HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN

TANAH KARO (15/2) – HKBP Simpang Opat, Resort Est. Bandar Purba, menerima kunjungan pastoral dan pelayanan ibadah Minggu dari Praeses Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai H. Simanjuntak, M.Th. Gereja yang telah berdiri sejak tahun 1970-an di Kabupaten Karo ini melaksanakan rangkaian ibadah yang khidmat bersama 33 KK jemaat yang dipimpin oleh St. B. Sihombing. Kegiatan difokuskan pada penguatan spiritual melalui pemberitaan Firman mengenai kemuliaan Yesus Kristus. Dalam rangkaian acara tersebut, ditekankan pula pentingnya peran keluarga jemaat dalam mendengarkan serta mengajarkan Firman Tuhan sebagai fondasi hidup. Pelayanan ini menjadi momentum berharga bagi jemaat setempat untuk mempererat persekutuan dan memperkokoh komitmen iman di tengah keluarga.

AMBARITA (15/2) – Pengurus PPRN bersama Tim Pelayan Fulltimer HKBP Resort Ambarita menyelenggarakan kegiatan Kebaktian Kebersamaan Iman (KKI) bagi 120 Remaja dan Naposobulung di HKBP Janji Martahan. Mengangkat tema “Tanggalkanlah Apa yang Tidak Berguna” (Efesus 4:22-24), kegiatan rutin bulanan ini difokuskan pada pembinaan iman generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan karakter MarTuhan, Marbisuk, dan Marroha. Program ini menekankan pentingnya menempatkan kaum muda sebagai subjek pelayanan melalui dukungan anggaran dan perhatian serius gereja. Melalui pendampingan spiritual ini, HKBP Resort Ambarita berkomitmen bahwa pembangunan iman pemuda jauh lebih krusial dibandingkan pembangunan fisik, demi menjaga keberlanjutan dan masa depan jemaat yang hidup.

MUSI BANYUASIN (15/2) – HKBP Letare Bayung Lencir, Resort Maranatha Betung, melaksanakan Ibadah Peletakan Batu Pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung gereja. Kegiatan ini dilaksanakan segera setelah ibadah Minggu dan dipimpin langsung oleh Pendeta HKBP Resort Maranatha Betung, Pdt. Rukun Hutagalung, M.Th. Acara ini menjadi momentum krusial bagi jemaat dalam mewujudkan sarana ibadah yang lebih representatif di wilayah Distrik XV Sumbagsel. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dan landasan iman bahwa pembangunan ini berjalan di atas dasar kasih Tuhan. Melalui kegiatan ini, seluruh jemaat diajak bersatu hati dalam doa dan gotong royong agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.

MEDAN (15/2) – Pendeta Mahasiswa HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Renata Panjaitan, S.Th, menyelenggarakan kegiatan Ramah Tamah Mahasiswa di Gedung HKBP Resort Medan Estate. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan penugasan Praeses Pdt. Suwandi Sinambela sebagai langkah awal membangun kedekatan antara gereja dan kalangan akademisi. Acara yang didampingi oleh Pdt. Anwar Nababan ini difokuskan pada penguatan relasi serta penyediaan wadah dukungan spiritual bagi mahasiswa di wilayah Medan. Melalui pertemuan ini, gereja berupaya memberikan semangat baru dan pendampingan pastoral bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, guna memastikan mereka tetap berakar dalam iman selama berproses meraih masa depan.

JAMBI (15/2) – HKBP Agave Mendalo melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan yang berfokus pada penguatan iman dan perluasan jangkauan pastoral mahasiswa. Agenda diawali dengan ibadah Minggu Estomihi yang dilayani oleh Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, M.Th. Substansi khotbah menekankan keteguhan iman jemaat dalam perlindungan Tuhan sesuai dengan topik Minggu Estomihi. Kegiatan berlanjut dengan sesi diskusi koordinatif antara Praeses, Parhalado, dan pimpinan jemaat. Fokus utama pembahasan adalah inisiasi pembentukan Persekutuan Mahasiswa HKBP, mengingat posisi gereja yang strategis di dekat kampus UNJA. Pertemuan ini menjadi langkah awal gereja dalam mengintegrasikan pelayanan akademik dan spiritual, guna menjadikan HKBP Agave Mendalo sebagai pusat pendampingan iman yang efektif bagi mahasiswa di lingkungan universitas.

JAKARTA (15/2) – HKBP Perumnas Klender menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Parhalado dan Keluarga dengan menghadirkan motivator nasional, Drs. Saut Sitompul, M.Si., CEM. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan materi “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” sebagai upaya membekali para pelayan dan orang tua dalam mendidik generasi muda di era modern. Dalam paparannya, narasumber menekankan empat faktor kunci pertumbuhan iman: kuasa Roh Kudus, keteladanan hidup pelayan gereja, peran model orang tua di rumah, serta budaya literasi Alkitab dalam keluarga. Melalui pembekalan ini, diharapkan tercipta sinergi antara peran gereja dan rumah tangga untuk melahirkan generasi yang memiliki karakter kristiani yang kuat, tangguh, dan berintegritas.

MEDAN (15/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, melayankan khotbah Minggu Estomihi di HKBP Medan Teladan. Mengangkat topik “Yesus Dimuliakan Di Atas Gunung” (Markus 9:2-9), beliau merefleksikan peristiwa transfigurasi Kristus sebagai jaminan kemuliaan Allah di tengah pergumulan dunia. Pdt. Deonal menekankan bahwa pengalaman di “puncak gunung” bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal untuk turun ke lembah pelayanan dan melakukan kehendak Bapa. Mengutip pesan dari awan, “Dengarkanlah Dia!”, jemaat diajak setia mengikut Yesus, memikul salib, dan menjadikan Firman Tuhan sebagai penuntun hidup agar beroleh anugerah serta keselamatan sejati.

MEDAN (15/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menghadiri perayaan Jubileum 50 Tahun HKBP Maranatha, Distrik X Medan Aceh, dengan penuh sukacita. Momen bersejarah ini ditandai dengan aksi penanaman pohon di lokasi gereja sebagai simbol pertumbuhan iman. Bagi Ephorus, perayaan ini sangat berkesan karena beliau pernah bertugas sebagai Calon Pendeta di jemaat ini pada 1991. Beliau mengapresiasi pertumbuhan jemaat yang kini mencapai lebih dari 300 KK. Ephorus berharap di usia emas ini, HKBP Maranatha terus bertumbuh dalam kualitas iman dan menjadi berkat nyata bagi masyarakat sekitar. Soli Deo Gloria.

IPUH (14/2) – Seksi Perempuan (SPP) HKBP Ipuh menyelenggarakan perayaan Bona Taon sekaligus HUT ke-1 Seksi Perempuan dengan berbagai rangkaian kegiatan luar ruang (outdoor). Acara yang berlangsung penuh sukacita ini bertujuan untuk mempererat persekutuan dan semangat kebersamaan di antara kaum perempuan jemaat. Substansi kegiatan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan kelompok tradisional, salah satunya adalah pertandingan manghunti tandok. Melalui perlombaan ini, unsur budaya Batak dipadukan dengan kemeriahan khas ulang tahun, menciptakan suasana yang seru dan penuh tawa. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi Seksi Perempuan HKBP Ipuh untuk mengawali tahun pelayanan dengan semangat persatuan yang lebih kuat.

MEDAN (14/2) – HKBP Maranatha Resort Maranatha menyelenggarakan Ibadah Hasuhuton Pesta Jubileum 50 Tahun pada Sabtu (14/02). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th., M.Psi, yang bertindak sebagai pengkhotbah, didampingi Pdt. Indra Hutauruk, M.Th sebagai liturgis. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi jemaat dan pelayan untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan selama setengah abad. Dalam rangkaian kegiatannya, ibadah ini menekankan bahwa esensi jubileum bukanlah kemegahan fisik, melainkan kematangan kualitas pelayanan. Seluruh fulltimer, parhalado, dan jemaat yang dipimpin Pdt. Togi Siregar menunjukkan kebersamaan yang solid sebagai wujud syukur. Kegiatan ini sekaligus menjadi deklarasi komitmen untuk semakin mantap dalam melayani dan memberikan makna nyata bagi sesama seiring bertambahnya usia gereja.

