HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN

PALEMBANG (9/2) – HKBP Distrik XV Sumbagsel menggelar ibadah syukur dan pesta Bona Taon 2026 di HKBP Sukamaju. Dipimpin oleh Praeses Pdt. Victor Singal Silalahi, S.Th., M.M., kegiatan ini dirangkai dengan pelantikan panitia serta launching Tahun Transformasi HKBP bertema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. ​Selain penguatan spiritual, acara dimeriahkan dengan perayaan ulang tahun ke-76 Bank Tabungan Negara (BTN) yang turut mempersembahkan berbagai doorprize. Perpaduan tradisi manortori dan sukacita kebersamaan ini menegaskan komitmen distrik untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan keluarga, sekaligus mempererat kemitraan strategis dengan berbagai instansi demi kesejahteraan jemaat sepanjang tahun 2026.

TARUTUNG (9/2) – Ephorus HKBP memberikan apresiasi mendalam atas keteguhan hati para korban bencana ekologis di tiga provinsi yang tetap mengedepankan kesabaran tanpa kekerasan. Beliau menegaskan bahwa keluhuran sikap jemaat harus dijaga melalui perhatian berkelanjutan dan bantuan nyata dari gereja serta pemerintah. ​Ephorus juga menekankan pentingnya keadilan ekologis dengan mendesak penghentian kebijakan yang merusak alam. Pencabutan izin lahan diharapkan menjadi momentum awal reboisasi untuk memulihkan ekosistem. Bersama Satgas PKH, HKBP berkomitmen mengawal pemulihan ini guna memastikan masa depan masyarakat terdampak kembali produktif dan terlindungi dari ancaman bencana serupa di masa depan.

BEKASI (8/2) – Panitia Tahun Transformasi 2026 HKBP Distrik XIX Bekasi menggelar rapat perdana di Gedung Serba Guna HKBP Jatiasih. Rapat yang dihadiri Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., dan dipimpin Ketua Umum Ir. Tardas Sihombing, M.M., ini bertujuan mematangkan rangkaian program kerja setahun ke depan guna mengimplementasikan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. ​Fokus utama kepanitiaan tahun ini mencakup pengembangan pelayanan pemuda-pemudi serta penguatan kepedulian terhadap pos-pos pelayanan di wilayah Bekasi. Melalui koordinasi ini, panitia optimistis seluruh program transformasi akan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan spiritual jemaat serta kelancaran orientasi pelayanan HKBP sepanjang tahun 2026.

SELAYANG (8/2) – HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat menggelar Syukuran Awal Tahun sekaligus Launching Tahun Transformasi 2026 di HKBP Selayang. Acara diawali prosesi yang dihadiri Sekjen HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., dan Praeses Pdt. Hotler Lumbantoruan, M.M. Dalam khotbahnya (Ulangan 6:4), Sekjen menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang utama penanaman nilai iman. ​Momen penting ditandai dengan pelantikan Panitia Tahun Transformasi yang diketuai St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd., M.M., serta pemukulan tagading sebagai simbol dimulainya orientasi pelayanan 2026. Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat dan pemerintah ini mempertegas komitmen HKBP dalam memperkuat fondasi iman jemaat di tingkat keluarga.

TARUTUNG (8/2) – HKBP Resort Tarutung mengumumkan hasil Rapat Huria tahun 2026 melalui warta jemaat pada ibadah Minggu. Program strategis yang ditetapkan mencakup penguatan aspek Koinonia bagi seluruh kategori usia, pelayanan Marturia melalui tim doa dan kunjungan pastoral, serta aksi Diakonia sosial untuk membantu korban bencana alam. Selain program kerja, ditekankan pula edukasi mengenai kekudusan ibadah, seperti kedisiplinan waktu dan penonaktifan ponsel saat beribadah, serta penguatan kerja sama oikumenis. Transparansi program ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi jemaat dalam mendukung visi pelayanan gereja sepanjang tahun 2026 di bawah penyertaan Tuhan Yesus Kristus.

TAPTENG (7/2) – HKBP Pusat mengucurkan dana sebesar Rp53.000.000 untuk pembelian gedung gereja baru bagi jemaat HKBP Husor Nauli, Resort Tukka Holbung. Langkah strategis ini dilakukan untuk menggantikan bangunan gereja sebelumnya yang hancur total akibat hanyut terbawa banjir. ​Gedung yang dibeli tersebut merupakan bekas bangunan milik GBI yang jemaatnya sudah tidak aktif lagi di wilayah tersebut. Bantuan ini menjadi bentuk nyata gerak cepat dan solidaritas HKBP Pusat dalam memulihkan fasilitas ibadah jemaat di daerah terdampak bencana, memastikan pelayanan rohani tetap berjalan meskipun sempat kehilangan tempat peribadatan akibat musibah alam.

TARUTUNG (7/2) – Ephorus HKBP memberikan pesan pastoral mengenai kedewasaan iman dalam menyikapi pujian dan cacian. Beliau menekankan bahwa setiap pujian seharusnya dikembalikan sebagai syukur atas anugerah Tuhan, bukan untuk kesombongan diri. Sebaliknya, cacian tidak boleh merampas sukacita karena nilai diri sejati ditentukan oleh Tuhan, bukan penilaian manusia. ​Pesan ini mengajak jemaat untuk hidup dalam kejujuran dan kerendahan hati dengan prinsip bahwa segala perbuatan adalah urusan pribadi antara manusia dengan Tuhan. Melalui refleksi di Salib Kasih, jemaat diingatkan untuk tetap fokus memuliakan Tuhan di setiap langkah kehidupan tanpa terombang-ambing oleh suara dunia.

MALANG (7/2) – Apresiasi Tinggi untuk Toleransi Gereja di Harlah 1 Abad NU – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi mendalam atas solidaritas gereja-gereja di sekitar Stadion Gajayana selama acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Ia memuji kerelaan pihak gereja, termasuk Gereja Katedral dan HKBP, yang menyediakan tempat wudhu, ruang salat, hingga konsumsi gratis bagi para jemaah. Apresiasi khusus diberikan atas penyediaan videotron tambahan oleh gereja agar jemaah di luar stadion tetap bisa mengikuti acara. Wahyu menegaskan bahwa dukungan lintas agama ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bukti nyata persaudaraan kuat di Kota Malang yang memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan persatuan NKRI.

PEMATANGSIANTAR (8/2) – Ephorus Pimpin Puncak Jubileum 100 Tahun HKBP Tomuan – Gereja HKBP Resort Tomuan, Pematangsiantar, akan merayakan puncak Jubileum 100 tahun pada Minggu, 8 Februari 2026. Momen bersejarah satu abad ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan. Acara yang dihadiri sekitar 2.000 jemaat ini mengusung tema perdamaian dan kelestarian lingkungan, ditandai dengan aksi penanaman pohon serta pelepasan 100 balon dan burung merpati ke udara. Perayaan ini menjadi kulminasi syukur atas perjalanan iman sejak 1926. Selain ibadah agung, HKBP Tomuan berkomitmen meningkatkan kepedulian ekologi dan mendorong jemaat agar lebih aktif berkontribusi di tengah tantangan teknologi serta pengabdian masyarakat di masa depan.

MALANG (7/2) – Gereja HKBP Malang Buka Pintu bagi Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU MALANG – Wujud toleransi nyata ditunjukkan Gereja HKBP Malang dengan menyediakan fasilitas penuh bagi jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, 7-8 Februari 2026. Gereja ini berfungsi sebagai tempat istirahat sementara, menyediakan 300 kursi, toilet, hingga makanan ringan dan air mineral bagi para jemaah. Pendeta Melva Sitompul menyatakan aksi ini didasari semangat persaudaraan NKRI. Demi kenyamanan jemaah, HKBP Malang bahkan meniadakan ibadah Minggu pagi dan menyesuaikan jadwal ke sore hari. Langkah inspiratif ini membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling mendukung dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Malang.

