TARUTUNG, www.hkbp.or.id – Bertempat di Gedung Serbaguna, kompleks Stadion Mini Tarutung, Departemen Marturia menggelar kegiatan akbar bertajuk hari kasih sayang yang dirayakan oleh seluruh umat manusia pada Selasa (14/2/2017). Acara yang berjalan di bawah konsep koordinasi Biro Outreach ini dihadiri 814 orang yagn terdiri dari pelajar-mahasiswa dan remaja-pemuda gereja se-Tarutung.

Hari kasih sayang atau yang dikenal dengan Valentine Day memiliki makna dalam untuk nilai sebuah kekuatan cinta. “Kekuatan cinta bisa mengubah dunia ini, kita bisa mengubah dunia ini kalau kita memiliki cinta. Wujud Cinta bisa menyayangi orangtua dan guru-guru kita,” jelas Kepala Departemen Marturia Pdt Dr Anna Vera Pangaribuan ketika memberikan arahan dan bimbingan.

Panggung demi panggung diberikan kepada para pelajar-mahasiswa dan remaja-pemuda gereja untuk menampilkan apa yang sudah mereka latih dan persiapkan. Acara ini bertambah seru sebab dipandu langsung oleh pembawa acara kondang HKBP, yakni Calon Pendeta Simon Perez Hutapea, yang kini sedang menjalankan masa praktek kependetaannya sebagai penyiar handal di Radio HKBP Suara Diakonia di Pematangsiantar.

Acara pada hari yang begitu diminati oleh kebanyakan kalangan remaja dan pemuda ini bertambah seru ketika usai menampilkan kebolehan, juga mendapatkan waktu khusus untuk memberikan bunga kepada perwakilan guru pengajar dan ibu asrama di hadapan ratusan orang. Sontak hal itu menyambut gelak tawa, tepuk tangan riuh, dan semangat kegembiraan dari luapan sukacita mereka.

Kegiatan yang bertemakan The Power of Love (1 Korintus 13:13) ini juga turut dihadiri oleh Komite HIV AIDS HKBP dan rombongan dari luar negeri, yakni Diakones Nurhayati Silalahi, Erikson Marbun dari Komisi Penanggulangan AIDS Medan, Pesta Natalia dari Komunitas Pendamping ODHA di Sidikalang, Dr A Kambodji dari Thailang dan Suyog Dhawal dari Nepal. Mereka meluangkan waktu demi mendidik peserta yang masih rentan minim pengetahuan tentang HIV AIDS dan penularannya. Kita, sebagai remaja dan pemuda, harus dapat menjaga diri mereka agar tidak membahayakan dan mengancam masa depan. Hal ini perlu dibarengi dengan sikap yang mawas diri terhadap gaya dan model berpacaran masa kini, ujar Kambodji dengan lantang.

Adapun yang hadir dari berbagai sekolah, seperti SMK N 2 Siatasbarita, SMK Karya Tarutung, Akademi Kebidanan Tarutung, SMK HKBP 2 Tarutung, SMK HKBP 2 Sipoholon, Yayasan St Nahanson, SMK N 1 Siatas Barita, SMAN 1 Sipoholon, SMAN 1 Tarutung, SMA HKBP 1 Tarutung, SMK 1 HKBP, remaja-pemuda HKBP Palmarum, dan SMA N 2 Tarutung.

Turut hadir Pendeta HKBP Ressort Siualuompu Pdt Saor Hutagaol STh dan ibu Pdt Resmina Sihombing STh, juga dari Departemen Marturia, yaitu Kepala Biro Ibadah dan Musik Pdt Hadikun Aruan STh, Kepala Bagian Biro Ibadah dan Musik Pdt Susi Hutabarat STh, Dra Julice Silitonga SSn, juga hadir staf Biro Outreach Diakones Dewi Sihombing, dan di bawah departemen marturia Pdt Anry Nababan STh MPdK, Pdt Herbina Sitompul STh, CPdt Judika Simaremare, CBvr Sindy Siahaan. dm / biro informasi