PANGKALAN KERINCI (14/2) – HKBP Resort Agape Pangkalan Kerinci menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi seluruh Parhalado (pelayan gereja). Kegiatan intensif ini dirancang untuk memperkuat kapasitas, integritas, dan semangat pelayanan para fungsionaris gereja dalam menjalankan tugas-tugas gerejawi di tengah jemaat. Sesi pembekalan menghadirkan narasumber utama, yakni Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min, bersama Praeses HKBP Distrik XXII Riau, Pdt. Hardy Lumbantobing, M.Th. Didampingi Pendeta Resort, Pdt. Budianto Sianturi, rangkaian kegiatan ini memfokuskan pada pendalaman visi pelayanan diakonia dan penguatan koordinasi organisasi, guna memastikan para pelayan siap menghadapi tantangan pelayanan yang semakin kompleks.

BINJAI (14/2) – HKBP Resort Tandam, Distrik XXIII Binjai Langkat, sukses menyelenggarakan Rapat Program Kerja dan Anggaran tahun 2026. Pertemuan strategis ini difokuskan pada penyusunan rencana pelayanan dan pengelolaan keuangan gereja yang transparan guna mendukung visi misi jemaat selama satu tahun ke depan. Sejalan dengan orientasi pelayanan tahun ini, rapat mengusung tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Melalui kegiatan ini, seluruh pelayan dan fungsionaris jemaat berkomitmen menyinergikan anggaran untuk program-program yang memperkuat peran keluarga sebagai basis utama pembentukan karakter dan iman, demi mewujudkan jemaat yang bertumbuh secara kualitas maupun kuantitas.

BEKASI (14/2) – Setelah menanti selama 38 tahun, HKBP Taman Wisma Asri akhirnya memulai pembangunan gedung gereja melalui ibadah peletakan batu pertama. Momen bersejarah ini terlaksana pasca terbitnya IMB dari Pemerintah Kota Bekasi pada 6 Januari 2026. Acara diawali seremoni bersama Forkopimda Kota Bekasi, dilanjutkan ibadah yang dipimpin Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th. Dalam khotbahnya (Mazmur 26:8), Praeses mengapresiasi kesetiaan jemaat serta dedikasi almarhum Ketua Pembangunan, Brigjend Pol (Purn) Saut Sinaga. Peletakan batu pertama ini menjadi simbol kepercayaan kepada Tuhan sekaligus pencapaian perdana perizinan gereja di masa kepemimpinan Pdt. Henri Napitupulu di Distrik XIX Bekasi.

TARUTUNG (14/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menerima kunjungan 54 Remaja dan Naposobulung (RNPB) HKBP Perkembangan Resort Sidikalang III di Kantor Pusat HKBP, Pearaja. Kunjungan yang didampingi oleh Pdt. Benaya P. Sinaga, M.Th ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pembekalan karakter bagi generasi muda gereja. Dalam arahannya, Pdt. Deonal menekankan pentingnya membangun kepribadian unggul yang disiplin, rendah hati, dan berintegritas. Menanggapi motivasi tersebut, para pemuda berkomitmen untuk membanggakan orang tua serta melayani bangsa dengan semangat “YES I CAN”. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat iman dan kepercayaan diri pemuda HKBP untuk meraih cita-cita.

PEARAJA (14/2) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, mengimbau seluruh warga dan pelayan jemaat untuk memanfaatkan program Tabungan BTN–HKBP. Melalui kerja sama ini, BTN memberikan kontribusi dana sebesar 1% per tahun dari saldo rata-rata gabungan nasabah kepada HKBP tanpa memotong saldo pemilik rekening. Dana yang terkumpul akan dialokasikan sebesar 70% untuk pengembangan pelayanan HKBP dan 30% untuk kemajuan Universitas HKBP Nommensen (UHN). Dengan potensi saldo mencapai triliunan rupiah, program ini diharapkan menjadi pilar finansial yang kuat untuk mendukung transformasi pelayanan dan pendidikan di lingkungan HKBP secara berkelanjutan.

TARUTUNG (14/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, memberikan refleksi mendalam mengenai bahaya kebencian yang dapat mengeraskan hati manusia. Beliau mengibaratkan hati yang penuh kebencian seperti tanah mengeras yang menolak benih kebenaran, sehingga fakta sejelas apa pun akan memantul sia-sia. Menurut Ephorus, kebencian bukan sekadar emosi, melainkan belenggu yang menutup pintu batin dari pemulihan. Mengutip Amsal 4:23, beliau mengingatkan jemaat untuk menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Keikhlasan menerima kebenaran hanya mungkin terjadi jika hati dibebaskan dari kebencian, sehingga setiap pribadi mampu memancarkan kehidupan dan kesaksian iman yang tulus di tengah masyarakat.

TARUTUNG (13/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST, menekankan pentingnya disiplin rohani dalam berkomunikasi di era digital. Beliau mengajak jemaat untuk menerapkan jeda minimal 24 jam sebelum membalas pesan yang memicu amarah. Nasihat ini bertujuan memberi ruang bagi Roh Kudus untuk menata batin agar respons yang diberikan tidak dikuasai emosi. Dalam refleksinya, Ephorus menjelaskan bahwa diam sejenak adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga kesaksian kasih. Beliau berharap dari setiap jemaat mengalir keteduhan sikap dan keindahan tutur kata yang memancarkan Kristus, sehingga kehadiran warga HKBP mampu menjadi penyejuk di tengah kebisingan dan pertentangan dunia saat ini.

SURABAYA (13/2) – Menyongsong perayaan HUT ke-165, HKBP melalui Panitia menggelar rangkaian Konser Road to 165. Salah satu agenda besar dilaksanakan di Surabaya pada Jumat, 13 Februari 2026 bertempat di Multi Purpose Hall. Konser ini dimeriahkan oleh deretan artis papan atas seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Tongam Sirait, Maria Calista, hingga Alex Hutajulu. Kegiatan ini merupakan sarana mempererat kebersamaan jemaat sekaligus menyosialisasikan visi transformasi HKBP di berbagai kota. Tiket dapat diperoleh melalui situs tiketapasaja.com. Informasi selengkapnya mengenai jadwal konser lainnya dapat diakses melalui akun Instagram resmi Panitia HUT-165 Tahun HKBP : https://www.instagram.com/huthkbp165

MEDAN (12/2) – Persekutuan Hari Depan (PHD) Lansia HKBP Distrik X Medan-Aceh menggelar Ibadah Syukur dan HUT ke-10 Lansia di HKBP Melati, Rayon III. Kegiatan ini dihadiri oleh Dameria Pangaribuan sebagai narasumber yang memberikan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta kebersamaan di usia senja. Dalam sesi dialog, ditekankan bahwa lansia merupakan pilar inspirasi dan sumber keteladanan yang kaya akan nilai kebijaksanaan bagi keluarga maupun jemaat. Melalui momentum ini, para lansia HKBP diharapkan terus bersemangat dalam melayani dan menjadi berkat bagi generasi penerus, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarjemaat di lingkungan Distrik X.

JAKARTA (13/2) – Menyongsong perayaan HUT ke-165, HKBP melalui Panitia menggelar rangkaian Konser Road to 165. Salah satu agenda besar akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 18.30 WIB bertempat di Smesco Indonesia, Jakarta. Konser ini menampilkan deretan artis ternama seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Amigos Band, Gok Malau, RNB, Antonio Simbolon, hingga Dorman Manik & Rani Simbolon. Kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan jemaat sekaligus menyosialisasikan visi transformasi HKBP. Tiket dapat diperoleh melalui situs tiketapasaja.com. Informasi selengkapnya mengenai jadwal konser di kota-kota lain tersedia melalui akun Instagram resmi Panitia HUT-165 Tahun HKBP : https://www.instagram.com/huthkbp165

DURI (13/02) – HKBP Distrik XXX Riau Pesisir menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) strategis untuk menyusun perencanaan Pesta Perayaan HUT ke-165 HKBP. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Praeses bersama para Pendeta Resort Regional Duri guna merumuskan teknis pelaksanaan dan target pencapaian pesta besar tersebut di wilayah Riau Pesisir. Rapat ini memfokuskan pada sinkronisasi strategi antara pimpinan distrik, pendeta resort, dan Panitia Inti yang dipimpin oleh St. Johannes Tambunan. Melalui koordinasi intensif ini, seluruh tahapan pelaksanaan dirancang secara mendetail agar perayaan hari jadi ke-165 dapat berjalan sistematis dan berdampak bagi penguatan iman jemaat di Distrik XXX Riau Pesisir.

