HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN
TANGERANG (12/2) – HKBP Distrik XXI Banten menyelenggarakan ibadah Syukuran Awal Tahun (Bona Taon) sekaligus peluncuran resmi Orientasi Pelayanan HKBP 2026: Tahun Transformasi. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pelayan dan perwakilan jemaat dari seluruh wilayah Banten. Dalam peluncuran tersebut, Praeses menekankan pentingnya pembaruan hati dan sistem pelayanan agar gereja semakin berdampak di tengah tantangan zaman. Momentum ini menjadi tonggak awal bagi seluruh jemaat Distrik XXI untuk bersinergi mewujudkan visi transformasi pusat melalui program-program kreatif yang menyentuh jemaat secara langsung demi kemuliaan Tuhan.
BALIKPAPAN (12/2) – Persekutuan Parompuan HKBP Distrik XXVII Borneo menggelar Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 di HKBP Ephipanias, Resort Balikpapan Utara. Mengusung tema “Perempuan Berhikmat Membangun Keluarga dalam Iman,” kegiatan ini bertujuan membekali kaum perempuan agar menjadi pilar rohani yang kokoh dalam rumah tangga. Ibadah syukur ini dihadiri oleh utusan perempuan dari berbagai jemaat di wilayah Borneo. Melalui pertemuan ini, diharapkan kaum perempuan Distrik XXVII semakin bersinergi dan berhikmat dalam menjalankan peran mereka, sejalan dengan visi transformasi gereja untuk memperkuat pengajaran iman di tengah keluarga sebagai fondasi pelayanan yang lebih luas.
HUTANABOLON (12/2) – Kabar duka menyelimuti jemaat HKBP Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah. Melalui informasi yang diterima Emeritus Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, banjir kembali menerjang wilayah tersebut pada dini hari tadi. Bencana ini berdampak langsung pada gedung gereja dan rumah dinas pendeta resort yang baru saja selesai diperbaiki pascabanjir bandang November 2025 lalu. Meski sebelumnya telah dibangun tanggul tinggi dengan alat berat, debit air yang besar tetap meluap ke pemukiman. Segenap pimpinan dan keluarga besar HKBP mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon kekuatan bagi masyarakat setempat serta perlindungan Tuhan di tengah ancaman cuaca ekstrem.
MEDAN (11/2) – Ephorus HKBP menerima apresiasi mendalam dari Ibu Luminta Manullang, SKM, MM, Pembina Yayasan Senior Power Medan, dalam sebuah pertemuan penuh kekeluargaan. Tokoh perempuan yang sukses memajukan dunia pendidikan hingga tingkat universitas ini menyampaikan dengke sititio dohot simudurudur sebagai simbol doa dan syukur atas dedikasi pelayanan pimpinan HKBP. Ephorus mengenang kesetiaan Ibu Luminta dalam pelayanan yang berakar pada doa dan kepedulian sosial. Pertemuan ini menegaskan kuatnya ikatan spiritual antara pimpinan gereja dan jemaat. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas perjuangan panjang pelayanan HKBP yang dijalani dengan iman, kerja keras, dan penyertaan Tuhan bagi sesama.
PEARAJA (11/2) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th., mengumumkan Upaya pembenahan media digital HKBP. Pada Februari 2026, akun resmi HKBP di berbagai platform media sosial seperti Google, YouTube, Meta, hingga TikTok telah resmi memperoleh status verified. Sekjen mengimbau jemaat yang mengelola akun dengan nama HKBP untuk segera melapor melalui email resmi admin@hkbp.or.id. Hal ini bertujuan mencegah pencatutan merek di tempat yang tidak patut serta memastikan kehadiran digital HKBP tetap menjadi sarana pemberitaan Kabar Baik yang tertib dan kredibel di dunia maya. Sekjen HKBP juga menegaskan semua upaya tersebut dilakukan untuk penertiban kehadiran merk/logo HKBP di dunia digital.
SOSOR GONTING (11/2) – Parhalado HKBP Resort Sosor Gonting menggelar ibadah Syukuran Awal Tahun (Bona Taon) bersama keluarga di Gedung Sekolah Minggu. Dipimpin oleh Pendeta Resort, Pdt. Ronald Sihotang, kegiatan ini menjadi momentum penguatan pelayanan bagi seluruh pelayan gereja dan keluarga mereka di awal tahun 2026. Ibadah ini didasari nats 5 Musa 6:7-9 yang selaras dengan tema Orientasi Pelayanan HKBP 2026: “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga.” Melalui pembekalan ini, Parhalado diharapkan semakin semangat dan setia dalam melayani, serta mampu menjadikan keluarga sebagai pusat pengajaran iman yang berdampak bagi jemaat dan lingkungan sekitar demi kemuliaan nama Tuhan.
AMBARITA (11/2) – HKBP Ambarita menyelenggarakan Rapat Huria tahun 2026 untuk menetapkan Rencana Program Kerja dan Anggaran yang selaras dengan Orientasi Pelayanan: “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Ibadah dan rapat ini mengangkat tema “Berubahlah oleh Pembaharuan Budimu” (Roma 12:2b) dengan semangat memperbaharui janji, karakter, dan kultur pelayanan agar HKBP menjadi berkat bagi dunia.
BINJAI (11/2) – Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat, Pdt. Hotler Lumbantoruan, MM, memimpin rapat taktis bersama Panitia Inti Tahun Transformasi 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan detail pelaksanaan setiap program kerja distrik agar berjalan lebih efektif dan terukur. Melalui sinergi dan koordinasi intensif, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan tetap selaras dengan visi transformasi pusat demi pertumbuhan iman jemaat di wilayah Binjai dan Langkat. Praeses menekankan pentingnya komitmen dan doa dalam setiap tahapan agar program yang direncanakan mampu memberikan dampak nyata bagi pelayanan serta kemuliaan nama Tuhan.
