TARUTUNG (24/1) – Ephorus HKBP melalui akun media sosialnya, memberikan pesan pastoral penting mengenai etika bermedia sosial bagi jemaat dan masyarakat luas. Ia menekankan bahwa media sosial seharusnya menjadi anugerah untuk menyebarkan kasih, bukan alat pemecah belah. Ephorus mengingatkan agar setiap kata yang diunggah harus melewati “saringan hati,” karena jejak digital mencerminkan kedewasaan iman dan kejernihan batin seseorang. Sebagai orang percaya, jemaat diajak untuk bijak dalam menyaring konten dan tidak terjebak menyebarkan fitnah yang merusak martabat sesama. Sebelum bertindak di dunia maya, Ephorus mengajak setiap pribadi merenungkan apakah unggahan tersebut membangun dan memuliakan Tuhan demi menjaga persaudaraan yang rukun

Scroll to Top