TANAH JAWA (13/2) – HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa melaksanakan verifikasi keuangan menyeluruh di HKBP Parsaoran Nauli Resort Balimbingan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Praeses Pdt. Tonggo Sitompul, M.Th, MM ini bertujuan untuk melakukan audit dan validasi laporan posisi keuangan serta aset gereja sebelum dilakukan pergantian pimpinan. Proses verifikasi teknis dijalankan oleh Sekretaris Distrik bersama Kabid Marturia, Pdt. Janry Simanjuntak, M.Th, guna memastikan seluruh administrasi keuangan dalam kondisi akuntabel. Setelah hasil verifikasi disetujui Praeses, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Diak. Helen Friska Silaban kepada Pdt. Freddy DWP Sianturi, S.Th. Penuntasan verifikasi ini menjamin kelangsungan manajemen pelayanan yang transparan di tempat pelayanan yang baru.

MEDAN (13/2) – HKBP Distrik X Medan Aceh secara resmi memulai langkah pendirian Pos Pelayanan baru melalui peninjauan lokasi di kawasan Jalan Kelambir V, Medan. Praeses Pdt. Suwandi Sinambela bersama tim distrik turun langsung ke lapangan untuk menetapkan titik koordinat strategis guna menjangkau lebih dari 30 Kepala Keluarga yang siap bergabung menjadi bagian dari HKBP Resort Sion. Kegiatan ekspansi ini merupakan aksi nyata dari target ambisius distrik untuk mendirikan 10 Pos Pelayanan tambahan dalam rangka menyambut Jubileum ke-75. Melalui peninjauan ini, dipastikan bahwa sarana fisik dan potensi jemaat telah siap dikembangkan demi memperluas jangkauan persekutuan dan mempermudah akses ibadah bagi warga jemaat di wilayah tersebut.

BEKASI (13/2) – HKBP Resort Duta Permai menyelenggarakan rangkaian verifikasi administrasi dan serah terima jabatan (Sertijab) Pendeta Resort. Kegiatan diawali dengan audit menyeluruh oleh tim distrik yang meliputi pemeriksaan keuangan dan aset pelayanan. Acara inti dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari Pdt. Sunggul Sihombing kepada Pdt. Santawaty Sirait, M.Th, yang dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi. Seluruh rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pelayan dan fungsionaris dari gereja pagaran (HKBP Babelan Kota dan HKBP Prima Harapan). Sebagai puncak dari proses mutasi ini, akan dilaksanakan acara pisah sambut pada ibadah Minggu, 15 Februari 2026, sebagai momentum perpisahan sekaligus penyambutan pelayan yang baru.

TARUTUNG (13/2) – Departemen Koinonia HKBP melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan secara daring pada Kamis (13/02). Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menjelaskan bahwa metode online dipilih guna memastikan koordinasi tetap berjalan efektif di tengah padatnya jadwal kegiatan pelayanan di berbagai daerah, termasuk agenda Asian Regional Assembly (AsRA) di Medan. Rapat tersebut fokus pada evaluasi kinerja bulan sebelumnya serta pemantapan implementasi program kerja untuk satu bulan ke depan. Melalui koordinasi ini, Departemen Koinonia berkomitmen untuk terus menjaga ritme pelayanan yang responsif dan akuntabel, memastikan seluruh program strategis di tingkat pusat hingga daerah terealisasi sesuai rencana.

TARUTUNG (13/2) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menyatakan rasa syukur atas meningkatnya kepercayaan internasional terhadap HKBP. Melalui Rapat Komite Eksekutif Lutheran World Federation (LWF), Pdt. Mikhael Sihotang terpilih mewakili pemuda Lutheran sedunia dalam kelompok kerja hubungan LWF dan Gereja Katolik Roma. Posisi strategis ini berfokus pada penyusunan dokumen bersama untuk merayakan 500 tahun Konfesi Augsburg pada 2030. Dalam pertemuan perdana di Slovenia yang turut dihadiri Presiden Nataša Pirc Musar, keterlibatan pelayan muda HKBP ini menjadi bukti nyata peran aktif gereja dalam gerakan oikumene global guna merajut persaudaraan antarumat Kristiani di tingkat dunia.

TANGERANG (12/2) – HKBP Distrik XXI Banten menyelenggarakan ibadah Syukuran Awal Tahun (Bona Taon) sekaligus peluncuran resmi Orientasi Pelayanan HKBP 2026: Tahun Transformasi. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pelayan dan perwakilan jemaat dari seluruh wilayah Banten. Dalam peluncuran tersebut, Praeses menekankan pentingnya pembaruan hati dan sistem pelayanan agar gereja semakin berdampak di tengah tantangan zaman. Momentum ini menjadi tonggak awal bagi seluruh jemaat Distrik XXI untuk bersinergi mewujudkan visi transformasi pusat melalui program-program kreatif yang menyentuh jemaat secara langsung demi kemuliaan Tuhan.

BALIKPAPAN (12/2) – Persekutuan Parompuan HKBP Distrik XXVII Borneo menggelar Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 di HKBP Ephipanias, Resort Balikpapan Utara. Mengusung tema “Perempuan Berhikmat Membangun Keluarga dalam Iman,” kegiatan ini bertujuan membekali kaum perempuan agar menjadi pilar rohani yang kokoh dalam rumah tangga. Ibadah syukur ini dihadiri oleh utusan perempuan dari berbagai jemaat di wilayah Borneo. Melalui pertemuan ini, diharapkan kaum perempuan Distrik XXVII semakin bersinergi dan berhikmat dalam menjalankan peran mereka, sejalan dengan visi transformasi gereja untuk memperkuat pengajaran iman di tengah keluarga sebagai fondasi pelayanan yang lebih luas.

BALIKPAPAN (12/2) – Parompuan HKBP Distrik XXVII Borneo menyelenggarakan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 di HKBP Epiphanias Resort Balikpapan Utara. Kegiatan yang dihadiri 200 peserta ini mengusung tema “Perempuan Berhikmat Membangun Keluarga Dalam Iman” (Amsal 14:1), dengan fokus utama mendorong peran perempuan sebagai penggerak pengajaran iman di dalam keluarga. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Pardamean Doloksaribu (Liturgis) dan Pdt. Gading Simamora (Doa Syafaat), sementara khotbah dilayankan oleh Praeses HKBP Distrik XXVII Borneo, Pdt. Samuel Ambarita, S.Th. Melalui kegiatan ini, Praeses mengapresiasi semangat para perempuan Borneo dan berharap mereka semakin tangguh serta bijaksana dalam melayani keluarga, gereja, dan masyarakat luas. Saran Langkah Berikutnya:

HUTANABOLON (12/2) – Kabar duka menyelimuti jemaat HKBP Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah. Melalui informasi yang diterima Emeritus Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, banjir kembali menerjang wilayah tersebut pada dini hari tadi. Bencana ini berdampak langsung pada gedung gereja dan rumah dinas pendeta resort yang baru saja selesai diperbaiki pascabanjir bandang November 2025 lalu. Meski sebelumnya telah dibangun tanggul tinggi dengan alat berat, debit air yang besar tetap meluap ke pemukiman. Segenap pimpinan dan keluarga besar HKBP mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon kekuatan bagi masyarakat setempat serta perlindungan Tuhan di tengah ancaman cuaca ekstrem.

