Pada Kamis (11/10/2018) ini, Sinodestan dibagi dalam empat kelompok. Pembagiannya antara lain:

Kelompok I membahas Tema Sinode Godang HKBP 2018 yaitu Membangun dan Menanam dengan Sopan dan Teratur; dan subtema yaitu HKBP Merevitalisasi Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, Kepedulian Sosial dan Pekabaran Injil. Dalam diskusi, kelompok ini dihadiri lebih kurang 300 sinodestan. Adapun rumusan kelompok tetap memerhatikan apa yang tertuang di dalam Rencana dan Strategis HKBP. Ada enam poin yang diajukan, antara lain:

  1. Terinspirasi oleh pemahaman Yeremia akan panggilan Tuhan, dimana Allah dilihat sebagai subjek, dan ketaatan kepadaNya adalah mutlak, maka HKBP diharapkan mempersiapkan para pelayan penuh waktu agar benar-benar memahami panggilan Allah dengan benar, yang menunjukkan ketaatan mutlak hanya kepada Tuhan dan bukan kepada yang lain. Untuk itu, HKBP di semua aras diharapkan memfasilitasi pembinaan karakter dan pembekalan para pelayan sesuai dengan kebutuhan.
  2. Pemaknaan “Menanam dan Membangun” dalam konteks HKBP sekarang ini supaya lebih menekankan pembangunan mental, spiritual, karakter dan nilai-nilai, sehingga ke depan HKBP akan tampil tangguh dan percaya diri: kuat, elastis dan tahan uji serta mampu menjawab tantangan jaman. Sehubungan dengan itu pembangunan fisik dari aras pusat sampai aras jemaat lokal dilakukan berdasarkan kebutuhan bukan sekedar keinginan.
  3. Untuk mengatasi masalah akut di HKBP menyangkut mutasi pelayan dan “masalah parbalanjoon” supaya HKBP merealisasikan sentralisasi keuangan dan penggajian di HKBP, melalui program dan strategi yang terukur.
  4. HKBP ke depan lebih proaktif merespond dan mengadvokasi gereja- gereja yang bermasalah, baik yang mengalami tekanan, penyegelan, masalah hukum dan ketidakmampuan membangun melalui upaya hukum, pendekatan persuasif dan bantuan-bantuan nyata lainnya.
  5. Dalam rangka revitalisasi kesehatan, Pimpinan HKBP diharapkan menyelesaikan masalah internal Rumah Sakit HKBP Balige secepatnya.
  6. Dalam rangka revitalisasi pendidikan, HKBP di semua aras diharapkan mengupayakan sistem pendidikan yang akan memperlengkapi warga menghadapi “the new digital era” dan revolusi industri 4.0 dengan mengadopsi program-program unggul, baik yang dilakukan oleh pemerintah ataupun lembaga-lembaga lain yang telah terbukti berhasil.

Kelompok I ini diketuai oleh Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar Pdt Horas YM Purba MTh, sekretaris Pdt Jetson Simorangkir MTh, dan tim perumus Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt Dr Deonal Sinaga dan Pdt Romeo Sinaga.

 

Sie Publikasi dan Dokumentasi