Jemaat dan Pelayan HKBP Palembang bersama Ompu i Ephorus

Hari ini, Minggu (13/1/2019), Pimpinan HKBP Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing melayani Ibadah Minggu Pagi dan Ibadah Minggu Siang HKBP Palembang Distrik XV Sumatera Bagian Selatan. Dalam ibadah ini, turut melayani dalam St. YP. Siregar sebagai liturgist ibadah minggu pagi dan St. Rm. Siahaan sebagai liturgist ibadah minggu siang demikian dengan para Sintua lainnya yang ambil bagian pelayanan sebagaimana biasanya.

HKBP Palembang yang sering dikenal dengan nama HKBP Yapon ini dipimpin oleh Pdt. Efendy Purba, S.Th, MM. Selain Pendeta Ressort, ada pelayan penuh waktu lainnya diantaranya; Pdt. Hotlan Nahulae, M.Th, Pdt. Hisar Riski Simarmata, S.Th, Pdt. Marulam J. Silalahi, S.Th, Pdt. Lukman Lumbantobing, S.Th dengan 64 orang Sintua dan pelayanan jemaat sebanyak 1005 KK, yang terletak di pusat kota di Jln. Mayor Ruslan No.3.

Kehadiran Ompu i Ephorus HKBP ke Distrik XV Sumatera Bagian Selatan ini selama 3 hari, yang tiba kemarin dari Pearaja – Tarutung, dan hari ini melayankan Firman dalam Ibadah Minggu HKBP Palembang, kemudian dilanjut dengan melayani Ibadah Syukuran Awal Tahun 2019 Distrik Sumatera Bagian Selatan besok 14 Januari 2019 sekaligus bertemu serta beramah tamah dengan seluruh Pelayan Penuh Waktu HKBP Distrik XV Sumatera Bagian Selatan. Sebelumnya juga, tahun lalu Ompu i Ephorus HKBP telah mengunjungi salah satu jemaat di Distrik ini yang mengalami pergumulan kesulitan menerima IMB yaitu HKBP Sukarame dengan jumlah jemaat sekitar 369 KK yang dipimpin Pdt. Amos G. Sinaga, S.Th.

Tampak suasana ibadah ketika Firman Berkumandang

Ompu i Ephorus memberitakan Firman dari Keluaran 33: 12 – 17 dengan topik “Tuhan Menuntun umatNya”. Musa bertanya kepada Allah karena dia diberikan tugas untuk memimpin bangsa Israel, dia berkata “Siapakah yang Kau utus bersama – sama dengan aku memimpin bangsa ini?” Bahkan dia meminta kembali agar Allah memberitahukan jalanNya, dan menjadikan itu tolak ukur untuk bukti kalau  Musa mengenal Allah. Seharusnya Musa sudah pada tahap keraguan, karena kekuatirannnya yang besar bahkan membuat ukuran bukti kepada Allah sesuai keinginannya. Tetapi Tuhan Allah sangat jelas mengatakan “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketentraman kepadamu”. Yang kemudian di ayat berikutnya, Allah mengatakan “sebab Aku telah mengenal engkau”.

Bagaimana dengan kita pribadi dan keluarga, apakah kekuatiran menguasai hidupmu? Apakah di tahun 2019 ini, masih ada keraguanmu untuk menjalani hidup? Ingatlah, Allah Pencipta kita, sangat jelas sangat mengenal kita, kata Ompu i.

Sering sekali kita ketakutan, rasa kekuatiran yang sangat besar menjalani hidup ini, itu sebabnya penting sekali kita bicara kepada Tuhan dan meminta pertolonganNya. Ada banyak kejadian alam yang sewaktu – waktu bisa terjadi di sekitar kita, tetapi kasih Tuhan tetap setia kepada kita. hanya Tuhanlah sumber pertolongan kita. Munsat angka dolok, humuntal angka robean, alai anggo Tuhan i hot do ro di saleleng ni lelengna. Tuhanlah yang empunya dunia ini dan kehidupan kita, sewajarnya kita juga meminta perlindungan dari pencipta kita, tambah Ompu i.

Hendaknya kita di dalam keyakinan menjalani kehidupan ini di dalam penyertaan Tuhan. Kalau kita masuk ke tahun 2019, berarti Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita, menyambung kehidupan kita, bukan otomatis ada hak kita, bukan otomatis kita hidup, tetapi Tuhan bekerja menyambungkan kehidupan kita. Diudut Ho do dosangki paidaida ahu. Manang na adong parbueni na niulam di ahu, hape jotjot tarhirim Ho, parbue ndang olo ro (BE.69). Kalau Tuhan masih meneruskan kehidupan kita, hendaknya kita terus bergumul akan FirmanNya, apa yang dikehendaki Tuhan dari kehidupan kita?

Tampak jemaat memadati gereja HKBP Palembang

Kita hidup, hendaknya punya tujuan yang jelas dan pasti. Jaminan itu hanya ada kita temukan di dalam namaNya, tak ada satupun yang bisa menjamin kita dalam dunia ini kemana dan apa yang harus kita yakini dan lakukan. Bila setiap orang Kristen punya tujuan hidup yang pasti, maka dia akan bersukacita dan bersungguh – sungguh menjalani kehidupan ini. Musa bertanya kepada Tuhan, siapa yang bersamaku memimpin bangsa ini? Tuhan bukan menyebutkan nama manusia lain, tetapi Tuhan menegaskan, kalau Tuhanlah yang akan membimbingnya. Tuhan membimbing umatNya, Tuhan membimbing orang percaya, sebab Tuhan mengenal kita semua. Percayalah, hidupmu ada di dalam perlindungan Tuhan, tegas Ompu i.

Usai ibadah, Ompu i Ephorus HKBP bersama para pelayan HKBP Palembang mengabadikan pelayanan tersebut dengan foto bersama dengan keluarga. Lalu dilanjut dengan acara ramah tamah bersama Parhalado dan keluarga. Penulis, Pdt. Alter Pernando Siahaan

Song Leader dan team musik
Punguan Ina HKBP Palembang bersama Ompu i Ephorus dan Ompu Boru
Pendeta HKBP Ressort Palembang Pdt. Efendy Purba, S.Th, MM
Parhalado saat ibadah minggu siang
Parhalado ketika ibadah pagi
Ompu i Ephorus HKBP Memimpin Doa usai ibadah di ruang konsistori
Ompu i Ephorus HKBP Memimpin Doa Penutup Ibadah Minggu
Doa Memulai Pelayanan di ruang konsistori