MEDAN (11/2) – Ephorus HKBP menerima apresiasi mendalam dari Ibu Luminta Manullang, SKM, MM, Pembina Yayasan Senior Power Medan, dalam sebuah pertemuan penuh kekeluargaan. Tokoh perempuan yang sukses memajukan dunia pendidikan hingga tingkat universitas ini menyampaikan dengke sititio dohot simudurudur sebagai simbol doa dan syukur atas dedikasi pelayanan pimpinan HKBP. Ephorus mengenang kesetiaan Ibu Luminta dalam pelayanan yang berakar pada doa dan kepedulian sosial. Pertemuan ini menegaskan kuatnya ikatan spiritual antara pimpinan gereja dan jemaat. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas perjuangan panjang pelayanan HKBP yang dijalani dengan iman, kerja keras, dan penyertaan Tuhan bagi sesama.

SIMALUNGUN (12/2) – Menyongsong perayaan ulang tahun ke-30 pada Oktober mendatang, HKBP Purbasari Resort Bongbongan, Distrik V Sumatera Timur, resmi melaksanakan program percepatan pembangunan rumah dinas bagi pimpinan jemaat (Uluan ni Huria). Rencana strategis ini diputuskan melalui serangkaian rapat koordinasi yang melibatkan Parhalado, Panitia Pembangunan, serta utusan setiap lingkungan. Fokus utama program tahun 2026 ini adalah pengadaan lahan strategis seluas 7×31 meter yang terletak di sekitar kompleks gereja. Uluan ni Huria, CPdt. Adolf Von Rad Sihotang, S.Si-Teol, menekankan pentingnya sinergi dari 105 KK jemaat dalam mendukung realisasi fasilitas pelayanan ini. Sosialisasi intensif pun telah dilakukan untuk memastikan keterbukaan informasi dan dukungan penuh jemaat demi keberlanjutan pelayanan di HKBP Purbasari.

PEARAJA (11/2) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th., mengumumkan Upaya pembenahan media digital HKBP. Pada Februari 2026, akun resmi HKBP di berbagai platform media sosial seperti Google, YouTube, Meta, hingga TikTok telah resmi memperoleh status verified. Sekjen mengimbau jemaat yang mengelola akun dengan nama HKBP untuk segera melapor melalui email resmi admin@hkbp.or.id. Hal ini bertujuan mencegah pencatutan merek di tempat yang tidak patut serta memastikan kehadiran digital HKBP tetap menjadi sarana pemberitaan Kabar Baik yang tertib dan kredibel di dunia maya. Sekjen HKBP juga menegaskan semua upaya tersebut dilakukan untuk penertiban kehadiran merk/logo HKBP di dunia digital.

SOSOR GONTING (11/2) – Parhalado HKBP Resort Sosor Gonting menggelar ibadah Syukuran Awal Tahun (Bona Taon) bersama keluarga di Gedung Sekolah Minggu. Dipimpin oleh Pendeta Resort, Pdt. Ronald Sihotang, kegiatan ini menjadi momentum penguatan pelayanan bagi seluruh pelayan gereja dan keluarga mereka di awal tahun 2026. Ibadah ini didasari nats 5 Musa 6:7-9 yang selaras dengan tema Orientasi Pelayanan HKBP 2026: “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga.” Melalui pembekalan ini, Parhalado diharapkan semakin semangat dan setia dalam melayani, serta mampu menjadikan keluarga sebagai pusat pengajaran iman yang berdampak bagi jemaat dan lingkungan sekitar demi kemuliaan nama Tuhan.

AMBARITA (11/2) – HKBP Ambarita menyelenggarakan Rapat Huria tahun 2026 untuk menetapkan Rencana Program Kerja dan Anggaran yang selaras dengan Orientasi Pelayanan: “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Ibadah dan rapat ini mengangkat tema “Berubahlah oleh Pembaharuan Budimu” (Roma 12:2b) dengan semangat memperbaharui janji, karakter, dan kultur pelayanan agar HKBP menjadi berkat bagi dunia.

BINJAI (11/2) – Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat, Pdt. Hotler Lumbantoruan, MM, memimpin rapat taktis bersama Panitia Inti Tahun Transformasi 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan detail pelaksanaan setiap program kerja distrik agar berjalan lebih efektif dan terukur. Melalui sinergi dan koordinasi intensif, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan tetap selaras dengan visi transformasi pusat demi pertumbuhan iman jemaat di wilayah Binjai dan Langkat. Praeses menekankan pentingnya komitmen dan doa dalam setiap tahapan agar program yang direncanakan mampu memberikan dampak nyata bagi pelayanan serta kemuliaan nama Tuhan.

BEKASI (11/2) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., memimpin rapat Majelis Pekerja Sinode Distrik (MPSD) di Kantor Distrik Bekasi. Pertemuan strategis ini menyepakati agenda verifikasi pelayanan 2025, pembinaan perbendaharaan, serta pemberangkatan Resort Marsada Gunung Putri ke Distrik XXVIII Deboskab. Selain itu, Pdt. Kotler Siagian resmi ditetapkan sebagai anggota MPSD baru menggantikan Pdt. Sunggul Sihombing. Rapat juga membahas aksi sosial Tim Tanggap Bencana (TaBe) bagi korban banjir dan program lowongan kerja melalui Yayasan Distrik. Sebagai bagian dari Tahun Transformasi 2026, Distrik akan menggelar Training of Trainers (ToT) Guru Sekolah Minggu pada 7 Maret mendatang.

BEKASI (11/2) – Menjelang 250 hari perayaan Jubileum 165 Tahun HKBP, Praeses Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., menerima audiensi Panitia Pusat di Kantor Distrik Bekasi. Ketua Harian Panitia, St. Dr. Ir. Martuama Saragi, memaparkan kesiapan Ibadah Raya yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertemuan ini menyepakati penyelenggaraan Konser Road to 165 di Bekasi pada 18 April 2026 sebagai sarana sosialisasi dan penggalangan dana. Panitia Tahun Transformasi Distrik XIX Bekasi menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kesuksesan konser tersebut demi menyongsong perayaan agung hari jadi HKBP.

BEKASI (11/2) – Mengimplementasikan semangat Galatia 6:2, Tim Tanggap Bencana (TaBe) HKBP Distrik XIX Bekasi melaksanakan aksi peduli bagi korban banjir pada Rabu kemarin. Atas arahan Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., tim yang dipimpin Ir. Ruben Haloho menyalurkan bantuan kepada 122 KK jemaat yang terdampak. Bantuan tersebut menyasar jemaat di tiga gereja, yakni HKBP Resort Marsada Cibitung (43 KK), HKBP Cikarang Kota (62 KK), dan HKBP Graha Prima (17 KK). Wujud pelayanan bidang diakonia ini diharapkan dapat meringankan beban jemaat dan menjadi bukti nyata kehadiran gereja dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana.

RIAU (11/2) – Dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-165, HKBP Distrik XXX Riau Pesisir menggelar Lomba Cipta Lagu bertema Visi-Misi HKBP dan Tahun Transformasi 2025–2028. Perlombaan ini terbuka bagi warga jemaat dan pelayan tahbisan di wilayah Distrik XXX, dengan persyaratan lagu harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, serta disusun dalam komposisi empat suara (SATB) lengkap dengan notasi. Karya pemenang utama nantinya akan dijadikan lagu wajib pada ajang Gemende Festival Choir. Panitia menetapkan batas akhir pengiriman naskah melalui email pada 1 April 2026, dengan total hadiah mencapai Rp7 juta. Inisiatif ini diharapkan mampu menggali potensi kreatif jemaat sekaligus memperkaya literatur musik gerejawi HKBP dalam menyongsong usia ke-165 tahun.

SIDIKALANG (11/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, mengunjungi lebih dari 100 siswa SMK HKBP Sidikalang yang dirawat di dua rumah sakit akibat dugaan keracunan makanan. Didampingi Praeses Distrik VI Dairi, tim Yayasan Kesehatan, dan Yayasan Pendidikan HKBP, kunjungan ini bertujuan memberikan penguatan serta memastikan penanganan medis berjalan optimal. Meski kondisi sebagian besar siswa mulai membaik, beberapa masih mengeluhkan mulas dan pusing. Kadep Diakonia bersama jajaran pelayan mendoakan agar seluruh siswa segera pulih dan dapat kembali bersekolah. Kehadiran pimpinan HKBP ini menegaskan kepedulian gereja terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga pendidikan di lingkungan HKBP.