BEKASI (11/2) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., memimpin rapat Majelis Pekerja Sinode Distrik (MPSD) di Kantor Distrik Bekasi. Pertemuan strategis ini menyepakati agenda verifikasi pelayanan 2025, pembinaan perbendaharaan, serta pemberangkatan Resort Marsada Gunung Putri ke Distrik XXVIII Deboskab. Selain itu, Pdt. Kotler Siagian resmi ditetapkan sebagai anggota MPSD baru menggantikan Pdt. Sunggul Sihombing. Rapat juga membahas aksi sosial Tim Tanggap Bencana (TaBe) bagi korban banjir dan program lowongan kerja melalui Yayasan Distrik. Sebagai bagian dari Tahun Transformasi 2026, Distrik akan menggelar Training of Trainers (ToT) Guru Sekolah Minggu pada 7 Maret mendatang.
BEKASI (11/2) – Menjelang 250 hari perayaan Jubileum 165 Tahun HKBP, Praeses Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., menerima audiensi Panitia Pusat di Kantor Distrik Bekasi. Ketua Harian Panitia, St. Dr. Ir. Martuama Saragi, memaparkan kesiapan Ibadah Raya yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertemuan ini menyepakati penyelenggaraan Konser Road to 165 di Bekasi pada 18 April 2026 sebagai sarana sosialisasi dan penggalangan dana. Panitia Tahun Transformasi Distrik XIX Bekasi menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kesuksesan konser tersebut demi menyongsong perayaan agung hari jadi HKBP.
BEKASI (11/2) – Mengimplementasikan semangat Galatia 6:2, Tim Tanggap Bencana (TaBe) HKBP Distrik XIX Bekasi melaksanakan aksi peduli bagi korban banjir pada Rabu kemarin. Atas arahan Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., tim yang dipimpin Ir. Ruben Haloho menyalurkan bantuan kepada 122 KK jemaat yang terdampak. Bantuan tersebut menyasar jemaat di tiga gereja, yakni HKBP Resort Marsada Cibitung (43 KK), HKBP Cikarang Kota (62 KK), dan HKBP Graha Prima (17 KK). Wujud pelayanan bidang diakonia ini diharapkan dapat meringankan beban jemaat dan menjadi bukti nyata kehadiran gereja dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana.
RIAU (11/2) – Dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-165, HKBP Distrik XXX Riau Pesisir menggelar Lomba Cipta Lagu bertema Visi-Misi HKBP dan Tahun Transformasi 2025–2028. Perlombaan ini terbuka bagi warga jemaat dan pelayan tahbisan di wilayah Distrik XXX, dengan persyaratan lagu harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, serta disusun dalam komposisi empat suara (SATB) lengkap dengan notasi. Karya pemenang utama nantinya akan dijadikan lagu wajib pada ajang Gemende Festival Choir. Panitia menetapkan batas akhir pengiriman naskah melalui email pada 1 April 2026, dengan total hadiah mencapai Rp7 juta. Inisiatif ini diharapkan mampu menggali potensi kreatif jemaat sekaligus memperkaya literatur musik gerejawi HKBP dalam menyongsong usia ke-165 tahun.
SIDIKALANG (11/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, mengunjungi lebih dari 100 siswa SMK HKBP Sidikalang yang dirawat di dua rumah sakit akibat dugaan keracunan makanan. Didampingi Praeses Distrik VI Dairi, tim Yayasan Kesehatan, dan Yayasan Pendidikan HKBP, kunjungan ini bertujuan memberikan penguatan serta memastikan penanganan medis berjalan optimal. Meski kondisi sebagian besar siswa mulai membaik, beberapa masih mengeluhkan mulas dan pusing. Kadep Diakonia bersama jajaran pelayan mendoakan agar seluruh siswa segera pulih dan dapat kembali bersekolah. Kehadiran pimpinan HKBP ini menegaskan kepedulian gereja terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga pendidikan di lingkungan HKBP.
MEDAN (11/2) – Rangkaian pertemuan Asia Regional Assembly (AsRA) UEM resmi berakhir dengan ibadah penutupan khidmat di HKBP Pardamean, Medan. Ibadah yang menjadi puncak persekutuan lintas negara ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, dan diisi dengan sakramen Perjamuan Kudus sebagai simbol persatuan dalam tubuh Kristus. Ibadah ini meneguhkan kembali komitmen para delegasi dari berbagai negara untuk membawa semangat Missio Dei ke tempat pelayanan masing-masing. Melalui kebersamaan di meja perjamuan, para utusan gereja-gereja anggota UEM diajak untuk terus menjalin solidaritas global dan menjadi saksi kasih Allah yang inklusif di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
MEDAN (11/2) – Ephorus HKBP secara resmi menutup pertemuan Asia Regional Assembly (AsRA) UEM di Medan. Sebagai tuan rumah, Ephorus menyampaikan apresiasi atas semangat persatuan delegasi dari Asia, Afrika, dan Eropa dalam menghadapi tantangan global. Beliau menekankan bahwa gereja adalah milik Allah (Missio Dei), di mana manusia hanya diundang untuk mengambil bagian dalam misi-Nya yang utuh dan menyeluruh. Ephorus juga menggarisbawahi pentingnya peran generasi muda sebagai subjek pelayanan hari ini. Beliau mengajak seluruh gereja anggota UEM untuk terus memperkuat solidaritas lintas bangsa dan budaya demi menghadirkan pengharapan serta pemulihan martabat manusia di tengah berbagai krisis dunia.