TARUTUNG (6/2) – Ephorus HKBP mengumumkan pengalokasian dana sebesar satu miliar rupiah untuk beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban bencana ekologis. Dana tersebut merupakan bagian dari total dua belas miliar rupiah donasi jemaat yang dipercayakan melalui HKBP. Penyaluran bantuan ini dikelola oleh Komisi Beasiswa HKBP sebagai wujud nyata kepedulian gereja terhadap masa depan generasi muda yang terdampak musibah. ​Para Praeses di wilayah terdampak bertanggung jawab penuh dalam pendataan agar bantuan menjangkau sasaran yang tepat. Melalui aksi ini, HKBP mengajak seluruh jemaat terus mendoakan pemulihan para korban serta keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka agar tetap memiliki pengharapan baru di tengah pergumulan.

SIBOLGA (6/2) – Praeses HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, Pdt. Nikson Simanjuntak, S.Th., menyerahkan bantuan tali kasih kepada lima kepala keluarga jemaat HKBP Sibolga Kota, Resort Sibolga II. Para penerima bantuan tersebut kehilangan tempat tinggal akibat bencana tanah longsor dan kini terpaksa mengontrak rumah. Penyaluran bantuan ini didampingi oleh Pendeta Resort, Pdt. Halim P. Simbolon, S.Th. Dana yang diberikan bersumber dari donasi jemaat dan instansi melalui Kantor Pusat HKBP. Aksi nyata ini merupakan bentuk kepedulian gereja dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah, sekaligus bukti solidaritas antarjemaat di bawah naungan HKBP.

JAKARTA (6/2) – PPD HKBP Jakarta Perkuat Aksi Sosial dan Kesehatan di 2026 – Persekutuan Parompuan Distrik (PPD) HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar ibadah syukur awal tahun di Jakarta Timur. Selain refleksi iman, agenda utama tahun ini menonjolkan kepedulian sosial yang nyata. Ketua PPD, Dra. Sandra Sidabutar, memaparkan program unggulan 2026, termasuk operasional Hotline Ruang Aman untuk perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. Selain itu, aksi kesehatan masyarakat seperti pemeriksaan papsmear, USG payudara gratis, dan PPD Expo IV menjadi prioritas. Praeses Pdt. Oloan Nainggolan turut mengajak kaum perempuan menyukseskan perayaan 165 tahun HKBP pada 19 Februari mendatang. Semangat ini diharapkan membawa dampak pelayanan yang lebih inklusif.

BENGKULU (6/2) – Proses pembangunan gedung Gereja Pos Pelayanan HKBP Putri Hijau, Resort Bengkulu, terus menunjukkan kemajuan positif hingga awal tahun 2026. Proyek yang dimulai sejak November 2024 ini merupakan upaya strategis jemaat dalam menyediakan fasilitas ibadah yang lebih representatif guna mendukung pertumbuhan iman warga gereja di wilayah tersebut. Seluruh jemaat dan panitia terus bergandengan tangan, mengandalkan penyertaan Tuhan dalam menopang kebutuhan dana serta material bangunan. Pembangunan yang masih berlanjut ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan komitmen HKBP Putri Hijau untuk segera mewujudkan rumah ibadah yang permanen demi kemuliaan Tuhan dan pelayanan yang lebih maksimal. Mari kita doakan!

PEMATANGSIANTAR (5/2) – HKBP Resort Pardamean, Distrik V Sumatera Timur, menyelenggarakan ibadah syukur Bona Taon yang dirangkai dengan pembukaan (Pamuhai) Partangiangan Sektor serta Launching Orientasi Pelayanan Tahun Transformasi HKBP 2026. Acara yang berlangsung di gedung gereja ini menjadi momentum awal bagi jemaat untuk menyelaraskan arah pelayanan sepanjang tahun. Selaras dengan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” (Ulangan 6:4-9), kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga sebagai basis utama transformasi rohani. Melalui peluncuran program ini, HKBP Resort Pardamean berkomitmen memperkuat pondasi iman jemaat di tingkat rumah tangga sebagai wujud nyata visi besar HKBP di tahun 2026.

SAMOSIR (5/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP melakukan kunjungan pastoral ke Kampung Sarimarnaek, Kecamatan Pangururan, Kamis sore. Dalam kunjungan tersebut, beliau menemui enam kepala keluarga serta anak-anak Sekolah Minggu yang memiliki semangat iman luar biasa meski bermukim di pelosok. Walaupun setiap Minggu harus berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju gereja, anak-anak di sana tetap mahir bernyanyi dan menghafal Hukum Taurat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan Diakonia HKBP untuk menjangkau jemaat di wilayah terpencil, guna memastikan penguatan rohani dan pendampingan sosial menyentuh seluruh lapisan warga gereja tanpa terkecuali.

PEARAJA (5/2) – Ephorus HKBP Anjurkan Program Pendidikan Gratis ke Pemerintah – Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan di Ngada, NTT. Di Kantor Pusat HKBP, beliau menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran dan tidak hanya dinikmati segelintir elite. Ephorus mendorong pemerintah untuk lebih fokus pada jaminan pendidikan gratis yang komprehensif, termasuk penyediaan alat tulis dasar. Menurutnya, akses pendidikan tidak boleh terputus hanya karena kemiskinan. Beliau berharap kebijakan negara benar-benar menyentuh akar persoalan rakyat kecil agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa depan.

LONTUNG (5/2) – HKBP Batumanumpak Resort Lontung resmi memulai rangkaian Partangiangan (ibadah lingkungan) Sektor 1 untuk tahun 2026. Menjadi teladan bagi jemaat, keluarga Pdt. Reni Nainggolan (Pendeta Resort) bersama Kel. J.M. Hutasoit bertindak sebagai tuan rumah pertama dalam pembukaan ibadah tersebut. Ibadah yang dilayani oleh St. Sinto Gultom, S.Pd sebagai pengkhotbah dan St. E. br. Dongoran sebagai liturgis ini berlangsung khidmat. Kegiatan rutin ini menjadi pilar transformasi iman di tengah keluarga, dengan harapan penyertaan Tuhan senantiasa menguatkan persekutuan jemaat HKBP Batumanumpak sepanjang tahun pelayanan 2026.

PEARAJA (4/2) – Ompui Ephorus HKBP memberikan apresiasi khusus kepada 10 Praeses yang dinilai memiliki capaian kinerja luar biasa. Penghargaan ini didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap aspek administrasi, serta efektivitas pelayanan di bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia di distrik masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memotivasi para Praeses lainnya agar terus meningkatkan dedikasi dan kualitas pelayanan jemaat. Ephorus berharap persaingan positif ini dapat mempercepat digitalisasi database dan penguatan ekonomi jemaat yang menjadi tantangan utama saat ini. Dengan apresiasi ini, diharapkan seluruh pimpinan distrik semakin solid dalam mengemban amanat pelayanan di seluruh wilayah HKBP.

BEKASI (4/2) – Seksi Perempuan Huria (SPH) HKBP Tanka menggelar ibadah syukur Bona Taon sebagai bentuk rasa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun 2025. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Michael Lumbantobing. Momentum awal tahun 2026 ini menjadi ajang konsolidasi bagi kaum ibu untuk memperkuat komitmen pelayanan dan menatap program kerja yang telah dirancang dengan semangat baru. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya ketekunan dan sikap pantang menyerah dalam menjalankan setiap tanggung jawab pelayanan. SPH HKBP Tanka berharap tahun 2026 menjadi tahun transformasi yang lebih baik, di mana setiap program dapat terlaksana atas bimbingan Tuhan. Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu memampukan seluruh anggota SPH untuk terus menjadi berkat di tengah gereja, keluarga, dan masyarakat.

BEKASI (4/2) – HKBP KSB (Kota Serang Baru) Resort Cikarang melaksanakan ibadah Pamuhai Partangiangan Wijk sekaligus Partangiangan Manabur Boni pada Rabu, 4 Februari 2026. Acara ini menandai dimulainya rangkaian doa lingkungan serta permohonan berkat atas benih yang akan ditabur, simbol pengharapan jemaat akan penyertaan Tuhan dalam setiap usaha dan pekerjaan di tahun yang baru. Ibadah berlangsung penuh sukacita, menjadi momentum penguatan iman bagi seluruh jemaat di wilayah Kota Serang Baru. Melalui tradisi Manabur Boni, jemaat diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan sebagai sumber berkat. Harapannya, melalui persekutuan doa yang rutin di tiap lingkungan (Wijk), kasih dan berkat Tuhan Yesus senantiasa menyertai seluruh kehidupan jemaat sepanjang tahun ini.

