Bogor 4 Desember 2018, Pimpinan HKBP Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing menghadiri dan memberikan bimbingan kepada Pelayan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta. Ephorus HKBP didampingi Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Pdt. Midian KH. Sirait, M.Th.

Pembinaan ini dimoderatori Pdt. Japati Napitupulu dan diikuti oleh 110 orang terdiri dari 105 Pendeta Fungsional, 3 Bibelvrouw, dan 2 Diakones yang melayani berdomisi di Jakarta sekitarnya. Ephorus HKBP memberikan pembinaan dengan materi yang berthemakan Tugas dan Tanggungjawab Pelayan Tahbisan HKBP Menghadapi Tantangan Globalisasi. Kesempatan ini juga Ompu i menjelaskan tentang orientasi pelayanan HKBP Tahun 2019 Pelayanan Diakonia Sosial (Ulaon Parasinirohaon), agar seluruh pelayan HKBP serius memahami dan melaksanakan pelayanan dengan dikontekstuakisasikan dan dijemaatkan.

Ompu i Ephorus HKBP Menerima Plakat sebagai simbol ucapan terimakasih dari Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Pdt. Midian KH. Sirait, M.Th dan panitia

Dilanjut dengan sesi diskusi tanya jawab, para peserta mengapresiasi dan merasa sangat tertolong untuk semakin memahami tugas pelayan demikian apa yang masih harus dilakukan di lapangan pelayanan ke depan. Beberapa yang memberikan pertanyaan diantaranya Pdt. Sampe Waruhu yang memahami kalau Pelayan HKBP harus mendampingi jemaat dalam pergelutan kehidupan. Ditambah lagi dengan harapan Diakones Lumbantobing yang sangat berharap agar seluruh pelayan khususnya Diakones bisa diberdayakan dengan maksimal di pelayanan yang semestinya.

Lalu Pdt. Merri Pakpahan juga turut mengapresiasi kesungguhan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing yang sudah dikenal sebelum menjabat Ephorus HKBP telah menggeluti menulis karya buku teologi, adat, masyarakat, dan tentang HKBP, lalu sampai menjabat Ephorus HKBP pun tetap berkarya dengan menuliskan buku – buku yang sangat menolong pelayan dan jemaat HKBP maupun gereja – gereja lainnya. Mengingat para peserta dominan merupakan Pendeta Fungsional, Pdt. Meri Pakpahan berharap agar ditekankan kalau fungsional tidak sematamata dipahami menjadi bawahan dari Pendeta Ressort tetapi lebih menekankan fungsi di jemaat. Sementara Pdt. Bonar Napitupulu menambahkan kalau gebrakan sejak tahun 2016 hingga sekarang menjadi motivasi jemaat dan pelayan, HKBP semakin dikenal skala Nasional dan Internasional. Pertemuan dengan berbagai lintas agama, partai, lembaga, gereja, demikian kepala – kepala daerah dari berbagai level, tatap muka, rapat, dialog, dan kerjasama itu selalu kami terima informasi, ini penting sekali memperkenalkan dan menunjukkan peranan HKBP, bahkan lebih mendasar HKBP lebih baik dalam pelayanan.

 

Mengingat perjalanan pelayanan Ompu i Ephorus HKBP, sungguh baik Tuhan kepada hambaNya dan gerejaNya HKBP karena bisa berjalan dengan baik kepemimpinan Ompu i Ephorus bahkan berbuah di tengah – tengah jemaat, masyarakat, dan bangsa ini, tutur Pdt. Japati Napitupulu. // Pdt. Alter P. Siahaan

 

Peserta Pembinaan Para Pendeta Perempuan bersama Ompu i Ephorus HKBP dan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta
Peserta Pembinaan Para Pendeta Laki – Laki bersama Ompu i Ephorus HKBP dan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.