TARUTUNG (11/2) – Ephorus HKBP menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah kesehatan yang menimpa ratusan siswa SMK HKBP Sidikalang. Berdasarkan koordinasi langsung dengan Praeses HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Riedel Sihotang, para siswa saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan kesehatan yang diduga terjadi pasca-mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Ephorus mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon pemulihan bagi para siswa. Beliau berharap Tuhan menyertai tenaga medis sebagai perpanjangan tangan-Nya agar anak-anak didik segera sembuh. Kejadian ini menjadi perhatian serius pimpinan HKBP dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan gereja.
TARUTUNG (10/2) – Ephorus HKBP melalui akun media sosialnya, menekankan pentingnya kualitas komunikasi yang bersumber dari kedalaman kasih dalam hati. Beliau menyampaikan bahwa diksi, ekspresi, dan intonasi bukan sekadar teknik berbicara, melainkan cermin isi batin dan bahasa jiwa. Kasih yang matang akan melahirkan kata-kata yang membangun, wajah yang teduh, serta nada suara yang menenangkan bagi sesama. Pesan ini mengajak seluruh jemaat dan pelayan untuk memeriksa kadar kasih sebelum berkomunikasi. Komunikasi yang benar harus menjadi saluran kasih Tuhan, sehingga setiap interaksi terasa sebagai berkat yang memulihkan, bukan beban yang melukai. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan persekutuan yang penuh kasih di lingkungan gereja.
BEKASI (10/2) – Perwakilan HKBP Perum Grand Cikarang Village menghadiri mediasi bersama Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Gedung Bupati Bekasi guna menjamin kebebasan beribadah. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya melawan intoleransi dan memastikan setiap warga berhak beribadah dengan tenang. Sebagai solusi sementara untuk menjaga kondusivitas wilayah, disepakati bahwa pelaksanaan ibadah HKBP akan dialihkan ke hotel setempat. Langkah ini diambil sambil pemerintah bersama tokoh lintas agama membantu mencari lokasi ibadah yang permanen dan aman. Upaya dialog ini diharapkan memperkuat kerukunan serta harmoni sosial bagi jemaat HKBP di Kabupaten Bekasi.
CIKARANG (10/2) – Persekutuan Parompuan HKBP Distrik XIX Bekasi (PPD) menggelar Ibadah Syukur Awal Tahun di Gedung Graha Tiara, Cikarang. Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., dalam khotbahnya yang berdasar pada Keluaran 13:21, menekankan bahwa Tuhan senantiasa menuntun dan membingkai kehidupan kaum perempuan dengan kasih-Nya sepanjang tahun 2026. Ketua PPD, Ny. St. RZ Simanjuntak br. Sianipar, turut mengajak seluruh anggota untuk menjaga solidaritas dan tetap berpengharapan. Acara yang dihadiri jajaran pimpinan distrik ini berlangsung meriah dengan sesi hiburan dan pembagian doorprize, mempererat kebersamaan kaum perempuan dalam mengawali tahun pelayanan yang baru.
BEKASI (10/2) – Kabid Koinonia, Pdt. Sarma Siregar, S.Th., mewakili Praeses Distrik XIX Bekasi memimpin rapat perdana Persekutuan Lansia Distrik (PLD) di Kantor Distrik Bekasi. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini fokus pada penyusunan dan penjadwalan program kerja tahunan sepanjang 2026 agar pelayanan bagi lansia semakin terarah dan berdampak. Ibadah pembuka mengawali pertemuan yang berlangsung penuh sukacita, yang juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun ke-74 Amang E. Napitupulu, Ketua Lansia HKBP Pejuang. Pertemuan ini menegaskan komitmen Distrik Bekasi dalam mempererat persekutuan dan memfasilitasi peran aktif warga lansia dalam pelayanan gereja.
PEARAJA (10/2) – Kantor Pusat HKBP menerima kunjungan BTN yang diwakili Bapak Herbert Sianipar untuk mensosialisasikan program kemitraan strategis “Horas! HKBP”. Dalam pertemuan di Ruang Ibadah Pearaja, diluncurkan tabungan khusus dan kartu ATM berdesain eksklusif HUT ke-165 HKBP. Program ini menawarkan berbagai keuntungan bagi jemaat, seperti biaya administrasi ringan, cashback biaya transfer, hingga reward perjalanan ke Holy Land. Selain layanan perbankan, BTN memaparkan program KPR bersubsidi pemerintah di wilayah Silangit dan Laguboti melalui platform BTN Properti. Kolaborasi ini diharapkan mempermudah warga HKBP dalam mengakses hunian layak serta memperkuat kemandirian ekonomi jemaat melalui fasilitas perbankan yang efisien dan modern.
TANAH JAWA (10/2) – Menyongsong masa Prapaskah 2026, para Pelayan Penuh Waktu HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa menggelar diskusi mendalam mengenai Teologi Liturgi di HKBP Ressort Panombean Siursa. Kegiatan yang dihadiri oleh Pdt. Dr. Tumpal Samuel Silitonga, Dosen STT HKBP, ini memfokuskan pembahasan pada pemaknaan masa penderitaan Tuhan Yesus yang akan dimulai pada Minggu Invocavit, 22 Februari mendatang. Praeses HKBP Distrik XXIV menyambut hangat kolaborasi akademis dan praktis ini guna memperkuat pemahaman liturgis para pelayan. Diskusi strategis ini diharapkan dapat mempersiapkan jemaat dalam menghayati makna pengorbanan Kristus melalui pelayanan liturgi yang lebih teologis dan menyentuh batin selama masa Prapaskah di seluruh distrik.
