TARUTUNG (9/3) – Biro Perempuan HKBP bersinergi dengan UPTD PPA Kabupaten Tapanuli Utara mengeluarkan imbauan tegas menyusul percobaan penculikan anak di wilayah Simorangkir. Kejadian bermula saat seorang siswa SD berusia 13 tahun dipancing pelaku menggunakan permen dan minuman bius, namun berhasil melarikan diri saat mobil berhenti di Hutaraja. Tim perlindungan anak Pemkab Taput bersama pemerintah desa telah mengunjungi korban untuk memberikan pendampingan. Kegiatan ini merupakan edukasi preventif bagi orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak dari ancaman predator. Biro Perempuan HKBP menekankan pentingnya mengajarkan anak untuk tidak menerima apa pun atau mengikuti orang asing. Sinergitas ini bertujuan memastikan lingkungan yang aman serta memberikan perlindungan maksimal bagi generasi muda di Tapanuli Utara.

Scroll to Top