Kadep Koinonia Pdt Martongo Sitinjak bersama beberapa praeses dan anak sekolah minggu melepaskan balon sebagai tanda dibuka resmi kegiatan ini

Jambore Anak Sekolah Minggu HKBP kembali digelar tahun ini, di Perkampungan Pemuda HKBP, Jetun Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan akbar ini dibagi menjadi dua wilayah. Wilayah Luar Tapanuli telah berlangsung pada 13 – 17 Juni dan Wilayah Tapanuli berlangsung 20 – 24 Juli 2018.

Jambore gelombang pertama dibuka resmi oleh Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing. Selanjutnya, Kepala Departemen Koinonia Pdt Dr Martongo Sitinjak membuka gelombang kedua ditandai dengan pemukulan lonceng dan pelepasan balon ke udara.

“Jambore Anak Sekolah Minggu menjadi Program Reguler Huria Kristen Batak Protestan dalam meletakkan pondasi iman dan membangun karakter anak sesuai warna HKBP,” kata Pdt Martongo di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kamis (21/6). Lebih lanjut, ia mengatakan, membangun dasar iman anak adalah proses menginvestasikan masa depan anak. Ketika anak dibangun dan dibentuk dalam warna HKBP, maka sewaktu dewasanya, dia kelak mencintai Tuhan serta selalu merindukan HKBP.

Ibadah pembukaan gelombang kedua dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan Pdt Donda Simanjuntak STh sebagai liturgis dan sebagai pengkhotbah Pdt Darwin Sihombing STh (Kabiro Pembinaan).

Pdt Darwin Sihombing dalam khotbahnya yang didasarkan pada Kitab 1 Samuel 1: 24, ia menyampaikan, melalui kegiatan Jambore ASM, bukti bahwa HKBP mengasihi seluruh Anak Sekolah Minggu karena Tuhan Yesus mengasihi Anak Sekolah Minggu juga.

Ketua Panitia Jambore Pdt Morhan Doloksaribu MTh dalam laporannya menyampaikan,   jumlah orang yang terlibat pada Jambore ASM 2018 Wilayah Tapanuli ini berjumlah 1073 orang yang terdiri dari 75 orang konselor dari para pelayan, 84 pendamping yang terdiri dari guru sekolah minggu, 20 orang tim kerja dan 723 ASM. Tujuh distrik  hadir dari delapan distrik yang direncanakan. Distrik VII Samosir tidak jadi mengirim pesertanya karena kejadian kapal motor yang tenggelam di Danau Toba.

Dalam kata bimbingan dan arahannya, Pdt Martongo Sitinjak mengatakan, hasil yang hendak dicapai pada kegiatan jambore ini ada empat elemen yang harus bertumbuh; konselor yang terdiri dari para pelayan, selepas kegiatan ini bertumbuh semakin mencintai umatNya sekembalinya ke tempat pelayanan masing masing.

Guru Sekolah Minggu sebagai pendamping mengikuti pemberdayaan dan pembinaan sehingga mendapat perkembangan melayani di gerejanya. Anak Sekolah Minggu bertumbuh dan berkarakter Kristiani sehingga kelak mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Tim kerja juga mengalami pertumbuhan, menjadi pelayan yang berdedikasi melayani tanpa harus dibayar, karena percaya Tuhan bebas memberikan berkatNya kapan pun dan di mana pun.

Melihat keberhasilan yang dicapai pada Jambore ASM sebelumnya, antusiasme Praeses mengutus ASM dan GSMnya Tahun ini sungguh luar biasa. Hal itu bisa dilihat, seperti Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar dan Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi dalam tahun 2018 telah dua kali mengirim utusannya untuk mengikuti Jambore ASM.

Enam Praeses yang hadir pada kesempatan itu,  Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt Dr Deonal Sinaga, Praeses HKBP Distrik IV Toba Pdt Mangantar Tambunan MTh, Praeses HKBP Distrik IX Sibolga Pdt Pahala Sitorus MTh, Praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan Pdt Donda Simanjuntak STh, Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Pdt Pantun Silitonga STh MSc dan Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Pdt Julson Pasaribu STh.

Praeses yang hadir dipersilahkan memperkenalkan distrik masing masing,  jumlah ressort yang dipimpin, letak geografisnya maupun kulinernya dalam sesi pengenalan tentang HKBP.

Hadir dalam kesempatan tersebut tamu undangan dari pemerintah Dinas Pendidikan Tapanuli Utara mewakili Kadis Pendidikan, P Simanjuntak MM. Ia tertarik dengan Tema Jambore: “Dididik dan bertumbuh di dalam Firman Tuhan” dan menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan program pemerintah dalam hal pembentukan karakter anak.

Biro Informasi HKBP turut ambil bagian pada kegiatan Jambore tersebut pada bagian Ekshibisi. Tenda IT (Information and Technology atau biasa dikenal dengan Teknologi Informasi) yang disampaikan Kabiro Informasi, Pdt Arthur Lumbantobing STh, bersama Pdt Daniel Manalu dan Tenda Fotografi yang disampaikan Parulian Samosir (staf Biro Informasi) juga meliput video seluruh kegiatan jambore, yang dilakukan oleh Aron Simarmata (staf Biro Informasi). Parulian.S – Biro Informasi