DOLOKSANGGUL (10/2) – HKBP Distrik III Humbang menyelenggarakan Syukuran Awal Tahun 2026 di halaman kantor distrik. Ibadah dipimpin oleh Kadep Diakonia, Pdt. Eldarton Simbolon sebagai pengkhotbah, didampingi Praeses Pdt. Robinsarhot Lumbangaol sebagai liturgis. Sebagai aksi nyata kepedulian lingkungan, acara dilanjutkan dengan pembagian 250 bibit pohon berbuah oleh Departemen Diakonia HKBP. Bibit tersebut didistribusikan untuk ditanam di seluruh kompleks gereja di wilayah Distrik III Humbang. Program ini menegaskan komitmen gereja dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat solidaritas jemaat melalui gerakan penghijauan yang berdampak manfaat bagi masa depan.
PALEMBANG (9/2) – HKBP Distrik XV Sumbagsel menggelar ibadah syukur dan pesta Bona Taon 2026 di HKBP Sukamaju. Dipimpin oleh Praeses Pdt. Victor Singal Silalahi, S.Th., M.M., kegiatan ini dirangkai dengan pelantikan panitia serta launching Tahun Transformasi HKBP bertema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Selain penguatan spiritual, acara dimeriahkan dengan perayaan ulang tahun ke-76 Bank Tabungan Negara (BTN) yang turut mempersembahkan berbagai doorprize. Perpaduan tradisi manortori dan sukacita kebersamaan ini menegaskan komitmen distrik untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan keluarga, sekaligus mempererat kemitraan strategis dengan berbagai instansi demi kesejahteraan jemaat sepanjang tahun 2026.
BANDAR LAMPUNG (9/2) – Panitia Tahun Transformasi HKBP Distrik XXXII Lampung menggelar rapat perdana di HKBP Tanjung Karang yang dipimpin oleh Ketua Umum Donald Harris Sihotang dan dibuka Praeses Pdt. Mauli H. Aritonang. Rapat ini menetapkan agenda strategis, termasuk Pembinaan Parhalado pada 30 Maret mendatang di HKBP Kedaton yang dijadwalkan menghadirkan Ephorus HKBP sebagai pemateri utama. Program kerja lainnya mencakup Pembekalan Guru Sekolah Minggu di HKBP Metro serta Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran pada Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat tata kelola pelayanan dan pengajaran iman di tingkat keluarga, sejalan dengan orientasi Tahun Transformasi HKBP di era digital.
TARUTUNG (9/2) – Ephorus HKBP memberikan apresiasi mendalam atas keteguhan hati para korban bencana ekologis di tiga provinsi yang tetap mengedepankan kesabaran tanpa kekerasan. Beliau menegaskan bahwa keluhuran sikap jemaat harus dijaga melalui perhatian berkelanjutan dan bantuan nyata dari gereja serta pemerintah. Ephorus juga menekankan pentingnya keadilan ekologis dengan mendesak penghentian kebijakan yang merusak alam. Pencabutan izin lahan diharapkan menjadi momentum awal reboisasi untuk memulihkan ekosistem. Bersama Satgas PKH, HKBP berkomitmen mengawal pemulihan ini guna memastikan masa depan masyarakat terdampak kembali produktif dan terlindungi dari ancaman bencana serupa di masa depan.
BEKASI (9/2) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., menerima audiensi Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Resort Jatimurni. Ketua Panitia, Dr. Tiopan Br. Sipahutar, memaparkan rencana pembangunan gedung tiga lantai multifungsi yang menelan anggaran Rp4 miliar. Fasilitas ini nantinya akan mencakup ruang sekolah minggu, area parkir, hingga pusat olahraga. Peletakan batu pertama dijadwalkan pada 14 April 2026, yang akan diikuti dengan Malam Dana pada 1 Mei 2026 di Hotel Travello, Bekasi, dengan rencana kehadiran Sekretaris Jenderal HKBP. Praeses mengapresiasi inisiatif ini dan mengimbau jemaat untuk tetap bersinergi serta mengandalkan Tuhan dalam mewujudkan sarana pelayanan bagi generasi muda tersebut.
TEBING TINGGI (9/2) – STT HKBP Pematangsiantar resmi memperkuat kolaborasi pelayanan dengan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli melalui penandatanganan MoU dan PKS. Kesepakatan ini dilakukan oleh Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, dan Praeses Pdt. Arthur M. Sitorus dalam rangkaian Ibadah Bona Taon distrik. Sinergi ini bertujuan mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi ke dalam pelayanan gerejawi melalui pembinaan teologis, penguatan kapasitas pelayan, serta pendampingan diakonia pastoral. Melalui keterlibatan dosen STT HKBP, kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih relevan dan transformatif bagi jemaat di wilayah Tebing Tinggi Deli sesuai tantangan zaman.
MEDAN (12/2) – Emeritus Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, mengajak jemaat mendoakan Pdt. Jurcelyn B. Astudillo dari UCCP (Filipina) yang baru saja dilantik sebagai Pimpinan Kantor UEM Regional Asia di Pematangsiantar. Pelantikan dilaksanakan pada ibadah pembukaan Sidang Raya UEM di HKBP Pardamean, Medan. Pdt. Juce akan berkolaborasi dengan Ephorus GKPS, Pdt. Dr. J.C. Saragih, untuk mempersiapkan perayaan HUT ke-30 UEM pada 20 Juni 2026 mendatang. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi UEM sebagai wadah internasional dalam memperkuat pemberitaan Injil secara holistik, melanjutkan warisan misi yang kini ditopang secara mandiri oleh seluruh gereja anggota di Asia, Afrika, dan Eropa.