PEARAJA (3/2) – Rapat Praeses HKBP 2026: Capaian Pelayanan dan Tantangan Distrik Rapat Praeses HKBP yang berlangsung pada 2-4 Februari 2026 di Kantor Pusat HKBP menyoroti berbagai capaian dan tantangan pelayanan dari 32 Distrik. Sepanjang periode Oktober-Desember 2025, selain berbagai peningkatan diungkap pula berbagai tantangan berat, mulai dari bencana alam di wilayah Toba dan Humbang hingga kendala teknis database akibat keterbatasan jaringan. Ompui Ephorus mengapresiasi seluruh laporan para Praeses dan berkomitmen untuk ambil andil demi meringankan beban jemaat.

SIPOHOLON (3/2) – Pimpinan HKBP bersama para Praeses dan pelayan penuh waktu menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Irene Solagratia Simatupang (17), putri dari Pdt. Jhon Vetra Simatupang, M.Th. Kehadiran pimpinan di rumah duka merupakan wujud nyata empati dan solidaritas iman keluarga besar HKBP. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan HKBP memberikan penghiburan rohani agar keluarga yang ditinggalkan beroleh ketabahan dan kekuatan melalui kasih Kristus. Ibadah penghormatan terakhir dan pemakaman dilaksanakan pada 4 Februari 2026. Aksi diakonia ini menegaskan komitmen HKBP untuk terus hadir mendampingi para pelayan dan keluarganya dalam setiap pergumulan, membawa pengharapan di tengah kedukaan.

PEARAJA (3/2) – HKBP Susun Buku Panduan Arsitektur: Padukan Teologi dan Aksesibilitas – Rapat Praeses HKBP pada 2 Februari 2026 membahas penyusunan Buku Panduan Arsitektur Gereja HKBP. Panduan ini dirancang bukan untuk penyeragaman, melainkan sebagai landasan teologis dan praktis dalam pembangunan fisik gereja. Poin-poin penting dalam pembahasan meliputi: 1) Inklusivitas: Menekankan konsep gereja ramah lansia, difabel, dan berwawasan lingkungan (go-green). 2) Kearifan Lokal: Mengakomodasi kontekstualisasi budaya Batak dan estetika bangunan, termasuk penempatan mimbar dan menara. Fasilitas: Menstandarisasi kualitas akustik (sound system) dan penataan lahan agar menciptakan suasana tenang bagi pelayan. Ephorus HKBP berharap buku ini menjadi acuan strategis bagi jemaat dalam menata rumah ibadah yang fungsional sekaligus mencerminkan identitas HKBP.

PEARAJA (3/2) – Rapat Praeses HKBP: Evaluasi Kinerja Pelayan Melalui Survei Jemaat – Rapat Praeses HKBP pada 3 Februari 2026 menyoroti hasil survei Balitbang HKBP terhadap 342 responden dari 28 Distrik mengenai integritas dan kualitas khotbah pelayan. Meski tingkat kepuasan terhadap konten khotbah mencapai 80%, aspek kesesuaian ajaran dengan kehidupan pribadi hanya disetujui 53,5% jemaat. Sementara itu, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, menekankan refleksi kasih Petrus sebagai landasan pelayanan. Beliau mengingatkan para pelayan agar tidak terlena dengan hasil survei dan tetap serius melakukan perbaikan karakter. Para Praeses pun didorong memprakarsai penelitian mandiri di tiap Distrik guna mendapatkan solusi penggembalaan yang lebih akurat dan berdampak nyata bagi jemaat.

PEARAJA (3/2) – Dalam Rapat Praeses HKBP, Pdt. Marolop Sinaga yang secara khusus diundang, mengungkapkan kekhawatiran atas 30% warga jemaat yang pasif akibat ketidakdewasaan rohani dan faktor ekonomi-sosial. Beliau menyoroti kecenderungan pelayan yang hanya fokus pada jemaat aktif, sehingga warga yang terjerat penyakit sosial merasa terabaikan. Sebagai solusi, Pdt. Marolop mendorong riset berbasis angket untuk memetakan kondisi jemaat secara akurat. Langkah selanjutnya adalah penguatan 12 seksi gereja dengan melibatkan aktivis dari tiap lingkungan (Wijk) guna mendampingi jemaat pasif secara konsisten dan terukur.

HELVETIA (2/2) – HKBP Maranatha Bersiap Rayakan Jubileum 50 Tahun Helvetia – Menjelang perayaan Jubileum 50 tahun HKBP Maranatha pada 14-15 Februari 2026, Pdt. Eko Pasaribu menginformasikan bahwa panitia terus melakukan persiapan intensif. Acara ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Ompui Ephorus HKBP dan dihadiri sekitar 1.300 undangan, termasuk para pelayan fulltimer serta 25 pendeta di wilayah Helvetia. Selain ibadah syukur, acara akan dimeriahkan oleh artis ibu kota dan lucky draw dengan hadiah menarik seperti mesin cuci dan televisi. Perayaan ini diharapkan menjadi momentum kejayaan bagi jemaat HKBP Maranatha.

PEARAJA (2/2)– Momen penting terjadi di hari pertama Rapat Praeses HKBP, 2 Februari 2026, Kanal WhatsApp Resmi HKBP rilis ke publik. Saluran ini akan hadir sebagai media komunikasi cepat yang menyuplai informasi terbaru, mulai dari berita pelayanan Kantor Pusat hingga kabar inspiratif dari jemaat setempat. Baru saja dibuka, antusiasme warga jemaat sangat tinggi dengan jumlah pengikut yang terpantau telah mencapai 200 orang. Kehadiran kanal ini diharapkan mempererat persekutuan di era digital. Mari bergabung untuk mendapatkan informasi terpercaya melalui tautan: https://whatsapp.com/channel/0029VbBnCMOIHph9sDRDEO1D.

PEARAJA (2/2) – Sebanyak 32 Praeses HKBP dari berbagai distrik berkumpul di Kantor Pusat HKBP, Pearaja, untuk melaksanakan Rapat Praeses yang berlangsung pada 2-4 Februari 2026. Pertemuan strategis ini dibuka dengan agenda krusial bagi keberlangsungan pelayanan gereja. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi pengesahan Buku Panduan Arsitektur Gereja HKBP demi keseragaman estetika bangunan, serta peningkatan kualitas spiritualitas dan kemampuan para pelayan tahbisan dalam memahami Firman Tuhan. Selain itu, para Praeses mulai membedah Draft Awal Perubahan Aturan dan Peraturan (AP) HKBP sebagai langkah adaptasi organisasi. Pertemuan ini juga mematangkan persiapan perayaan Ulang Tahun HKBP ke-165 yang akan menjadi momentum syukur besar bagi seluruh jemaat.

JAKARTA (2/2) – Pelantikan Pimpinan Baru HKBP Kapuk Sawah: Hidup Bahagia dalam Tuhan – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, memimpin ibadah pemberangkatan Pdt. Bonar Napitupulu dan pelantikan Pdt. Ermi Fier Silalahi sebagai Pimpinan Jemaat HKBP Kapuk Sawah (2/2/2026). Mengangkat topik “Hidup Berbahagia di Dalam Tuhan,” Pdt. Oloan menekankan bahwa kebahagiaan sejati bersumber dari kerendahan hati dan kesetiaan kepada Allah, bukan materi. Hal menarik dalam pelayanan ini adalah pesan pastoral tentang kelembutan hati sebagai kekuatan umat di tengah tekanan dunia. Acara penuh khidmat ini diwarnai puji-pujian dari berbagai kategorial dan diakhiri ramah tamah hangat, menandai babak baru pelayanan yang penuh kasih di lingkungan Distrik DKI Jakarta.