JAKARTA (11/2) – Persekutuan Perempuan (Ina) Hanna HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menyelenggarakan perayaan syukur Bona Taon yang berlangsung penuh sukacita. Ibadah syukur ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, yang dalam pesan rohaninya menekankan pentingnya peran ibu sebagai pilar pengajaran iman yang tangguh dalam keluarga. Perayaan ini menjadi momentum penguatan persaudaraan bagi seluruh anggota Ina Hanna melalui berbagai rangkaian acara, mulai dari persembahan pujian, ramah tamah, hingga pembagian tanda kasih. Fokus utama kegiatan ini adalah memberdayakan kaum perempuan agar semakin berhikmat dalam menjalankan tanggung jawab domestik maupun pelayanan gerejawi di tahun transformasi 2026.

MEDAN (11/2) – Rangkaian pertemuan Asia Regional Assembly (AsRA) UEM resmi berakhir dengan ibadah penutupan khidmat di HKBP Pardamean, Medan. Ibadah yang menjadi puncak persekutuan lintas negara ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, dan diisi dengan sakramen Perjamuan Kudus sebagai simbol persatuan dalam tubuh Kristus. Ibadah ini meneguhkan kembali komitmen para delegasi dari berbagai negara untuk membawa semangat Missio Dei ke tempat pelayanan masing-masing. Melalui kebersamaan di meja perjamuan, para utusan gereja-gereja anggota UEM diajak untuk terus menjalin solidaritas global dan menjadi saksi kasih Allah yang inklusif di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

MEDAN (11/2) – Ephorus HKBP secara resmi menutup pertemuan Asia Regional Assembly (AsRA) UEM di Medan. Sebagai tuan rumah, Ephorus menyampaikan apresiasi atas semangat persatuan delegasi dari Asia, Afrika, dan Eropa dalam menghadapi tantangan global. Beliau menekankan bahwa gereja adalah milik Allah (Missio Dei), di mana manusia hanya diundang untuk mengambil bagian dalam misi-Nya yang utuh dan menyeluruh. Ephorus juga menggarisbawahi pentingnya peran generasi muda sebagai subjek pelayanan hari ini. Beliau mengajak seluruh gereja anggota UEM untuk terus memperkuat solidaritas lintas bangsa dan budaya demi menghadirkan pengharapan serta pemulihan martabat manusia di tengah berbagai krisis dunia.

TARUTUNG (11/2) – Ephorus HKBP menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah kesehatan yang menimpa ratusan siswa SMK HKBP Sidikalang. Berdasarkan koordinasi langsung dengan Praeses HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Riedel Sihotang, para siswa saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan kesehatan yang diduga terjadi pasca-mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Ephorus mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon pemulihan bagi para siswa. Beliau berharap Tuhan menyertai tenaga medis sebagai perpanjangan tangan-Nya agar anak-anak didik segera sembuh. Kejadian ini menjadi perhatian serius pimpinan HKBP dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan gereja.

TARUTUNG (10/2) – Ephorus HKBP melalui akun media sosialnya, menekankan pentingnya kualitas komunikasi yang bersumber dari kedalaman kasih dalam hati. Beliau menyampaikan bahwa diksi, ekspresi, dan intonasi bukan sekadar teknik berbicara, melainkan cermin isi batin dan bahasa jiwa. Kasih yang matang akan melahirkan kata-kata yang membangun, wajah yang teduh, serta nada suara yang menenangkan bagi sesama. Pesan ini mengajak seluruh jemaat dan pelayan untuk memeriksa kadar kasih sebelum berkomunikasi. Komunikasi yang benar harus menjadi saluran kasih Tuhan, sehingga setiap interaksi terasa sebagai berkat yang memulihkan, bukan beban yang melukai. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan persekutuan yang penuh kasih di lingkungan gereja.

BEKASI (10/2) – Perwakilan HKBP Perum Grand Cikarang Village menghadiri mediasi bersama Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Gedung Bupati Bekasi guna menjamin kebebasan beribadah. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya melawan intoleransi dan memastikan setiap warga berhak beribadah dengan tenang. Sebagai solusi sementara untuk menjaga kondusivitas wilayah, disepakati bahwa pelaksanaan ibadah HKBP akan dialihkan ke hotel setempat. Langkah ini diambil sambil pemerintah bersama tokoh lintas agama membantu mencari lokasi ibadah yang permanen dan aman. Upaya dialog ini diharapkan memperkuat kerukunan serta harmoni sosial bagi jemaat HKBP di Kabupaten Bekasi.

CIKARANG (10/2) – Persekutuan Parompuan HKBP Distrik XIX Bekasi (PPD) menggelar Ibadah Syukur Awal Tahun di Gedung Graha Tiara, Cikarang. Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., dalam khotbahnya yang berdasar pada Keluaran 13:21, menekankan bahwa Tuhan senantiasa menuntun dan membingkai kehidupan kaum perempuan dengan kasih-Nya sepanjang tahun 2026. Ketua PPD, Ny. St. RZ Simanjuntak br. Sianipar, turut mengajak seluruh anggota untuk menjaga solidaritas dan tetap berpengharapan. Acara yang dihadiri jajaran pimpinan distrik ini berlangsung meriah dengan sesi hiburan dan pembagian doorprize, mempererat kebersamaan kaum perempuan dalam mengawali tahun pelayanan yang baru.

BEKASI (10/2) – Kabid Koinonia, Pdt. Sarma Siregar, S.Th., mewakili Praeses Distrik XIX Bekasi memimpin rapat perdana Persekutuan Lansia Distrik (PLD) di Kantor Distrik Bekasi. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini fokus pada penyusunan dan penjadwalan program kerja tahunan sepanjang 2026 agar pelayanan bagi lansia semakin terarah dan berdampak. Ibadah pembuka mengawali pertemuan yang berlangsung penuh sukacita, yang juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun ke-74 Amang E. Napitupulu, Ketua Lansia HKBP Pejuang. Pertemuan ini menegaskan komitmen Distrik Bekasi dalam mempererat persekutuan dan memfasilitasi peran aktif warga lansia dalam pelayanan gereja.

PEARAJA (10/2) – Kantor Pusat HKBP menerima kunjungan BTN yang diwakili Bapak Herbert Sianipar untuk mensosialisasikan program kemitraan strategis “Horas! HKBP”. Dalam pertemuan di Ruang Ibadah Pearaja, diluncurkan tabungan khusus dan kartu ATM berdesain eksklusif HUT ke-165 HKBP. Program ini menawarkan berbagai keuntungan bagi jemaat, seperti biaya administrasi ringan, cashback biaya transfer, hingga reward perjalanan ke Holy Land. Selain layanan perbankan, BTN memaparkan program KPR bersubsidi pemerintah di wilayah Silangit dan Laguboti melalui platform BTN Properti. Kolaborasi ini diharapkan mempermudah warga HKBP dalam mengakses hunian layak serta memperkuat kemandirian ekonomi jemaat melalui fasilitas perbankan yang efisien dan modern.

Renungan Harian HKBP

Renungan Terkini

Renungan Harian Selasa, 17 Februari 2026

 

  1. Doa pembuka

Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

  1. Renungan

Kolose 1 : 15

“Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung,

lebih utama dari segala yang diciptakan”

 

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Banyak orang percaya bahwa Allah itu ada. Tetapi sering muncul pertanyaan sederhana: Seperti apa Allah itu? Kita tidak bisa melihat-Nya. Kita tidak bisa memotret-Nya. Kita tidak bisa menyentuh-Nya. Lalu bagaimana kita mengenal Dia?

Di sinilah firman Tuhan hari ini menjadi sangat indah. Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Kolose: “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan.”Artinya sederhana tetapi sangat dalam: Kalau kita ingin tahu seperti apa Allah itu, lihatlah Yesus.

