BALI (21/11) – Setelah mendarat di Bali, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., terinspirasi oleh falsafah Tri Hita Karana (hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam) yang menjaga harmoni Bali. Ia kemudian membandingkan kearifan lokal Bali dengan potensi Danau Toba. Ephorus menyatakan Danau Toba, sebagai danau terbesar dan terindah, seharusnya tidak kalah dari Bali. Namun, ia mengkritik mindset yang memperlakukan alam hanya sebagai komoditas, yang berujung pada kerusakan hutan dan pencemaran danau. Pdt. Victor menegaskan, masyarakat Batak perlu mengubah cara pandang, lebih disiplin dalam kebersihan, dan meningkatkan keramahan agar Toba dapat dilirik turis, setara dengan Bali.