BEKASI (8/2) – Panitia Tahun Transformasi 2026 HKBP Distrik XIX Bekasi menggelar rapat perdana di Gedung Serba Guna HKBP Jatiasih. Rapat yang dihadiri Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., dan dipimpin Ketua Umum Ir. Tardas Sihombing, M.M., ini bertujuan mematangkan rangkaian program kerja setahun ke depan guna mengimplementasikan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Fokus utama kepanitiaan tahun ini mencakup pengembangan pelayanan pemuda-pemudi serta penguatan kepedulian terhadap pos-pos pelayanan di wilayah Bekasi. Melalui koordinasi ini, panitia optimistis seluruh program transformasi akan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan spiritual jemaat serta kelancaran orientasi pelayanan HKBP sepanjang tahun 2026.
JAKARTA (8/2) – Merayakan ulang tahun ke-60, HKBP Srengseng Sawah resmi memulai pembangunan gedung gereja masa depan yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Gedung baru ini dirancang memiliki empat lantai, dengan lantai dasar difungsikan sebagai area parkir untuk meningkatkan kenyamanan jemaat. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pendeta Ressort, serta perwakilan panitia pembangunan dan seluruh kategorial, mulai dari Ama, Ina, hingga Sekolah Minggu. Momentum bersejarah ini menjadi simbol kesatuan hati seluruh jemaat dalam mendukung pembangunan fisik dan spiritual, sembari memohon kasih serta penyertaan Tuhan agar rencana mulia ini berjalan lancar demi kemuliaan-Nya.
SIDAMANIK (8/2) – HKBP Sarimatondang Resort Bethesda menggelar Rapat Huria sebagai bentuk penunaian panggilan gereja dalam melayani jemaat dan dunia. Pertemuan ini menekankan pesan penting bagi seluruh jemaat dan pelayan untuk berani keluar dari “zona nyaman” demi merespons panggilan Tuhan secara lebih nyata dan relevan. Melalui rapat ini, gereja berkomitmen memperkuat perannya sebagai saluran berkat bagi sesama. Semangat transformasi yang diusung mengajak setiap elemen gereja untuk tunduk dan patuh pada tuntunan-Nya, memastikan bahwa kehadiran HKBP Sarimatondang tidak hanya dirasakan secara internal, tetapi juga membawa dampak positif dan perubahan bagi lingkungan sekitar di wilayah Sidamanik.
MEDAN (8/2) – HKBP Bethania Resort Medan Sunggal sukses menyelenggarakan Rapat Huria guna mematangkan konsep program pelayanan tahun 2026. Pertemuan strategis ini menetapkan fokus utama pada tema “Transformasi Pertumbuhan Iman di Tengah-Tengah Keluarga”, yang menekankan penguatan spiritualitas jemaat mulai dari unit terkecil di rumah tangga. Rapat ini menghasilkan berbagai rancangan kegiatan yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman melalui pendekatan pastoral keluarga. Seluruh pelayan dan jemaat diajak bersinergi dalam mewujudkan transformasi nyata, agar setiap rumah tangga di HKBP Bethania menjadi basis pertumbuhan iman yang kokoh dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar sepanjang tahun pelayanan 2026.
SINGKAWANG (8/2) – Jemaat HKBP Singkawang menggelar ibadah pelantikan Panitia Pesta Huria Tahun 2026 sebagai langkah awal persiapan pesta kebersamaan jemaat. Struktur kepanitiaan yang resmi dilantik terdiri dari B. Purba (Ketua), R. Saragih (Sekretaris), dan Ny. St. J. Silalahi (Bendahara). Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dengan harapan agar seluruh panitia yang terpilih dapat bekerja dengan penuh hikmat dan kesetiaan. Fokus utama kepanitiaan adalah menggalang kebersamaan seluruh elemen jemaat guna menyukseskan rangkaian pesta tahunan, sekaligus menjadi sarana pelayanan yang mempererat relasi persaudaraan demi kemuliaan nama Tuhan di lingkungan HKBP Singkawang.
SELAYANG (8/2) – HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat menggelar Syukuran Awal Tahun sekaligus Launching Tahun Transformasi 2026 di HKBP Selayang. Acara diawali prosesi yang dihadiri Sekjen HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., dan Praeses Pdt. Hotler Lumbantoruan, M.M. Dalam khotbahnya (Ulangan 6:4), Sekjen menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang utama penanaman nilai iman. Momen penting ditandai dengan pelantikan Panitia Tahun Transformasi yang diketuai St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd., M.M., serta pemukulan tagading sebagai simbol dimulainya orientasi pelayanan 2026. Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat dan pemerintah ini mempertegas komitmen HKBP dalam memperkuat fondasi iman jemaat di tingkat keluarga.
RIAU (8/2) – HKBP Maduma Ressort Agape Pangkalan Kerinci, Distrik XXII Riau, menggelar Syukuran Bona Taon sekaligus launching Tahun Transformasi 2026 pada Minggu Sexagesima. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min. Mengusung tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”, kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pusat transformasi spiritual jemaat. Perayaan berlangsung khidmat, mempererat kebersamaan seluruh jemaat dalam mengawali tahun pelayanan. Melalui momentum ini, HKBP Maduma berkomitmen memperkuat fondasi iman sejak dini demi mewujudkan jemaat yang berdampak bagi sesama.
