Sabtu (18/2), Ompui Ephorus HKBP Pdt Dr. Darwin Lumbantobing didampingi oleh Sekretaris Jenderal Pdt. David F. Sibuea, M.Th, D.Min dan Kepala Departemen Koinonia Pdt. Dr. Martongo Sitinjak menyambut hangat kunjungan Japan International Cooperation Agency (JICA) dari kota Toyama Jepang. Tim ini dipandu oleh Dr. Nelson Simanjuntak dan Rinu Br Manurung SSos MMl (dari Departemen Dalam Negeri RI) bertempat di ruang oval Kantor Pusat HKBP, Pearaja-Tarutung.

JICA semacam LSM di Toyama yang bergerak dalam bidang pertanian dan lingkungan hidup yang menawarkan kerja sama yang secara operasionalnya memberdayakan masyarakat. Menurut keterangan Dr. Nelson, JICA telah banyak memberikan bantuan kepada Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, Bali dan sebagian besar lagi di Indonesia Timur. Sebelum ke Kantor Pusat HKBP, Nelson dan Rinu banyak menceritakan gambaran umum keadaan di Sumatera Utara yang begitu mendukung mereka mengembangkan pertanian dan lingkungan hidup. Beberapa masyarakat masih saja ada yang belum memahami krisis global tentang lingkungan hidup sehingga secara tidak sadar menebang pohon atau memberikan tanahnya untuk dikelola orang lain namun menimbulkan masalah lingkungan, ujar Nelson.

Pada pertemuan ini, mereka mempresentasikan budidaya sampah di kota Toyama hingga menjadi penghasil tenaga listrik yang disalurkan ke rumah-rumah di kota itu, begitu juga dengan biogas dan kesadaran terhadap sampah yang sudah ditanamkan mereka mulai dari anak-anak. Memungut sampah di jalan, pengarahan dari sekolah untuk tindakan nyata mengambil sampah dari jalan, merupakan hal yang lumrah mereka lakukan, jelas Rudi menerjemahkan detail kalimat yang diucapkan salah satu di antara mereka.

Begitu juga dengan pemakaian kendaraan pribadi. Kota Toyama begitu jarang menjumpai warganya pergi ke suatu tempat menggunakan kendaraan pribadi. Mereka menggunakan transportasi umum dan bersepeda demi mengurangi polusi udara.

Kerja sama ini nantinya akan berorientasi pada masyarakat itu sendiri yang akan dilatih dan dibina secara langsung oleh JICA. Bahkan, mereka akan membawa beberapa warga di Tapanuli Utara ini untuk  mendapat pelatihanan dan pembinaan ke Toyama untuk menimba ilmu di kota Toyama.

Ephorus menyampaikan sukacita HKBP atas kunjungan dari tim, dan ini akan membuka peluang kerja-sama dari Toyama membangun berbasis jemaat, serta berharap ini bisa ditindaklanjuti dan akan adapertemuan berkelanjutan.

Tim JICA yang hadir, yakni Koshin Takata, Kenichi Ishigguro, Kozo Nomura (dari Suiki Co.Ltd), Naoto Nomura (dari Suiki Co.Ltd), dan Rudi sebagai penerjemah. Dalam pertemuan ini juga, tim JICA membicarakan tentang pertanian dan alat-alatnya yang berkembang di Jepang. Diharapkan kedatangan tim ini bisa membantu daerah tapanuli yang terkenal dengan pertaniannya untuk menjadi daerah dengan pertanian yang maju. Ke depan, direncanakan membentuk kerja-sama membangun jemaat/warga dengan maju dan sejahtera.

Turut hadir, mewakili petani HKBP di Humbang Habincaran Marini Nainggolan, Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt. Dr. Deonal Sinaga,  Kabiro Jemaat Pdt. Ebsan Hutabarat, M.Th, Kabiro Ibadah Pdt. Hadikun Aruan, S.Th, Kabiro Informasi Pdt. Arthur Lumbantobing, S.Th, Kepala Panti Hephata Pdt. Osten Matondang, S.Th, Kabiro Pembinaan Pdt. Darwin Sihombing, S.Th, beberapa staf dan pegawai. Arth, AS, DM/Biro Informasi