Ketika Yesus mengasihi orang berdosa, itulah hati Allah.

Ketika Yesus mengampuni, itulah karakter Allah.

Ketika Yesus rela berkorban, itulah kasih Allah.

Allah yang tidak bisa kita lihat, menjadi nyata di dalam Yesus.

Lalu Paulus berkata, Yesus adalah “yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan.” Maksudnya bukan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama, tetapi bahwa Ia adalah yang paling tinggi, yang paling berkuasa atas segala sesuatu. Ia bukan sekadar guru, bukan hanya tokoh agama, tetapi Tuhan atas seluruh hidup dan dunia ini.

Mengapa Paulus menegaskan ini? Karena jemaat waktu itu mulai mencari hal-hal lain di luar Kristus. Mereka ingin tambahan pengalaman rohani, tambahan aturan, tambahan perantara. Paulus mengingatkan: Kristus sudah cukup.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Bukankah kita juga sering seperti itu? Kita percaya kepada Yesus, tetapi hati kita masih menggantung pada hal lain. Kita merasa aman kalau punya jabatan. Kita merasa tenang kalau punya uang. Kita merasa berharga kalau dipuji orang. Tanpa sadar, Kristus bukan lagi pusat hidup kita.

Firman hari ini mengajak kita kembali.

Jika Yesus adalah gambar Allah, maka Dialah yang harus kita pandang setiap hari.

Jika Yesus adalah yang terutama, maka Dialah yang harus menjadi yang utama dalam keputusan, pekerjaan, keluarga, dan pelayanan kita.

Renungan ini mengajak kita agar : Jangan menjadikan Yesus hanya bagian dari hidup kita. Jadikan Dia pusat hidup kita. Biarlah melalui hidup kita, orang lain dapat melihat sedikit dari “gambar Allah” itu, melalui sikap kita, perkataan kita, dan kasih kita. Kiranya Kristus sungguh menjadi yang terutama dalam hidup kita. Amin.

  1. Doa Penutup

Ya Tuhan Allah Bapa kami, kami bersyukur karena Engkau yang tidak kelihatan telah menyatakan diri-Mu di dalam Yesus Kristus. Melalui Dia kami mengenal kasih-Mu, pengampunan-Mu, dan kebenaran-Mu. Ampuni kami jika selama ini Engkau belum sungguh menjadi yang terutama dalam hidup kami. Ajarlah kami menempatkan Kristus sebagai pusat pikiran, keputusan, pekerjaan, dan pelayanan kami setiap hari. Bentuklah hidup kami agar semakin serupa dengan Dia, sehingga melalui sikap dan perbuatan kami, orang lain dapat melihat terang-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

CPdt. Johanes Sibarani

Renungan Harian HKBP Senin, 16 Februari 2026

“Percaya kepada Tuhan dengan segenap hati”

Salam sejahtera bagi saudara sekalian di mana pun berada saat ini. Mari kita persiapkan hati dan pikiran kita untuk mendengarkan Firman Tuhan, Kita Berdoa!

Doa Pembuka: Kami puji Engkau ya Allah kami atas Anugerah dan penyertaan-Mu dalam kehidupan kami hingga saat ini. Sebentar kami akan mendengarkan FirmanMu, tuntunlah kami untuk memahami dan Melakukan Firman-Mu dalam kehidupan kami. Hanya di Dalam Nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Bapak, Ibu, saudara sekalian yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus…

Firman Tuhan hari ini, Senin, 16 Pebruari 2026 tertulis dalam Amsal 3:5-6:
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada

pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu””.

Jemaat yang dikasihi Kristus…..

Ada syair lagu rohani yang mengatakan “Jalan hidup tak selalu, tanpa kabut yang pekat, namun Kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat”. Lagu ini menyadarkan kita bahwa dalam hidup ini ada banyak tantangan, pergumulan, kesulitan, bahkan rasa kuatir dan rasa takut. Tak henti-henti berbagai tantangan menerpa hidup kita. Tantangan hari ini berbeda dengan tantangan hari esok, beda pula di masa depan. Demikian kenyataan jalan hidup yang kita lalui, tak selalu tanpa kabut yang pekat. Namun kasih Tuhan selalu nyata dalam hidup orang percaya, itulah janji Tuhan. Apakah kita percaya akan janji Tuhan? Apakah kita selalu menantikan kasih Tuhan?

Hal inilah yang diingatkan Firman Tuhan ini. Menjalani hidup tanpa Tuhan ibarat mendaki jalan terjal tanpa alat bantu, yang akhirnya akan jatuh. Tak seorang pun manusia mampu menjalani hidupnya dengan mengandalkan kekuatan dan pengertiannya sendiri. Manusia membutuhkan petunjuk, pengertian dan pertolongan . Bagi orang percaya, Tuhan adalah satu-satunya penolong hidupnya. Dia memberi petunjuk yang mengarahkan jalan hidup kita, dan memberi kekuatan yang memampukan kita menapaki jalan hidup. Walau terkadang kita harus melewati jalan berliku-liku, licin dan terjal, namun Tuhan selalu siap menolong kita, sebab Dia berjalan bersama kita.

Apakah kita percaya akan pertolongan Tuhan? Apakah kita percaya bahwa Tuhan berjalan

bersama kita? Penulis Amsal menegaskan: “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati…” Artinya: Rasa percaya kita kepada Tuhan utuh secara batiniah dan lahiriah, segenap jiwa dan segenap hati, tidak ada keraguan sedikit pun. Bila kita percaya sepenuh hati, maka itu artinya melampaui segala akal kita, maka jangan bersandar pada pengertian kita sendiri. Kita mempercayakan keselamatan hidup kita hanya kepada Tuhan. Dan mengakui Tuhan dalam segala tindakan, perilaku dan perbuatan kita. Bila demikian, maka Tuhan akan meluruskan jalan kita menuju keselamatan abadi.

Oleh sebab itu saudara-saudaraku, marilah kita benar-benar percaya kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam seluruh kehidupan kita. Walau jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat, namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat. Percayalah, Tuhan akan menolong kita. Selamat menapaki hidup bersama Tuhan. Amin.

 

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan atas Firman-Mu yang menyapa kami saat ini untuk selalu percaya dan tetap mengandalkan Tuhan dalam segala kehidupan kami; dan kami yakin bersama Tuhan segala rencana hidup kami berjalan dengan baik dan kami dimampukan untuk menghadapi hal apapun yang kami lalui dalam perjalanan hidup didunia ini. Bapa di surga. Sepanjang hari ini, dalam segala pekerjaan dan aktivitas kami, kami serahkan hanya kepada Tuhan saja. Dengarlah Doa kami ini Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.
Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kasih setia dari Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai kita sekalian hari ini dan selamanya. Amin.

 

Bvr. Sulastri Sitompul- Melayani di Biro Sending HKBP

Evangelium Minggu Estomihi tgl. 15 Februari 2026

 

Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.

Bapak Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Minggu tanggal 15 Februari 2026, di minggu Estomihi diambil dari Lukas 9 : 28-36.  Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.

29 Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

30 Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.

31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

32 Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.

33 Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

34 Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.

35 Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”

36 Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu.