BEKASI (2/2) – Pendeta Resort, Pdt. Miduk Sirait, S.Th., M.M., memimpin acara partangiangan (doa bersama) sekaligus penyerahan si pir ni tondi bagi jemaat HKBP Resort Setia Mekar yang terdampak musibah banjir. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata gereja dalam memberikan penguatan spiritual dan dukungan moril kepada warga jemaat yang sedang mengalami pergumulan. Melalui pemberian si pir ni tondi ini, gereja berharap jemaat yang tertimpa musibah tetap teguh, sehat, dan beroleh penghiburan di dalam iman. Aksi diakonia karitatif ini menegaskan kehadiran HKBP Setia Mekar sebagai persekutuan yang saling menopang, memastikan bahwa setiap warga yang menderita tidak berjalan sendirian, melainkan dipeluk oleh kasih dan doa seluruh jemaat.

PANDAN (1/2) – Suasana syukur mewarnai Rapat Huria HKBP Pasar Baru Resort Pandan saat Panitia Pembangunan memaparkan Rencana Anggaran Pembangunan (RAP) tahun 2026. Merespons rencana tersebut, keluarga AP. Sihombing secara spontan menyatakan dukungannya dengan memberikan sumbangan sebesar Rp5.000.000 yang dialokasikan khusus untuk pengadaan kursi pemberkatan dan meja rapat gereja. Aksi kedermawanan ini disambut sukacita oleh seluruh peserta rapat sebagai wujud nyata kepedulian jemaat terhadap pengembangan fasilitas ibadah. Dukungan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi warga jemaat lainnya untuk saling menopang dalam menyelesaikan target pembangunan tahun ini, demi meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan di HKBP Pasar Baru.

LAGUBOTI (2/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP melakukan kunjungan pastoral ke Panti Karya Hephata di Desa Sintong Marnipi guna meninjau langsung pelayanan bagi penyandang disabilitas. Dalam kunjungan tersebut, beliau berinteraksi dengan anak-anak dampingan yang tengah mengikuti proses belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada dalam kompleks tersebut. Selain memberikan penguatan bagi anak-anak dan para pelayan pendamping, Kepala Departemen Diakonia juga meninjau batas-batas wilayah serta fasilitas kompleks Hephata. Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian gereja dalam memastikan pelayanan diakonia sosial tetap berjalan optimal, sehingga setiap warga dampingan merasakan kasih dan perhatian gereja yang berkelanjutan.

JAKARTA (1/2) – Ephorus HKBP melayani ibadah sore di HKBP Kernolong, Jakarta, sebuah gereja bersejarah yang berdiri sejak 1919 sebagai cikal bakal HKBP di Pulau Jawa. Momen ini menjadi catatan syukur pribadi yang mendalam bagi beliau, karena untuk pertama kalinya setelah 34 tahun masa pelayanan kependetaan, beliau berkesempatan memberitakan firman di gereja berusia satu abad tersebut. ​Mengacu pada Matius 5:1–10, Ephorus menekankan panggilan warga Kerajaan Allah untuk hidup dalam kebahagiaan sejati meskipun tengah berziarah di dunia. Beliau mengapresiasi keteguhan iman para perantau terdahulu yang telah menanamkan fondasi gereja di Batavia, yang hingga kini terus bertumbuh menjadi saluran berkat bagi generasi penerus.

BATANG TORU (1/2) – Mengusung motto “Pelayanan Berbasis Hilirisasi”, Praeses HKBP Distrik I Tabagsel Sumbar melakukan kunjungan pastoral strategis ke HKBP Simarancar, Resort Batang Toru. Kunjungan ke gereja di pedalaman pegunungan Bukit Barisan ini merupakan bagian dari program transformasi iman keluarga yang menjangkau jemaat hingga ke pelosok terdalam. HKBP Simarancar memiliki keunikan tersendiri; meski hanya beranggotakan 30 KK dan berstatus Persiapan Huria, semangat pelayanannya luar biasa. Ibadah di sini diiringi dentuman terompet dan trombon yang dimainkan langsung oleh para Sintua dengan panduan Buku Logu HKBP. Melalui kunjungan ini, rencana peningkatan status menjadi Huria Na Gok (Jemaat Penuh) terus dimatangkan sebagai bentuk pengembangan pelayanan di wilayah terpencil.

MEDAN (1/2) – HKBP Eben Ezer menggelar Rapat Huria tahunan yang dipimpin Pdt. Erwin Panggabean untuk menetapkan program kerja dan anggaran 2026. Keputusan strategis meliputi pembentukan tim multimedia, koordinasi terpadu kunjungan jemaat sakit, serta pelatihan pelayan Marturia pada Maret mendatang. Selain pelayanan rohani, rapat menyepakati transparansi pembangunan gedung gereja melalui pelaporan keuangan terbuka dan optimalisasi iuran pembangunan (toktok ripe). Fokus anggaran juga dialokasikan untuk pembinaan kategorial serta perawatan fasilitas gereja. Melalui hasil rapat ini, HKBP Eben Ezer berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada pertumbuhan iman jemaat.

BEKASI (1/2) – Pos Pelayanan HKBP Sukamanah, bagian dari Resort Perumnas 2 Bekasi, Distrik XIX, sukses menyelenggarakan Rapat Huria pada Minggu, 1 Februari 2026. Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi pelayanan di tingkat pos pelayanan serta sinkronisasi program kerja tahun 2026 yang sejalan dengan visi Distrik XIX Bekasi. Dalam rapat tersebut, jemaat dan pelayan bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat persekutuan dan kemandirian pos pelayanan. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi pelayanan kepada jemaat di wilayah Sukamanah agar tetap mendapatkan bimbingan rohani yang maksimal. Seluruh peserta rapat berkomitmen menjalankan hasil kesepakatan demi pertumbuhan iman dan pengembangan pelayanan yang lebih inklusif di masa mendatang.

TARUTUNG (1/2) – Pendeta Resort, Pdt. Juanda Simanjuntak, S.Th., M.Pd., memimpin Rapat Huria HKBP Resort Tarutung Kota guna menyusun arah pelayanan tahun berjalan. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pelayan dan jemaat untuk merumuskan program strategis melalui musyawarah dan kesepakatan bersama demi kemajuan gereja. Pimpinan rapat menekankan bahwa setiap keputusan yang diambil harus berorientasi pada peningkatan kualitas iman dan kebersamaan seluruh warga jemaat. Dengan semangat kesatuan hati, hasil rapat ini diharapkan dapat terlaksana dengan baik sebagai wujud pelayanan yang tulus. Seluruh peserta rapat mengakhiri pertemuan dengan pengharapan agar setiap program yang disepakati menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan.

JAKARTA (1/2) – HKBP Duren Sawit merayakan ibadah syukur Bona Taon sekaligus meresmikan (launching) Program Tahun Transformasi dan Program Huria 2026. Momentum ini menandai tuntasnya tugas Panitia Gabungan yang dipimpin St. Drs. Usman Tambunan, yang sukses menyelenggarakan rangkaian acara mulai dari Natal 2025 hingga peluncuran program tahun ini dengan penuh sukacita. Keunikan panitia kali ini didominasi oleh kaum Lansia sebagai pelaksana utama (bolahan amak), yang menunjukkan semangat luar biasa dalam melayani. Kolaborasi harmonis antara generasi lansia dan jemaat muda yang turut menopang menjadi kunci kesuksesan acara. Keberhasilan ini menjadi awal yang kuat bagi HKBP Duren Sawit untuk menjalankan program pelayanan transformatif sepanjang tahun 2026.