TOBA (8/2) – Mempererat tali persaudaraan antarjemaat, Koor Ama HKBP Situmeang Habinsaran melaksanakan kunjungan gerejawi ke HKBP Longat, Resort Hinalang Silalahi, Distrik XI Toba Hasundutan pada Minggu Sexagesima. Kunjungan ini bertepatan dengan topik minggu “Diberkati untuk Menjadi Berkat” (Dipasupasu asa gabe pasupasu). Dalam ibadah tersebut, Koor Ama Situmeang Habinsaran turut mempersembahkan pujian sebagai wujud syukur dan pelayanan. Kehadiran persekutuan bapak ini disambut hangat oleh jemaat HKBP Longat, menciptakan suasana persekutuan yang hidup. Aksi ini diharapkan memperkokoh semangat transformasi pelayanan dan menjadi saluran berkat bagi sesama, serta memuliakan nama Tuhan melalui persekutuan meskipun dalam lingkup yang sederhana.
DAIRI (8/2) – Ibadah Minggu dan Rapat Huria di HKBP Gundaling, Resort Lau Mil, berlangsung khidmat di bawah pimpinan Pendeta Resort, Pdt. Obet Pranto Sinaga, S.Th. Melalui nats Kejadian 12:1-5 bertema “Diberkati Supaya Menjadi Berkat,” Pdt. Obet menekankan tiga poin penting bagi jemaat: ketaatan mutlak pada perintah Tuhan tanpa perhitungan manusia, pemaknaan berkat sebagai penyertaan Tuhan dalam segala situasi, serta dampak ketaatan iman yang membawa berkat bagi orang lain. Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Huria untuk membahas rencana pelayanan jemaat. Pesan ketaatan Abram diharapkan menjadi inspirasi bagi jemaat HKBP Gundaling agar berani keluar dari zona nyaman dan menjadi saluran berkat yang nyata di tengah keluarga maupun masyarakat sekitar.
HUMBANG HASUNDUTAN (8/2) – Praeses HKBP Distrik III Humbang melaksanakan ibadah Minggu bersama jemaat HKBP Panggugunan, Resort Rambe, yang tengah berduka akibat bencana longsor November lalu. Karena gedung gereja rusak berat, ibadah dilaksanakan di kediaman St. H. Manullang. Dalam khotbahnya, Praeses memberikan penguatan bahwa berkat Tuhan senantiasa menyertai orang beriman dan memampukan mereka menjadi berkat bagi dunia meski di tengah kesulitan. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan moril nyata bagi jemaat. Harapan besar terangkum agar gedung gereja HKBP Panggugunan dapat segera dibangun kembali, sehingga jemaat dapat kembali bersekutu dengan layak di rumah Tuhan.
ACEH TENGGARA (8/2) – Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai H. Simanjuntak, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Alur Baning, Resort Maranti. Didampingi Sekretaris Distrik, Pdt. Roni M. Panjaitan, kunjungan ini bertujuan menguatkan iman 43 KK jemaat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Dalam khotbah bertema “Diberkati untuk Menjadi Berkat,” Praeses menekankan pentingnya kesetiaan keluarga dalam bersekutu agar hidup bermanfaat bagi sesama. Selain penguatan rohani, Praeses memantau langsung pembangunan fisik gereja yang telah berdiri sejak 1978 tersebut. Beliau mengimbau jemaat dan pelayan, termasuk Cln. Pdt. Erwin Damanik, untuk menjaga persatuan dan mengandalkan kuasa Tuhan dalam menuntaskan pembangunan demi pertumbuhan iman jemaat di tengah keberagaman denominasi sekitar. Mari kita doakan!
MEDAN (8/2) – Ibadah Minggu di HKBP Pardamean berlangsung penuh sukacita, dipimpin oleh Kepala Departemen Marturia HKBP bersama Pdt. Ramses Manurung. Berlandaskan Kejadian 12:1–5, jemaat diajak meneladani ketaatan Abraham untuk keluar dari zona nyaman demi menjadi saluran berkat bagi sesama. Momen ini sekaligus menandai pembukaan Asia Regional Assembly (ASRA) UEM yang dihadiri delegasi lintas wilayah. Dalam rangkaian acara, Rev. Jurcelyn Astudillo resmi dikukuhkan sebagai Head of UEM Office Pematangsiantar. Sinergi ini mempertegas komitmen HKBP dan mitra internasional dalam memperluas misi pelayanan serta menghadirkan damai sejahtera di tingkat regional Asia.
TARUTUNG (8/2) – HKBP Resort Tarutung mengumumkan hasil Rapat Huria tahun 2026 melalui warta jemaat pada ibadah Minggu. Program strategis yang ditetapkan mencakup penguatan aspek Koinonia bagi seluruh kategori usia, pelayanan Marturia melalui tim doa dan kunjungan pastoral, serta aksi Diakonia sosial untuk membantu korban bencana alam. Selain program kerja, ditekankan pula edukasi mengenai kekudusan ibadah, seperti kedisiplinan waktu dan penonaktifan ponsel saat beribadah, serta penguatan kerja sama oikumenis. Transparansi program ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi jemaat dalam mendukung visi pelayanan gereja sepanjang tahun 2026 di bawah penyertaan Tuhan Yesus Kristus.