 

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Dalam perjalanan iman, ada saat-saat ketika Tuhan mengizinkan kita mengalami pengalaman rohani yang mendalam dan menguatkan. Pengalaman seperti ini sering kali memberi semangat baru dan meneguhkan iman kita. Namun, pengalaman rohani bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membawa kita semakin taat kepada kehendak Allah. Lukas 9:28–38 menceritakan peristiwa Yesus dimuliakan di atas gunung, sebuah peristiwa yang menyingkapkan kemuliaan-Nya dan mengajarkan murid-murid tentang pentingnya mendengar serta menaati suara Allah.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Yesus membawa Petrus, Yohanes, dan Yakobus naik ke atas gunung untuk berdoa. Di tengah doa, rupa wajah Yesus berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya seorang guru atau nabi, tetapi Anak Allah yang mulia. Kemuliaan-Nya yang sesungguhnya dinyatakan kepada murid-murid agar iman mereka diteguhkan. Kemudian, Musa dan Elia menampakkan diri dan berbicara dengan Yesus tentang kepergian-Nya yang akan digenapi di Yerusalem. Kehadiran Musa dan Elia melambangkan hukum Taurat dan para nabi, yang semuanya menunjuk kepada Yesus. Ini menegaskan bahwa penderitaan dan kematian Yesus bukanlah kegagalan, melainkan bagian dari rencana keselamatan Allah. Petrus, yang terkesan dengan pengalaman tersebut, ingin mendirikan tiga kemah agar mereka dapat tinggal lebih lama di tempat itu. Keinginan ini mencerminkan kecenderungan manusia untuk mempertahankan pengalaman rohani yang indah tanpa menyadari bahwa Tuhan memanggil kita kembali ke dunia nyata untuk menjalani misi-Nya. Pengalaman di gunung bukan untuk menetap, tetapi untuk mempersiapkan murid-murid menghadapi salib dan pelayanan. Saat Petrus berbicara, datanglah awan yang menaungi mereka, dan terdengarlah suara dari dalam awan yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” Suara Allah menegaskan identitas Yesus dan memberikan perintah yang jelas: mendengarkan Dia. Ini menunjukkan bahwa ketaatan kepada Yesus lebih penting daripada sekadar menikmati pengalaman rohani.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Lukas 9:28–36 mengajarkan bahwa kemuliaan Kristus dinyatakan agar iman kita diteguhkan dan kita semakin taat kepada-Nya. Tuhan boleh mengizinkan kita mengalami momen rohani yang indah, tetapi Ia juga memanggil kita untuk turun dari “gunung” dan hidup setia di tengah dunia. Panggilan utama orang percaya adalah mendengarkan Yesus dan melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya melalui peristiwa ini, kita belajar untuk tidak hanya mencari pengalaman rohani, tetapi juga hidup dalam ketaatan yang nyata kepada Kristus, Sang Anak Allah yang mulia.

 

Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th- Pendeta Fungsional di Biro Ibadah Musik HKBP

 

Epistel Minggu Estomihi tgl. 15 Februari 2026

 Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.

Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan Epistel di minggu tanggal 15 Februari 2026, di minggu  yang Estomihi diambil dari 2 Samuel 22 : 44-51. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

Bapak/Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Setiap orang pasti pernah mengalami pergumulan, penolakan, bahkan ancaman yang membuat hidup terasa berat. Dalam situasi seperti itu, manusia cenderung mengandalkan kekuatan sendiri atau berharap pada pertolongan sesama. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa kemenangan sejati hanya berasal dari Tuhan. Dalam 2 Samuel 22:44–51, Daud menaikkan nyanyian syukur kepada Tuhan atas pembebasan dan kemenangan yang ia alami. Bagian ini bukan sekadar kisah keberhasilan Daud, tetapi kesaksian tentang kesetiaan Tuhan yang menyertai umat-Nya dalam setiap pergumulan hidup.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Dalam ayat 44–46, Daud mengakui bahwa Tuhanlah yang melepaskannya dari pertengkaran bangsanya dan menempatkannya sebagai kepala atas bangsa-bangsa. Daud menyadari bahwa kedudukan, kemenangan, dan penghormatan yang ia terima bukan hasil kekuatannya sendiri, melainkan karena campur tangan Tuhan. Bahkan bangsa-bangsa yang tidak dikenalnya tunduk kepadanya, menunjukkan bahwa kuasa Tuhan melampaui batas kemampuan manusia. Daud menggambarkan bagaimana musuh-musuhnya kehilangan kekuatan dan keberanian. Mereka menjadi lemah dan gemetar ketika berhadapan dengan karya Tuhan dalam hidup Daud. Ini menunjukkan bahwa ketika Tuhan bertindak, tidak ada kuasa manusia yang mampu melawan kehendak-Nya. Kemenangan yang Daud alami menjadi bukti nyata bahwa Tuhan setia membela orang yang berharap kepada-Nya. Selanjutnya, Daud memuji Tuhan sebagai Allah yang hidup dan gunung batu keselamatannya. Ia menyadari bahwa Tuhan bukan hanya penolong sementara, tetapi sumber keselamatan yang kokoh dan dapat diandalkan sepanjang hidup. Tuhan memberikan kekuatan untuk menghadapi musuh, menundukkan lawan, dan menjaga hidup Daud dari kebinasaan. Pada ayat-ayat terakhir, Daud menegaskan bahwa ia akan memuliakan Tuhan di antara bangsa-bangsa dan memuji nama-Nya. Ungkapan syukur ini menunjukkan bahwa pengalaman pertolongan Tuhan seharusnya membawa orang percaya untuk bersaksi tentang kebaikan-Nya. Daud juga mengakui bahwa Tuhan menunjukkan kasih setia-Nya kepada orang yang diurapi-Nya, yaitu kepada Daud dan keturunannya untuk selama-lamanya.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Melalui 2 Samuel 22:44–51, kita belajar bahwa Tuhan adalah sumber kemenangan sejati. Dalam setiap pergumulan hidup, Tuhan sanggup membebaskan, menguatkan, dan meninggikan umat-Nya sesuai dengan kehendak-Nya. Seperti Daud, kita diajak untuk mengakui bahwa semua keberhasilan dan kemenangan berasal dari Tuhan, bukan dari kekuatan sendiri. Kesadaran ini seharusnya mendorong kita untuk hidup rendah hati, bersyukur, dan setia memuliakan nama Tuhan. Kiranya renungan ini menguatkan iman kita untuk terus berharap kepada Tuhan, sebab kasih setia-Nya tetap ada bagi orang-orang yang percaya dan bersandar penuh kepada-Nya.

 

 

Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.

Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th- Pendeta Fungsional di Biro Ibadah Musik HKBP

 

Renungan Harian Sabtu, 14 Februari 2026

Doa pembuka

Kasih karunia dan damai sejahterah dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus Meyertai Kamu. Amin.

Renungan

Nas: Filipi 1: 21

Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Bapa ibu dan saudara-saudara sekalian. Masihkah kita mengucap Syukur kepada Tuhan hari ini? Masih mampukah kita mengucapk syukur, meskipun kehidupan kita saat ini sedang terasa Berat? Ok, tenang, simpan dulu jawabannya.

Bapa ibu, saudara yang terkasih di dalam Kristus. Ketika Kehidupan kita terasa berat, memang rasanya hidup ini seakan teraniaya. Jika teraniaya, tentu secara logikanya, kita akan sulit untuk mengucap syukur, bahkan tidak mungkin.

Dikatakan teraniaya, bukan berarti hanya secara fisik, tetapi bisa juga secara mental dan psikis. Seperti: Adanya tekanan ekonomi saat ini, kita sedang lelah secara mental akibat persoalan yang ada di tengah keluarga, pekerjaan dan sebagainya, Cemas soal masa depan, adanya pergumulan pribadi maupun keluarga. Atau kita sedang merasa, bahwa iman kita semakin menipis karena banyaknya pergumulan hidup.

Sehingga  ketika bangun pagi dari tidur sekalipun. Hal yang kita dapatkan, bukanlah nyanyian pujian dan ucapan syukur, melainkan  berbagai Tagihan hidup, target pekerjaan kita, konflik relasi dan ragam persoalan yang menanti.

Ketika sudah berada di Fase ini, tak jarang, di dalam kesunyian dan diamnya kita. Kita mau berucap “ Tuhan, masihkah engkau di dalam Hidupku?”, “Tuhan, apakah engkau sudah meninggalkan aku?” “Tuhan, mengapa aku hidup seperti ini, apakah aku tidak layak hidup dengan baik?”.

Jawabannya, Tentu, Tuhan selalu hadir di hidup kita. Dan Tuhan tidak pernah meninggalkan Kita! Ini adalah hal yang harus kita ingat dan kita yakini!