JORLANG HATARAN (1/2) – Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, HKBP Jorlang Hataran menyerahkan hadiah kepada siswa-siswi berprestasi dalam ibadah Minggu. Pemberian penghargaan ini merupakan wujud kepedulian gereja terhadap pendidikan dan pertumbuhan generasi muda jemaat agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu. Pihak gereja berharap agar para siswa tidak hanya unggul secara akademik (semakin pintar), tetapi yang utama adalah tumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan. Melalui dukungan ini, HKBP Jorlang Hataran berkomitmen untuk terus mendampingi anak-anak jemaat agar menjadi generasi penerus yang berkarakter dan menjadi berkat bagi sesama serta kemuliaan bagi nama Tuhan.a

BATAM (1/2) – HKBP Estomihi Resort Estomihi Bengkong menggelar ibadah syukur Bona Taon (Awal Tahun) 2026 dengan penuh sukacita pada Minggu, 1 Februari 2026. Momentum ini menjadi wadah bagi seluruh jemaat dan pelayan untuk bersatu hati mengucap syukur atas penyertaan Tuhan serta memohon tuntunan-Nya dalam menjalani tahun pelayanan yang baru. Sejalan dengan orientasi pelayanan HKBP 2026, perayaan ini menekankan transformasi pengajaran iman dalam keluarga. Melalui kebersamaan ini, jemaat diajak untuk semakin kokoh dalam beriman dan saling menopang dalam kasih. Semangat Bona Taon ini diharapkan menjadi energi baru bagi HKBP Estomihi Bengkong untuk terus bertumbuh dan menjadi berkat di tengah tugas pelayanan gerejawi sepanjang tahun ke depan.

TANAH JAWA (1/2) – Kepala Departemen Marturia HKBP melaksanakan kunjungan pastoral dan memimpin ibadah Minggu di HKBP Pokan Baru, Distrik XXIV. Dalam khotbahnya, beliau menekankan pentingnya keakraban dengan firman Tuhan dan kesetiaan iman sebagai anak-anak Allah yang menghadirkan nilai kasih dalam keseharian. Usai ibadah, Kadep Marturia menyosialisasikan orientasi pelayanan HKBP 2026, “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga.” Beliau mendorong penguatan pelayanan sektoral, termasuk inovasi kegiatan bagi kaum bapak berbasis minat guna mempererat persekutuan. Sinergi antara pelayan dan jemaat diharapkan mampu mewujudkan transformasi iman lintas generasi yang kokoh di tengah tantangan zaman.

CIREBON (31/1) – Pendeta Resort, Pdt. Mangatur Manurung, memimpin Rapat Huria HKBP Cirebon didampingi Pendeta Fungsional Pdt. Candra Simanjuntak dan Bvr. br. Siagian. Pertemuan strategis ini berfokus pada evaluasi pelayanan tahunan serta penyusunan program kerja yang selaras dengan orientasi pelayanan HKBP 2026. Rapat ini menjadi wadah konsolidasi antara pimpinan jemaat dan majelis untuk memperkuat pengajaran iman di tengah keluarga. Pdt. Mangatur menekankan pentingnya sinergi kolektif seluruh pelayan tahbisan dalam meningkatkan kualitas rohani jemaat. Melalui kesatuan hati, HKBP Cirebon berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih transformatif, inklusif, dan berdampak nyata bagi seluruh warga gereja di wilayah tersebut.

PEARAJA (31/1) – Ephorus HKBP resmi mengumumkan hasil seleksi penerimaan Calon Pelayan (CP) HKBP tahun 2026 melalui surat nomor 126/L13/I/2026. Sebanyak 629 peserta dinyatakan lulus, terdiri dari 392 Calon Pendeta, 109 Guru Huria, 92 Bibelvrouw, dan 36 Diakones. ​Para peserta yang lolos diwajibkan mengikuti Latihan Kompetensi Profesi yang akan diselenggarakan dalam dua angkatan pada tahun 2026 dan 2027. Keputusan strategis ini diambil berdasarkan hasil ujian seleksi dan pembahasan Rapat Pimpinan HKBP. Melalui penambahan pelayan baru ini, HKBP berkomitmen memperkuat garda pelayanan rohani dan pembinaan jemaat demi kemuliaan Tuhan di berbagai pelosok wilayah.

BANDUNG (31/1) – HKBP Distrik XVIII JABARTENGDIY menggelar malam amal bertajuk “Pujian dan Doa Pemulihan Tapanuli” di Auditorium Prof. Dr. P.A. Surjadi, Universitas Kristen Maranatha. Acara ini merupakan aksi solidaritas gereja untuk mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Utara. Sembilan paduan suara terbaik dari HKBP Bandung, Cimahi, dan sekitarnya—termasuk PS Cantate Chamber, Ekklesia, hingga PS Glorious—mempersembahkan pujian syukur. Melalui tema “Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Kasih”, jemaat diundang untuk berdonasi melalui kategori Platinum dan Gold. Hasil penggalangan dana sepenuhnya akan dialokasikan untuk membantu warga terdampak bencana, mewujudkan kasih nyata HKBP bagi sesama.

PALANGKA RAYA (31/1) – Sabtu Ceria: Sekolah Minggu HKBP Palangka Raya Ajarkan Cinta Lingkungan – Sekolah Minggu HKBP Palangka Raya menggelar kegiatan edukatif “Sabtu Ceria” bertema “Peliharalah Lingkungan” pada 31 Januari 2026. Berlokasi di Gedung Sopo, anak-anak diajak memahami tanggung jawab iman dalam merawat ciptaan Tuhan melalui pendekatan yang menyenangkan. Kegiatan ini dikemas dengan ibadah, permainan, hingga praktik langsung seperti menanam pohon, memilah sampah, dan membersihkan area gereja. Perwakilan guru, Frisca Lbn Tobing, menekankan bahwa lingkungan bersih adalah cerminan hati yang mengasihi Tuhan. Melalui aksi nyata ini, diharapkan nilai kepedulian terhadap alam tertanam kuat dalam diri anak-anak sejak usia dini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual.

HELVETIA (31/1) – HKBP Melati Resort Helvetia Sada sukses menyelenggarakan Rapat Huria untuk merumuskan arah pelayanan tahun 2026. Pertemuan yang berlangsung kondusif ini membahas secara mendalam program kerja, solusi atas kendala pelayanan, serta penetapan anggaran tahunan guna memastikan efektivitas kegiatan gereja di masa mendatang. Seluruh rencana yang disusun diselaraskan dengan visi transformasi pengajaran iman jemaat. Menutup rapat tersebut, semangat jemaat dikuatkan dengan nats Amsal 16:3, menekankan penyerahan total seluruh rencana kepada Tuhan agar terlaksana dengan baik. Melalui hasil rapat ini, HKBP Meati berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan rohani dan kebersamaan bagi seluruh warga jemaat sepanjang tahun berjalan.

JAKARTA (31/1) – Ephorus HKBP melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Kehutanan RI guna membahas masa depan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Batak. Pertemuan ini menjadi titik terang setelah menempuh proses koordinasi yang panjang dan berliku terkait kebijakan pengelolaan hutan di wilayah tersebut. ​Ephorus menyampaikan apresiasi mendalam atas keputusan yang diambil pemerintah. Hasil pertemuan ini membawa kabar sukacita bagi masyarakat karena memastikan perlindungan ekosistem sekaligus memberikan kepastian hak kelola bagi warga lokal. Langkah ini dinilai sebagai kemenangan bagi keadilan lingkungan yang akan memulihkan kembali keseimbangan alam Tano Batak demi kemuliaan Tuhan dan keberlanjutan hidup generasi mendatang.

ONAN GANJANG (31/1) – Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, S.Th., M.M., melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Pintu Bosi dan HKBP Janji Nagodang, Resort Onan Ganjang. Kunjungan ini diisi dengan pemberian Sipir ni Tondi sebagai bentuk kepedulian dan penguatan bagi warga jemaat yang sedang terdampak pergumulan atau musibah di wilayah tersebut. Melalui pemberian ini, diharapkan iman jemaat semakin kokoh dan mereka merasakan kehadiran gereja yang nyata dalam memberikan penghiburan. Doa dipanjatkan agar damai sejahtera Allah senantiasa menyertai dan memulihkan seluruh jemaat HKBP Resort Onan Ganjang, sehingga mereka dapat bangkit dengan kekuatan baru dalam penyertaan Tuhan.

