SIDIKALANG (10/3) – Memasuki bulan Maret 2026, situasi darurat menyelimuti SMK HKBP Sidikalang setelah sebanyak 218 siswanya diduga mengalami keracunan makanan massal pasca menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Gejala mual, muntah, dan diare mulai dirasakan para pelajar sejak Senin malam hingga Selasa pagi, yang mengakibatkan fasilitas kesehatan di Dairi sempat mengalami lonjakan pasien (overload). Kepala Sekolah SMK HKBP, Melanton Sirait, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan tim medis untuk memastikan 133 siswa yang membutuhkan perawatan intensif tertangani di RSUD Sidikalang dan puskesmas setempat. Hasil uji lab mengonfirmasi adanya bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus pada sampel nasi. Menanggapi insiden ini, pihak sekolah dan otoritas terkait telah menghentikan sementara distribusi makanan guna menjamin keselamatan serta kesehatan seluruh siswa di bawah naungan yayasan HKBP.