Lalu bagaimana dengan persoalan hidup kita tadi? Bapa ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita belajar dari iman dan cara hidup Paulus. Ketika Paulus mengirimkan suratnya dan berkata kepada jemaat Tuhan yang ada di Filipi “ Hidup adalah Kristus”. Hidup paulus sedang tidak baik-baik saja. Hidupnya sedang terancam dan ia sedang di penjara, akibat imannya. Sehingga ketika Paulus mengatakan “Hidup adalah Kristus” Paulus tidak berkata bahwa hidupnya sedang berhasil, ia juga tidak berkata bahwa hidupnya sedang bahagia.  Tetapi baginya Hidup adalah Kristus.

Dalam artian:

Saat hidup dalam fase lancar dan baik” saja, Kristuslah acuan kita

Saat hidup berantakan, Kristus tetap jadi acuannya

Saat iman kuat, kristus tetap jadi acuan kita

Saat iman goyah, kristus tetap menjadi acuan hidup kita.

Itulah sebabnya Paulus juga berkata, bahwa “Mati adalah keuntungan”. Ini bukan berarti Paulus ingin mengajak kita untuk menyerah akan hidup. Tetapi bagi Paulus, Kristus lebih besar daripada hidup dan mati. Paulus ingin mengajak kita, agar kita berkata “Tuhan, baik aku hidup maupun mati, Engkau tetap milikku”.

Paulus ini mengajak kita, untuk menyadari anugerah terbesar yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Yaitu sebuah kehidupan. Dan kehidupan yang sudah kita terima ini bukanlah kesia-siaan. Dan kematian kita bukanlah akhir dari hidup kita. Sebab bagi orang yang percaya, Hidup bukanlah segalanya, mati bukanlah segalahnya,  tetapi Kristus adalah segalanya.

Ketika kita sudah berada di Fase ini, maka seluruh persoalan hidup dan keruweta hidup yang sedang kita alami saat ini. Tidak akan membuat kita untuk menyerah. Sebab kita akan mampu untuk bekerja keras, tetapi tidak putus asa. Dan jika sekalipun kita mengalami penderitaan, kita tidak akan hancur. Melainkan akan selalu bangkit dan berupaya melakukan yang terbaik yang kita bisa. Sebab inilah cerminan hidup yang mampu mengucap syukur.

Tidak hanya disaat baik-baik saja tetapi juga di dalam keadaan yang pahit dan penuh derita.

Bapa ibu dan saudara-saudari yang terkasih di dalam kristus. Iman Kristen bukanlah janji hidup tanpa luka, tetapi jaminan bahwa luka kita tidak akan sia-sia. Jika hari ini kita masih hidup, ini artinya kita masih memiliki kesempatan untuk berkarya atas anugerah kehidupan yang sudah kita terima dari pada Tuhan. Dan jika suatu saat kita mati, itu artinya kita sudah kembali kepada Dia, yang sudah terlebih dahulu mengasihi kita.

Karena bagi hidup kita, Kristus adalah segalanya. Amin

Doa Penutup

Bapa terima kasih atas segala berkat yang kami terima daripadaMu. Kami boleh hidup dan menikmati segala anugerah yang engkau sediakan bagi kami. Dengan kesadaran kami, kami menyadari bahwa kami sering lemah dan tidak berdaya untuk menghadapi segala tantangan dan pergumulan di dalam hidup Kami. Kami membutuhkan Engkau, disetiap detik hidup kami. Tolong kami dan kasihani kami! Dalam nama Yesus Kristus. Kami berdoa, Amin.

 

Pdt. Febri Setiadi Hutapea, S.Th

Fungsional di Kantor Sekretariat Departemen Koinonia HKBP

Kantor Pusat HKBP, Pearaja-Tarutung

Renungan Harian Jumat, 13 Februari 2026

 

Doa Pembuka:

Ya Allah maha pengasih dan pemurah, syukur kami ucapkan untuk penyertaanmu dalam hidup kami sampai saat ini. Alam dan semua isinya patut memuji namaMu yang kudus. Kini kami hendak bersekutu dengan Engkau melalui FirmanMu, kiranya Roh Kudus menuntun kami menerimanya. Amin

Ayat Renungan untuk kita hari ini tertulis dalam: Mazmur 46:2

“Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan dan sangat terbukti.” Demikian Firman Tuhan.

Bapak Ibu jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, kita semua pasti pernah mengalami guncangan hidup. Dalam menjalani hidup ini ada hal-hal yang bisa membuat kita merasa terpuruk dan benar-benar membutuhkan perlindungan atau pertolongan karna itulah dikatakan bahwa dunia kita adalah dunia yang bergoncang.  Ditengah keadaan yang demikian, dunia sering sekali menawarkan perlindungan dalam berbagai bentuk namun apakah perlindungan yang ditawarkan itu cukup membuat kita merasa aman?

Saudara yang terkasih, melalui nats renungan ini mari kita lihat siapa Allah ditengah hidup pemazmur. Mazmur 64 ini di tulis ketika bangsa Israel dikepung oleh tentara Asyur yang sangat kuat. Secara logika, melihat perbandingan jumlah dan kekuatanya maka bangsa Israel akan hancur. Namun ditengah keadaan itu mereka menuliskan sebuah lagu tentang kemenangan dan mengandung arti yang penuh harapan, itulah ayat renungan kita hari ini.

Pemazmur melihat bahwa Allah itu sebagai tempat perlindungan yang digambarkan dengan sebuah benteng ditempat tinggi yang tidak bisa dijangkau oleh musuh. Dan Ia juga adalah kekuatan bagi orang Israel. Kata kekuatan berasal dari bahasa Ibrani yaitu “Oz” yang berarti “energi yang terus bertahan meskipun  terasa berat”. Tidak hanya memakai dua kata tadi, tetapi pemazmur juga lebih menekankan Allah itu sebagai penolong dalam kesesakan dan itu sangat terbukti. Kata “sangat terbukti” menjadi bagian yang paling menguatkan dalam nats ini. Pemazmur telah melihat bagaimana keterlibatan Allah dalam perjalanan hidup nenek moyang bangsa Israel yang tetap setia menolong mereka.

Bapak ibu yang terkasih, ayat ini juga menginspirasi Marthin Luther pada masa reformasi Protestan untuk menuliskan sebuah lagu yang sangat terkenal yang berjudul “Allahmu Benteng Yang Teguh”.  Dalam lagu ini ia menggambarkan esensi Allah ditengah dunia yang kacau, Dia adalah yang tak tergoyahkan. Allah yang digambarkan pemazmur dan Allah yang digambarkan oleh Marthin Luther adalah Allah yang sama yang menjadi tempat perlindungan, sumber kekuatan dan penolong yang sangat terbukti. Dialah Allah yang kita kenal.

Bapak ibu yang terkasih, mungkin saat ini kita sedang mengalami situasi yang yang kurang baik dan kita sedang membutuhkan pertolongan. Benar bahwa dunia menawarkan perlindungan tetapi apakah itu mampu membawa kita keluar dari kesesakan? Ingatlah, dalam keadaan yang penuh kesesakan datanglah kepada penolong yang sudah terbukti, yaitu Allah. Dia adalah tempat perlindungan, kekuatan dan penolong yang sangat siap dan sangat dekat kepada kita. Tuhan tidak menjanjikan bahwa kita tidak akan menghadapi badai kehidupan tetapi Ia menjanjikan bahwa di dalam badai Dialah benteng yang tidak akan pernah goyah, maka datanglah kepadaNya. Amin.

Doa Penutup

“Ya allah, kami sangat bersyukur bahwa Engkau adalah Allah yang sangat dekat dengan kami. Engkau adalah benteng perlindungan dan juga kekuatan kami. Jika saat ini diantara jemaatmu sedang mengalami kesesakan, ingatkan kami bahwa Engkaulah satu-satunya tempat perlindungan kami. Ingatkan kami untuk selalu datang berlindung kepadaMu. Kami juga memohon agar disetiap waktu yang kau izinkan kami jalani, Engkau menyertai, Engkau menuntun, supaya seluruh hidup kami ini berkenan dihadapanMu dan menjadi kemuliaan bagiMu. Dalam nama AnakMu Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

HKBP Channel

Video Terkait Lainnya

7 Videos
Scroll to Top