Binjai (23/1) – HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat resmi memulai Tahun Transformasi 2026 melalui Ibadah Syukuran Awal Tahun dan Launching Tahun Transformasi yang dipusatkan di HKBP Selayang. Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., yang menekankan pentingnya mengembalikan peran keluarga sebagai pusat kehidupan iman di tengah tantangan zaman.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi dari kediaman St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd., M.M., menuju lokasi gereja. Barisan prosesi diikuti oleh Sekjen HKBP, Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat Pdt. Hotler Lumbantoruan, M.M., Ny. Prof. Drs. Dj. Siahaan br. Manullang, Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Dr. R. E. Nainggolan, serta para pelayan penuh waktu (fulltimer) se-Distrik dan parhalado HKBP Resort Langkat Hulu.
Dalam ibadah yang dipandu oleh Praeses Pdt. Hotler Lumbantoruan sebagai liturgis, Pdt. Rikson M. Hutahaean menyampaikan Firman Tuhan yang dikutip dari Ulangan 6:4. Dalam khotbahnya, Sekjen HKBP menegaskan panggilan umat untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati. Beliau menekankan bahwa keluarga Kristen dipanggil menjadi ruang pertama dan utama bagi penanaman nilai-nilai iman. Orang tua dan anggota keluarga diajak untuk saling membangun, mendampingi, serta memberi teladan hidup beriman dalam keseharian.
Momen puncak peluncuran Tahun Transformasi 2026: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga ditandai dengan pemukulan tagading (gendang batak) secara bersama-sama oleh Sekjen HKBP, Praeses, Ketua Umum Panitia, dan tokoh masyarakat, dilanjutkan dengan pembukaan selubung Tahun Transformasi sebagai simbol dimulainya komitmen bersama.
Sebelum peluncuran, Amang Praeses secara resmi melantik Susunan Panitia Tahun Transformasi 2026 HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat yang diketuai oleh St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd., M.M. Pelantikan ini menjadi peneguhan tanggung jawab panitia untuk menggerakkan program pelayanan sepanjang tahun 2026 agar menyentuh kehidupan keluarga jemaat dan membawa pembaruan iman yang nyata.
Dalam bimbingan pastoralnya, Amang Sekjen kembali menguatkan seluruh pelayan dan jemaat. Beliau mengingatkan peran vital para pelayan untuk mendampingi keluarga-keluarga dengan penuh kasih dan kesetiaan, memastikan bahwa pengajaran iman dipelihara dan dihidupi agar dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah, kepolisian, serta tokoh masyarakat lainnya seperti Jadi Pane, Romein Manalu, dan St. Sianturi dari Singapura. Kehadiran para tamu undangan ini mencerminkan dukungan lintas sektor dan menegaskan peran aktif gereja dalam membangun relasi harmonis demi kebaikan bersama di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan. Kiranya melalui Tahun Transformasi ini, setiap keluarga diteguhkan untuk hidup setia kepada Tuhan dan berbuah bagi gereja serta masyarakat.





















