara menderita dan mati di kayu salib. Tetapi kita diteguhkan kembali akan kuasa-Nya mengalahkan maut dan kematian dan menang melalui kebangkitan. Kuasa kebangkitan itu kini menjadi andalan kita untuk terus meyakini akan penyertaan dan tugas panggilan dalam hidup kita sehari-hari untuk menceritakan kebangkitan-Nya itu, meneriakkan bahwa kita telah melihat (kebangkitan) Tuhan. Dunia saat ini masih banyak tidak menerima dan mengakui-Nya oleh karena itu kita diminta untuk terus menerus mengabarkan kebangkitan-Nya melalui kesaksian-kesaksian nyata. marilah kita sungguh menghayati bahwa momen Paskah adalah momen kita diubah dan digerakkan untuk tetap berpengharapan. Yakinlah bahwa Tuhan selalu memperhatikan kita! Ia mengenal nama kita masing-masing. Dia yang bangkit itu mempercayakan diri kepada manusia agar dikenali dalam hidup mereka. Dengan demikian percaya kepada dia yang bangkit itu sebenarnya jawaban “Ya” kepada kebesarannya mempercayai bahwa kita bisa mengenalinya kembali. KedatanganNya di dunia, merupakan bukti bahwa Dia Kasih kepada kita, ia tidak membiarkan umatnya untuk terus menerus terpengaruh oleh kekuatan dan pengaruh kuasa iblis yang selalu merongrong hidup orang kepunyaanNya dan ciptaanNya. Melaui perayaan Paskah ini kita umat kristen yang percaya kepada Allah juga diyakinkan bahwa:

  • Tuhan Yesus sebagai teladan yang perlu kita contohkan untuk mendengar dan melakukan Firman Tuhan serta memberitakan kebenaran Firmannya walaupun teraniaya.
  • Tuhan Yesus rela berkorban mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa manusia
  • Dan melalui kebangkitannya, setiap orang yang percaya akan hidup yang kekal karena Tuhan Yesus menghadap Bapa di sorga untuk menyediakan tempat bagi kita umat kepunyaanNya.

Untuk itu, saudara yang seiman di dalam Nama Yesus, jangan sia-siakan hidupmu di dunia ini dengan tidak berarti bagi Tuhan, Semua perintahNya telah disampaikan melalui Firmannya, berita kebenaran dan tuntunan untuk membesarkan dan memuliakan nama Tuhan, bacalah Firmannya, renungkanlah apa yang diinginkan Tuhan melalui kita, dan lakukanlah apa yang diperintahkannya, dan terakhir, jangan lupa berdoa pada-Nya karena Doa adalah nafas orang beriman kepada Yesus Kristus supaya kebangkitan Yesus merupakan bukti bahwa Dia anak Allah saat Dia naik ke Sorga adalah menyediakan tempat bagi kita setiap orang yang percaya kepadaNya. Pertolongan Tuhan sungguh benar-benar nyata bagi orang benar yang setia kepada perintah-Nya, tukas Sekjend HKBP.

Setelah acara kebaktian paskah selesai, seluruh jemaat merasakan sukacita yang sungguh luarbiasa. Hal ini disebabkan oleh, sejak berdirinya HKBP Parbubu inilah sejarahnya gereja mereka dikunjungi dan dilayankan firman Tuhan oleh Sekjend HKBP, sebelumnya dulu pernah juga dikunjungi oleh Ompui Pdt. G.H.M Siahaan pada saat beliau menjadi Ephorus HKBP. Pendeta Sibuea juga banyak berceritra dan berbaur menjalin persaudaraan dengan seluruh parhalado, mereka berdiskusi dengan rencana gereja yang ingin berjubileum. Gereja HKBP Ressort Parbubu ini adalah gereja ke-3 tertua di Distrik Silindung setelah HKBP Dame dan Pearaja Tarutung. Kunjungan Sekjend ini disambut dengan sangat antusias dari seluruh jemaat dan parhalado serta penuh sukacita. Kiranya jemaat dan Parhaladonya semakin diberkati oleh Tuhan. Amin

Pdt. Jona Togatorop, S.Th

Sekhus Sekjend HKBP