PANGURURAN (22/2) – Perjalanan pelayanan dan kebersamaan para istri pelayan fulltimer (Pardihuta) HKBP Distrik V Sumatera Timur di Samosir menjadi momentum penguatan relasi sekaligus pendalaman teologis. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat ikatan persaudaraan sesama istri pelayan melalui interaksi langsung, pertukaran pengalaman hidup, dan kegiatan kolektif yang menyegarkan semangat pengabdian. Kehadiran Praeses Pdt. Maurixon Sitorus (A.A.Z. Sihite) beserta Inang memberikan dukungan moral yang besar bagi komunitas ini dalam menjalankan peran strategis mereka sebagai pendamping pelayan gereja. Fokus utama kegiatan ini terangkum dalam pesan rohani yang mendalam mengenai makna puasa Kristen yang sejati, yakni bertransformasi dari sekadar tindakan lahiriah menjadi aksi nyata melawan kejahatan dan keserakahan yang memicu krisis ekologis serta ekonomi. Jemaat diajak untuk lebih mengutamakan pembangunan “jembatan” persaudaraan daripada “tembok” pemisah, guna menciptakan rekonsiliasi oikumenis yang berdampak luas. Melalui perpaduan antara refleksi iman dan keceriaan bersama, kegiatan ini berhasil merevitalisasi energi para Pardihuta agar kembali siap melayani dengan hati yang gembira dan komitmen yang lebih kokoh di tempat tugas masing-masing.

Scroll to Top