PINANGSORI (8/2) – HKBP Pinangsori Resort Pinangsori Habinsaran, Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, sukses menyelenggarakan Rapat Huria tahunan dengan penuh semangat kebersamaan. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Pendeta Ressort, Pdt. Robert Manutur Siahaan, S.Th., guna mengevaluasi pelayanan tahun sebelumnya dan menetapkan arah baru untuk tahun 2026. Rapat tersebut menghasilkan berbagai keputusan penting yang berfokus pada penguatan persekutuan dan peningkatan kualitas pelayanan jemaat di wilayah Habinsaran. Dengan semangat “bersama kita bisa”, para pelayan dan jemaat berkomitmen untuk keluar dari zona nyaman guna menjalankan misi gereja yang lebih berdampak bagi masyarakat luas di tengah tantangan zaman.
TAPTENG (7/2) – HKBP Pusat mengucurkan dana sebesar Rp53.000.000 untuk pembelian gedung gereja baru bagi jemaat HKBP Husor Nauli, Resort Tukka Holbung. Langkah strategis ini dilakukan untuk menggantikan bangunan gereja sebelumnya yang hancur total akibat hanyut terbawa banjir. Gedung yang dibeli tersebut merupakan bekas bangunan milik GBI yang jemaatnya sudah tidak aktif lagi di wilayah tersebut. Bantuan ini menjadi bentuk nyata gerak cepat dan solidaritas HKBP Pusat dalam memulihkan fasilitas ibadah jemaat di daerah terdampak bencana, memastikan pelayanan rohani tetap berjalan meskipun sempat kehilangan tempat peribadatan akibat musibah alam.
TARUTUNG (7/2) – Ephorus HKBP memberikan pesan pastoral mengenai kedewasaan iman dalam menyikapi pujian dan cacian. Beliau menekankan bahwa setiap pujian seharusnya dikembalikan sebagai syukur atas anugerah Tuhan, bukan untuk kesombongan diri. Sebaliknya, cacian tidak boleh merampas sukacita karena nilai diri sejati ditentukan oleh Tuhan, bukan penilaian manusia. Pesan ini mengajak jemaat untuk hidup dalam kejujuran dan kerendahan hati dengan prinsip bahwa segala perbuatan adalah urusan pribadi antara manusia dengan Tuhan. Melalui refleksi di Salib Kasih, jemaat diingatkan untuk tetap fokus memuliakan Tuhan di setiap langkah kehidupan tanpa terombang-ambing oleh suara dunia.
MALANG (7/2) – Apresiasi Tinggi untuk Toleransi Gereja di Harlah 1 Abad NU – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi mendalam atas solidaritas gereja-gereja di sekitar Stadion Gajayana selama acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Ia memuji kerelaan pihak gereja, termasuk Gereja Katedral dan HKBP, yang menyediakan tempat wudhu, ruang salat, hingga konsumsi gratis bagi para jemaah. Apresiasi khusus diberikan atas penyediaan videotron tambahan oleh gereja agar jemaah di luar stadion tetap bisa mengikuti acara. Wahyu menegaskan bahwa dukungan lintas agama ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bukti nyata persaudaraan kuat di Kota Malang yang memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan persatuan NKRI.
PEMATANGSIANTAR (8/2) – Ephorus Pimpin Puncak Jubileum 100 Tahun HKBP Tomuan – Gereja HKBP Resort Tomuan, Pematangsiantar, akan merayakan puncak Jubileum 100 tahun pada Minggu, 8 Februari 2026. Momen bersejarah satu abad ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan. Acara yang dihadiri sekitar 2.000 jemaat ini mengusung tema perdamaian dan kelestarian lingkungan, ditandai dengan aksi penanaman pohon serta pelepasan 100 balon dan burung merpati ke udara. Perayaan ini menjadi kulminasi syukur atas perjalanan iman sejak 1926. Selain ibadah agung, HKBP Tomuan berkomitmen meningkatkan kepedulian ekologi dan mendorong jemaat agar lebih aktif berkontribusi di tengah tantangan teknologi serta pengabdian masyarakat di masa depan.
MALANG (7/2) – Gereja HKBP Malang Buka Pintu bagi Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU MALANG – Wujud toleransi nyata ditunjukkan Gereja HKBP Malang dengan menyediakan fasilitas penuh bagi jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, 7-8 Februari 2026. Gereja ini berfungsi sebagai tempat istirahat sementara, menyediakan 300 kursi, toilet, hingga makanan ringan dan air mineral bagi para jemaah. Pendeta Melva Sitompul menyatakan aksi ini didasari semangat persaudaraan NKRI. Demi kenyamanan jemaah, HKBP Malang bahkan meniadakan ibadah Minggu pagi dan menyesuaikan jadwal ke sore hari. Langkah inspiratif ini membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling mendukung dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Malang.
MEDAN (7/2) – Delegasi HKBP bersama pimpinan gereja mitra se-Asia menghadiri Pre-Assembly ASRA 2026 di Medan. Mengangkat tema “The Beam In Our Eye” (Matius 7:5), Pdt. Dr. Benni Sinaga dalam khotbahnya menekankan penghapusan diskriminasi terhadap perempuan dan kaum marginal agar gereja menjadi persekutuan yang merangkul. Kegiatan yang dihadiri tokoh oikumenis internasional ini dilanjutkan dengan diskusi strategis dalam tiga kelompok: Pra-Sidang Pemuda, Perempuan, dan Rapat Pimpinan Gereja. Sinergi ini bertujuan memperkuat peran gereja dalam menyuarakan kemerdekaan iman dan keadilan bagi sesama, serta memastikan setiap karunia jemaat digunakan sepenuhnya untuk memuliakan Allah.