TARUTUNG (30/1) – Ephorus HKBP menyambut hangat Kapten Gordon Siahaan dari Satgas PKH guna mendukung tindak lanjut pencabutan izin lahan melalui pemasangan pamflet di lokasi terdampak. HKBP berkomitmen penuh membantu proses pemulihan demi keadilan dan kelestarian alam di berbagai wilayah strategis. ​Dalam pertemuan tersebut, Ephorus mendesak pemerintah melibatkan pekerja TPL dalam program reboisasi agar tetap hidup bermartabat. Beliau juga mendorong realisasi pemberian dua hektare lahan bersertifikat hak milik (SHM) bagi keluarga pekerja untuk bertani. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memulihkan ekosistem yang rusak, tetapi juga menjamin keberlangsungan ekonomi serta masa depan masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Renungan Harian HKBP

Renungan Terkini

Renungan Harian Senin, 9 Februari 2026

Doa pembuka

Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

 

Renungan

ESTER 4 : 14

“Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja,

bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain,

dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa.

Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini

engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”.”

 

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Pernahkah kita merasa hidup kita berjalan biasa saja? Kita bekerja, berkeluarga, beribadah, menjalani hari demi hari sebagai rutinitas. Tidak ada yang terasa istimewa. Namun sering kali, justru di dalam hidup yang terlihat biasa itulah, Tuhan sedang menempatkan kita pada waktu yang penting.

Ester juga berada dalam keadaan seperti itu. Ia sudah menjadi ratu. Hidupnya aman. Masa depannya terjamin. Tetapi di luar istana, bangsanya sedang terancam binasa. Lalu Mordekhai berkata kepadanya: “Sekalipun engkau berdiam diri, pertolongan akan datang dari pihak lain.” Artinya, Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menolong umat-Nya.

Namun Mordekhai melanjutkan dengan kalimat yang lebih dalam: “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Kalimat ini mengingatkan kita bahwa hidup, posisi, dan waktu kita sekarang bukanlah kebetulan. Firman Tuhan ini mengajarkan bahwa iman bukan hanya soal percaya kepada Tuhan, tetapi juga soal berani bertanggung jawab ketika Tuhan memanggil. Diam di saat kita seharusnya bertindak bukanlah sikap netral.

Hari ini, kita hidup di tengah dunia yang sering membuat kita memilih aman. Kita melihat ketidakadilan, tetapi diam. Kita tahu yang benar, tetapi ragu untuk bersuara. Bukan karena kita tidak tahu kehendak Tuhan, tetapi karena kita takut kehilangan kenyamanan.

Melalui Ester 4:14, Tuhan mengingatkan kita: Mungkin engkau berada di tempatmu sekarang, di pekerjaanmu, di keluargamu, di gerejamu, bukan hanya untuk menikmati posisi itu, tetapi untuk memakai hidupmu sebagai alat-Nya, dengan berani memilih taat dan melakukan yang benar, meskipun tidak selalu mudah.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Iman sejati tidak selalu membawa kita ke tempat yang nyaman, tetapi selalu membawa kita untuk melakukan yang benar. Kiranya kita tidak memilih diam, tetapi berani melangkah dan taat, sebab bisa jadi saat inilah waktu Tuhan memakai hidup kita. Amin.

 

Doa Penutup

Ya Tuhan Allah Bapa di surga, kami bersyukur atas Firman-Mu yang telah kami dengar. Engkau mengingatkan kami bahwa hidup, waktu, dan posisi kami bukanlah kebetulan, melainkan ada dalam rencana-Mu. Tolong kami, ya Tuhan, agar kami tidak memilih diam, tetapi berani taat dan melakukan yang benar sesuai kehendak-Mu. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi sesama, untuk kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

-CPdt. Johanes Sibarani

Renungan Evangelium Minggu, 8 Februari 2026

Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…

Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu  yang Sexagesima diambil dari Kejadian 12 : 1-5. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.

 

Bapak/Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Manusia pada umumnya menyukai kepastian. Dalam mengambil keputusan, kita ingin mengetahui arah, tujuan, dan hasil akhirnya. Namun, kehidupan iman sering kali justru dimulai ketika kepastian itu belum kita miliki sepenuhnya. Allah memanggil umat-Nya bukan hanya untuk memahami rencana-Nya, tetapi untuk mempercayai-Nya. Kejadian 12:1–5 menggambarkan dengan jelas bagaimana Allah memulai karya besar-Nya melalui ketaatan seorang Abram. Panggilan ini menjadi dasar perjalanan iman yang bukan hanya mengubah hidup Abram, tetapi juga membawa dampak besar bagi sejarah keselamatan manusia.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Dalam Kejadian 12:1, Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan negerinya, sanak saudara, dan rumah bapanya menuju suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Perintah ini menuntut pengorbanan yang besar. Bagi Abram, tanah kelahiran dan keluarga adalah sumber identitas, keamanan, dan penghidupan. Namun Tuhan memanggil Abram untuk melepaskan semua itu demi mengikuti kehendak-Nya. Yang menarik, Tuhan tidak memberikan penjelasan detail mengenai negeri tujuan Abram. Ia hanya memberikan janji. Tuhan berjanji menjadikan Abram bangsa yang besar, memberkati namanya, serta menjadikannya berkat bagi bangsa-bangsa lain. Ini menunjukkan bahwa rencana Tuhan selalu melampaui pemahaman manusia. Abram dipanggil bukan hanya untuk menerima berkat, tetapi juga untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Respon Abram sangat sederhana namun penuh makna. Ayat 4 mencatat bahwa Abram pergi seperti yang difirmankan Tuhan. Tidak ada catatan tentang keraguan atau penolakan. Ketaatan Abram lahir dari iman kepada Tuhan yang setia. Ia percaya bahwa Tuhan yang memanggilnya juga akan menyertai setiap langkah hidupnya. Abram tidak berjalan sendirian. Ia membawa Sarai, Lot, serta segala miliknya. Ini mengajarkan bahwa perjalanan iman sering kali melibatkan keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Meski perjalanan itu panjang dan penuh tantangan, Tuhan tetap menyertai Abram hingga ia tiba di tanah yang dijanjikan.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Melalui kisah Abram, Kejadian 12:1–5 mengajarkan bahwa iman sejati diwujudkan melalui ketaatan. Tuhan masih memanggil umat-Nya hingga hari ini untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan mempercayakan hidup sepenuhnya kepada-Nya. Mungkin kita tidak selalu memahami rencana Tuhan secara utuh, tetapi kita dapat percaya pada kesetiaan-Nya. Ketika kita memilih taat seperti Abram, Tuhan sanggup memakai hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang dan menggenapi rencana-Nya yang indah. Kiranya renungan ini mendorong kita untuk berani melangkah dalam iman, taat pada panggilan Tuhan, dan setia dalam setiap proses yang Ia izinkan dalam hidup kita.

 

Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.

-Pdt. Andar Panuturi Sitompul

Renungan Epistel Minggu 8 Februari 2026

Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…

Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Epistel Minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu  Sexagesima diambil dari Efesus 1 : 3-10. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

 

3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.

9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus

10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

 

