MEDAN (10/11) – Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menyampaikan pesan khusus dalam rangka aksi damai di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa gerakan tersebut lahir bukan dari kebencian, melainkan dari kerinduan akan keadilan, kemanusiaan, dan kelestarian alam ciptaan Tuhan. Ia mengingatkan seluruh peserta aksi agar menjaga makna sejati dari aksi damai: bertindak dengan hati yang tenang, menghindari provokasi dan kekerasan. Ephorus juga meminta peserta menjaga ketertiban, mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang turut mengamankan jalannya aksi, serta tetap menghormati pemerintah provinsi. Ephorus menegaskan, tuntutan aksi damai adalah agar Gubernur Sumatera Utara berpihak pada korban dan merekomendasikan penutupan PT TPL kepada pemerintah pusat. Ia menutup pesannya dengan doa agar kasih dan damai Kristus menyertai perjuangan demi keadilan ekologis.