PEMATANG SIANTAR (19/12) – Dalam Natal Hatopan 2025 di UHN Pematang Siantar, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, menekankan pemulihan makna awal Natal sebagai peristiwa liturgis, penggembalaan, dan sukacita transformatif. Mengangkat subtema solidaritas bencana ekologis, Ephorus mengumumkan donasi jemaat telah mencapai hampir Rp10 miliar. Ephorus menegaskan bahwa bencana saat ini adalah “bencana buatan manusia” akibat penggundulan hutan. Ia menginstruksikan seluruh unit pelayanan dan kampus HKBP menjadi pelopor pelestarian lingkungan melalui gerakan “Kampus Hijau”. HKBP berkomitmen menghadirkan terang Kristus dengan berhenti merusak alam dan menjadi bagian dari solusi krisis ekologis di Indonesia.

Scroll to Top