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Sering kali manusia menilai hidup dari apa yang terlihat: keberhasilan, kegagalan, keadaan ekonomi, atau penerimaan orang lain. Ketika hidup berjalan tidak sesuai harapan, kita mudah merasa kurang diberkati. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa berkat sejati tidak selalu bersifat jasmani, melainkan rohani dan kekal. Dalam Efesus 1:3–10, rasul Paulus mengingatkan jemaat bahwa di dalam Kristus, orang percaya telah menerima berkat yang sangat besar. Bagian ini menolong kita memahami siapa kita di hadapan Allah dan bagaimana hidup kita berada dalam rencana-Nya yang kekal.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Paulus membuka bagian ini dengan pujian kepada Allah yang telah memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam Kristus. Berkat ini bukan hasil usaha manusia, melainkan anugerah Allah semata. Sejak sebelum dunia dijadikan, Allah telah memilih kita di dalam Kristus supaya kita hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan bukanlah kebetulan, tetapi bagian dari rencana Allah yang kekal dan penuh kasih. Selanjutnya, Paulus menegaskan bahwa Allah telah menetapkan kita untuk diangkat menjadi anak-anak-Nya melalui Yesus Kristus. Status sebagai anak Allah memberikan identitas baru bagi orang percaya. Kita tidak lagi hidup dalam ketakutan atau rasa tidak layak, tetapi dalam hubungan yang penuh kasih dengan Bapa. Semua ini dilakukan sesuai dengan kerelaan kehendak Allah dan bertujuan untuk memuliakan kasih karunia-Nya. Dalam ayat 7, Paulus menekankan bahwa di dalam Kristus kita memperoleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa. Pengorbanan Kristus menjadi bukti nyata betapa besar kasih Allah kepada manusia. Anugerah ini diberikan dengan limpah, disertai hikmat dan pengertian, agar kita dapat memahami kehendak Allah dalam hidup kita. Puncaknya, Paulus menjelaskan bahwa Allah menyatakan rahasia kehendak-Nya, yaitu rencana untuk mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus, baik yang di sorga maupun yang di bumi. Ini menunjukkan bahwa hidup orang percaya berada dalam rencana besar Allah yang sedang digenapi melalui Kristus.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Efesus 1:3–10 mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya berakar pada anugerah Allah, bukan pada usaha manusia. Kita dipilih, ditebus, dan diangkat menjadi anak-anak Allah karena kasih-Nya yang besar. Kesadaran ini seharusnya mendorong kita untuk hidup dengan penuh syukur, taat, dan memuliakan Tuhan. Di tengah berbagai pergumulan hidup, kita boleh percaya bahwa hidup kita tidak lepas dari rencana Allah yang kekal dan sempurna. Kiranya firman Tuhan ini meneguhkan iman kita untuk terus hidup dalam terang kasih karunia-Nya dan setia berjalan di dalam Kristus.

 

Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.

-Pdt. Andar Panuturi Sitompul

Renungan Harian Marturia HKBP, Sabtu 7 Februari 2026

Shalom Saudara/i terkasih dalam Yesus Kristus, sebelum kita mendengarkan renungan pada hari ini marilah kita berdoa!

Doa Pembuka: Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus dan damai sejahtera dari Tuhan Allah kiranya memberkati kamu sekalian. Amin.

Firman Tuhan pada hari ini tertulis dalam 2 Korintus 4:7 demikian bunyinya: Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liatsupaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Demikian Firman Tuhan.

Harta dalam Bejana. Bapak ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, manusia sering menyimpan barang berharganya dalam brankas, lemari yang bagus dan tempat lainnya yang kuat dan tidak mudah rusak dimakan waktu. Tetapi ini berbeda dengan cara Yesus sebagaimana disampaikan Paulus, Yesus menampatkan hal berharga dalam tempat yang rapuh. Paulus menyebut dirinya harta dalam bejana artinya injil, terang Kristus, kemuliaan Allah, keselamatan, dan kuasa Roh Kudus dalam tubuh manusia yang rapuh, dan terbatas. Hal ini mengingatkan kita akan pengakuan siapa sebenarnya diri kita. Supaya nyata bahwa kita sepenuhnya bergantung pada Allah, buka karena kemampuan, prestasi, filsafat Yunani-Romawi pada waktu itu. Sehingga jemaat yang pada waktu itu meragukan kerasulannya karena dianggap lemah: sering menderita, tidak fasih berbicara, justru dapat melihat bahwa kuasa Allah justru dinyatakan melalui kelemahan manusia. Allah sengaja memilih yang lemah untuk mempermalukan yang kuat.

Untuk itu kita tidak boleh minder dengan kelemahan kita. Selemah apapun kita, Tuhan tidak pernah menolak kita. Luka, keterbatasan, dan kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menunjukan kuasaNya. Di era media sosial sekarang kita mudah terjebak untuk menonjolkan diri dan pencitraan. Kita ingin kemuliaan Tuhan semakin nyata tetaoi sering jatuh sebab ingin nama kita ikut terangkat. Jangan-jangan selama ini di tempat kerja kita lebih menjaga citra dari pada kebenaran injil. Karena yang terpenting bukan siapa yang membawa injil itu tetapi seberapa murni injil diberitakan. Karena dalam ayat 8-9 jelas dikatakan bahwa bejana itu boleh saja retak, tetapi harta didalamnya tetap utuh. Kalau dalam pelayanan kita sering merasa kurang maksimal, itu wajar sebab kita bejana yang mudah retak. Ketika pelayanan terasa berat tetapi Tuhan mengingatkan kita ia mampu menguatkan sebab Tuhan hanya butuh ketaatan. Paulus sendiri menderita cambukan, penjara, penolakan, bahkan penyakit. Secara lahirian ia kelihatan gagal tetapi justru melalui hidupnya injil menyebar ke seluruh dunia. Mungkin kita kenal Fanny J Crosby yang buta sejak bayi, namun ia menulis lebih dari 8.000 lagu rohani. Ia pernah berkata, jika aku bisa melihat, mungkin aku tidak akan menulis lagu-lagu ini. Seseorang hamba Tuhan pernah berkata: saya mengenal Tuhan bukan dari mimbar tetapi dari doa ibu saya. Jadi bapak ibu jangan pernah meremehkan kelemahan orang lain tetapi lihatlah kuasa Tuhan dalam hidupnya. Itu menjadi kesaksian yang hidup bagi kita. Amin.

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan untuk firmanMu yang sudah kami dengarkan yang mengajari kami bahwa kuasa injil-Mu nyata dalam setiap hidup kami. Kami memohon Tuhan berkatilah seluruh pelayanMu yang tetap memberitakan firman Mu agar selalu sehat dan tetap semangat dalam pelayanannya, begitu juga seluruh jemaatMu dan apa yang mereka kerjakan agar menjadi berkat bagi kami semua, ampuni kami dari seluruh dosa pelanggaran kami di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus kami sudah berdoa.

Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus, kasih setia dari Allah Bapa serta penyertaan Roh Kudus kiranya memberkati kamu semua. Amin  

Pdt. Mikha Uli Simanungkalit S.Si Teol – Staf Biro Urusan Dana Pensiun HKBP

 

Renungan Harian Marturia HKBP, Jumat 6 Februari 2026

Syalom Bapak/ibu saudara-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kita sangat bersyukur dan berterimakasih atas rahmat dan kasih setia-Nya sehingga kita boleh melewati malam gelap dan bangun dari tidur kita di pagi hari ini. Untuk menyambut berkat Tuhan hari ini dan sebelum kita melanjutkan perjalanan dan kegiatan kita mari kita terlebih dahulu menyerahkan hati dan pikiran kita untuk mendengarkan Firman Tuhan yang menjadi pedoman hidup kita dalam menjalani satu hari ini, kita berdoa!

 

Doa Pembuka: Ya Tuhan Allah sumber rahmat terima kasih untuk napas hidup dan hari baru yang Tuhan berikan kepada kami di hari ini, kami sambut hari ini penuh dengan rasa syukur kepadaMu. Sebelum kami melakukan aktivitas kami dalam satu hari ini terlebih dahulu kami ingin bersekutu dan menyerahkan hidup kami kepadaMu melalui FirmanMu yang akan kami dengarkan di pagi hari ini. Kiranya Tuhan memberkati hati dan fikiran kami agar kami boleh melakukannya dalam kehidupan kami sehari-hari. Dalam kasihMu kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

 

Bapak/ibu saudara-saudarai yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Firman Tuhan yang menjadi renungan kita dalam satu hari ini tertulis dalam Kitab Nehemia 2:20 “Aku Menjawab mereka, kataku: “Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun. Tetapi kamu tak punya bagian atau hak dan tidak akan diingat di Yerusalem!”

 

Bapak/ibu, saudara-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Ada banyak hal tantangan yang kita hadapi ketika kita ingin melakukan pekerjaan yang hendak kita lakukan, baik dari segi internal maupun dari eksternal. Pekerjaan yang baik menurut kita belum tentu baik untuk orang yang ada disekeliling kita. Namun jika Tuhan berkehendak akan pekerjaan yang kita kerjakan maka tak satu orang pun yang bisa untuk menghalanginya. Demikian jugalah yang terjadi kepada diri Nehemia bin Hakhalya yang seorang juru minumuan kepercayaan Raja Artahasta dari Persia. Melihat tembok Yerusalem yang sudah runtuh dan pintu-pintu gerbangnya terbakar itu menjadi kemalangan bagi diri Nehemia. Melihat keadaan itu Nehemia bertekad ingin membangun kembali tembok yang sudah runtuh dan pintu-pintu yang sudah terbakar itu. Nehemia berusaha supaya rencana pemulihan itu bisa berjalan dengan lancar dan baik, dan itu ia lakukan bukan semata untuk kemegahan dirinya namun demi Kemuliaan Nama Tuhan.

Bapak/ibu Saudara yang terkasih dari rencana baik Nehemia tersebut ada beberapa orang yang tidak menyukai tembok dan pintu gerbang Yerusalem itu di bangun kembali yaitu Sanbalat orang Horon, Tobia orang Amon, dan Gesyem orang Arab, mendengar itu, mereka mengolok-olokkan dan menghina Nehemia, hal ini terjadi karena Sanbalat yang seorang Gubernur Samaria  beserta kawan-kawannya merasa terancam secara politik, karena adanya iri hati dan tidak ingin Yerusalem pulih kembali, dan yang pastinya mereka mengiginkan pekerjaan Nehemia gagal. Namun hal yang baik dan yang menjadi renungan kita hari ini adalah respon Nehemia atas hinaan dan pengolok-olokan yang ia terima. Nehemia menjawab bahwa Allah semesta langit, Dialah yang membuat mereka berhasil sedangkan mereka hanya hamba-hamba-Nya yang siap untuk membangun. Nehemia mengakui bahwa kesuksesan pekerjaan itu bukan karena kekuatannya semata, namun karena Allah semesta langit yang turut andil dalam pekerjaan itu, dan Nehemia menyadari bahwa ia hanyalah seorang hamba yang siap dipekerjakan oleh Allah itu sendiri, dan dengan keras Nehemia menegur Sanbalat dan kawan-kawannya tidak punya hak atau bagian untuk mengagalkan pekerjaannya itu.

 

Demikian jugalah dengan kehidupan kita bapak/ibu saudara yang terkasih, banyak sekali orang yang mencoba untuk mengagalkan rencana atau niat baik kita dalam melakukan sesuatu, namun satu hal yang perlu kita ingat selagi pekerjaan itu kita lakukan untuk demi kemuliaan nama Tuhan maka tak satu orang pun yang berhak untuk mengagalkannya. Seperti Firman Tuhan yang  tertulis dalam Lukas 1:37Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” ini merupakan prinsip teologis yang menegaskan kedaulatan Tuhan yang absolut atas segala sesuatunya. Untuk itu marilah kita tetap melakukan hal-hal yang baik demi kemuliaan nama Tuhan. Amin.

 

Doa Penutup: Ya Tuhan Allah sumber segalaNya terimakasih untuk Firman-Mu yang boleh kami dengarkan di pagi hari ini, yang mengingatkan kami kembali atas kedaulatan Allah di dalam hidup kami, jika Tuhan berkehendak atas segala sesuatunya maka tak satu orang pun yang bisa untuk menghalanginya. Untuk itu Tuhan mampukan dan bimbinglah kami untuk melakukan firman-Mu di dalam kehidupan kami sehari-hari. Untuk kegiatan kami dalam satu hari ini biarlah Tuhan yang menuntun dan memelihara kami dalam nama AnakMu Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap Syukur. Amin.

 

“Anugerah Tuhan Kita Yesus Kristus, Kasih Setia Allah Bapa, dan Persekutuan Roh Kudus kiranya Menyertai kita semuanya. Amin. ”

C.Bvr. Lina N. Manalu, S.Ag- LPP II di Kantor Departemen Marturia HKBP

Renungan Harian Kamis 5 Februari 2026

PENYERTAAN TUHAN YANG MENGUATKAN KITA

                                               

Selamat pagi dan salam sejahtera  bagi saudara-saudari yang terkasih, semoga di pagi ini kita dalam keadaan sukacita dalam menyambut firman Tuhan.

 

Doa Pembuka: Marilah kita berdoa! Terima kasih ya Tuhan atas cinta kasihMu di dalam hidup kami  dan  memberikan yang terbaik buat kami, Tuhan  pimpinlah kami agar menjadi pelaku akan FirmanMu, sebentar lagi kami mau mendengarkan FirmanMu berfirmanlah Tuhan agar kami dapat bertumbuh dalam kebenaran firmanMu. Amin.

Saudara-saudari yang terkasih Firman Tuhan untuk memulai kegiatan kita pada hari ini  tertulis dalam 2 Tesalonika  1 : 11. Demikianlah Firman Tuhan :

Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilanNya dan dengan kekuatanNya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu.

 

Saudara-saudari yang di kasihi oleh Yesus Kristus…..

Dalam surat 2 Tesalonika ini adalah panggilan untuk mengucap syukur dalam doa. Rasul Paulus mengajak jemaat yang ada di Tessalonika supaya datang kepada Tuhan dan beribadah menyembah Allah, walaupun jemaat di Tessalonika menghadapi banyak pergumulan dan hal iman. Dalam keyakinan jemaat datang kepada Tuhan supaya mereka menerima berkat dan dilayakkan menerima kasih karunia.

Dalam panggilan sebagai hamba kita tidak layak menerimannya sebab kita orang yang hina penuh dengan dosa, kita selalu menyakiti hati Tuhan, kadang kala kita tidak sadar kita sudah melakukan dosa dengan menyakiti hati saudara-saudara kita, tetapi Tuhan pemaaf tidak membalaskannya kepada kita. Tuhan maha pengasih dan panjang sabar, cintanya lebih besar dari murkannya. Demikianlah nats pada hari ini yaitu suatu kesaksian atau ucapan syukur jemaat yang ada di Tessalonika dimana menghadapi banyak penderitaan dan penganiayaan kepercayaan, tetapi Tuhan hadir di tengah-tengah keterpurukan iman  sebab kesetiaan mereka mengikut Yesus sangat setia. Dunia menganggap mereka tidak layak, tidak ada yang mereka perbuat, tetapi Tuhan tahu isi hati mereka yang tulus mengikut Yesus. Dalam renungan ini dikatakan: karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilanNya dan dengan kekuatanNya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu.

 

Saudara-saudari yang di kasihi oleh Yesus Kristus….

Ini adalah ajakan kepada kita supaya mengucap syukur kepada Allah dalam segala hal, jangan pernah bersungut-sungut tentang bagaimana hidup kita pahit manisnya kehidupan ini haruslah dilalui. Ayat sebelum nats pada ayat 3 dikatakan : kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu. Saudara-saudara memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat diantara kamu.

Pada saat ini banyak kejadian terjadi di negara kita yaitu bencana longsor, banjir baik keadaan ekonomi yang melemah harga-harga yang melonjak tinggi seperti sembako dan lain-lain, tetapi kita harus tetap bersyukur dalam segala hal, kita masih bisa melewati semuannya. Kita juga harus tetap berdoa bagi saudara-saudara kita yang goyah imannya, yang tidak berpengharapan, mudah putus asa, dan selalu berpengharapan pada dirinnya sendiri. Inilah seruan kita semua, maka kita diajak supaya saudara-saudara kita datang kepada Tuhan dan selalu menyerahkan kehidupan kita, jangan mudah goyah imannya tetapi semakin kokohlah dan diperbaharui oleh Firman Tuhan, sebab Firman Tuhan adalah kekuatan dan pengharapan yang sejati. Amin.

 

Doa Penutup: Marilah kita berdoa! Ya Tuhan terima kasih atas Firman Tuhan yang sudah kami dengar. FirmanMu mengajarkan kami agar selalu mengucap syukur dalam segala hal, walaupun banyak tantangan dan rintangan kami hadapi supaya iman kami semakin kokoh, ajar kami Tuhan memuji namaMu setiap saat, kami sadar kami orang yang berdosa hapuskanlah Tuhan dosa kami, agar kami layak menjadi anakMu, terpujilah namaMu hari ini kekal untuk selama-lamanya. Amin.

 

Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus, Kasih Setia dari Allah Bapa, dan Persekutuan Roh Kudus menyertai kita sekalian. Amin.

 

Diak. Linda Siregar- Melayani di Biro Sending HKBP

HKBP Channel

Video Terkait Lainnya

7 Videos
Scroll to Top