TARUTUNG (6/2) – Ephorus HKBP mengumumkan pengalokasian dana sebesar satu miliar rupiah untuk beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban bencana ekologis. Dana tersebut merupakan bagian dari total dua belas miliar rupiah donasi jemaat yang dipercayakan melalui HKBP. Penyaluran bantuan ini dikelola oleh Komisi Beasiswa HKBP sebagai wujud nyata kepedulian gereja terhadap masa depan generasi muda yang terdampak musibah. Para Praeses di wilayah terdampak bertanggung jawab penuh dalam pendataan agar bantuan menjangkau sasaran yang tepat. Melalui aksi ini, HKBP mengajak seluruh jemaat terus mendoakan pemulihan para korban serta keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka agar tetap memiliki pengharapan baru di tengah pergumulan.
Berita Terkini HKBP



Renungan Harian HKBP
Renungan Terkini
Renungan Harian, 12 Februari 2026
Efesus 1:4–5
“Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,”
Pengantar
Sering kali kita bertanya: “Siapa saya di mata Allah?” Dunia bisa saja menilai kita dari pencapaian, status, atau popularitas. Namun, Paulus dalam Efesus 1:4–5 mengingatkan bahwa identitas kita jauh lebih dalam daripada sekadar apa yang kita capai. Kita adalah orang-orang yang telah dipilih Allah sejak semula.
Isi Renungan
Berbicara tentang pilihan tentu berangkat dari keputusan, maksud dan tujuan tertentu. Tetapi tidak semua maksud dan tujuan itu berdampak baik. eklegomai berarti “memilih dengan tujuan dan kasih.” Ketika Allah memilih kita, ternyata ia tidak memilih kita secara acak, melainkan dengan maksud kekal: agar kita hidup kudus dan menjadi anak-anak-Nya.
Sebelum dunia ada, Allah sudah menetapkan kita. Ini berarti nilai kita tidak ditentukan oleh dunia, melainkan oleh kasih Allah. Di tengah tekanan zaman yang menuntut kita untuk selalu membuktikan diri, kita boleh beristirahat dalam kepastian bahwa Allah sudah memilih kita.
Pilihan Allah bukan hanya status, tetapi panggilan. Kekudusan berarti hidup berbeda, berintegritas, dan menjadi terang di tengah kegelapan. Dalam konteks masa kini, kekudusan bisa berarti kejujuran di tempat kerja, kesetiaan dalam keluarga, atau keberanian menolak korupsi dan ketidakadilan.
Jelas Paulus menekankan bahwa kita “ditentukan untuk menjadi anak-anak-Nya.” Dalam budaya Romawi, adopsi memberi hak penuh sebagai ahli waris. Demikian juga, kita bukan sekadar tamu di rumah Allah, melainkan anggota keluarga dengan hak istimewa. Di tengah rasa kesepian dan keterasingan yang banyak dialami di masa kini, kebenaran ini meneguhkan bahwa kita memiliki rumah dan identitas di dalam Kristus.
Penutup
Pilihan Allah (eklegomai) adalah dasar iman kita. Kita dipilih bukan untuk hidup biasa-biasa saja, melainkan untuk hidup kudus dan menjadi saksi kasih Kristus. Saat dunia menuntut kita membuktikan diri, kita boleh beristirahat dalam kepastian bahwa Allah sudah memilih dan mengasihi kita sejak semula. Kiranya Tuhan memampukan kita menjalani hidup sebagai umat pilihanNya. Amin.
Pdt. Hasiholan Nababan
Renungan Harian Rabu, 11 Februari 2026
Syalom Selamat pagi bapak / ibu dan saudara / i yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Marilah kita mempersiapkan diri untuk mendengarkan Firman Tuhan dengan bersaat teduh sejenak .
Doa pembukaan
Kita berdoa: Tuhan Yesus, terimakasih atas kasih anugrahMu kepada kami hingga saat ini, sehingga kami dalam keadaan sehat dan bernafas kehidupan. Berikanlah kepada kami ya Tuhan, roh pengertian untuk memahami firmanMu ini dan dapat kami jalankan sesuai dengan firmanMu. Amin.
Yang menjadi nats renungan kita hari ini .Rabu 11 Pebuari 2026 tertulis. Ayub 1:21. Katanya Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku,dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan
Bapak, ibu, saudara/ i yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.Ayub adalah seorang lakilaki dari tanah Us terbilang seorang yang saleh dan jujur, tekun berTuhan menjauhi kejahatan.Nats ini adalah ungkapan Ayub waktu ia mengalami musibah dalam hidupnya.Benar benar suatu penderitaan yang sangat memilukan didalam dirinya. Dalam kurun waktu dalam satu hari semua yang ia punya, mulai dari harta benda, anak , bahkan istrinya sendiri meninggalkan dia seorang diri.dan Ayub juga mengalami sakit penyakit kulit atau kusta/lepra, benar benar memilukan ujian yang datang pada dirinya karena Tuhan sedang menguji dia. Nah, amang, inang seandainya hal ini terjadi pada hidup kita apa kah kita mengutuki Tuhan? Apakah kita tetap mengasihi dan setia kepadaNya sekalipun berat penderitaan kita? Apakah kita bersungutsungut kepadaNya? . Kita harus yakin dibalik penderitaan kesengsaran yang kita alami ada maksud Tuhan yang baik. Semua penderitaan yang kita alami tidak melebihi kekuatan kita, Tuhan sedang menguji kita apakah kita mau tetap percaya serta mencintai Dia sekalipun dalam penderitaan ? Nats ini mengingatkan diri kita, dan memberikan contoh iman sejatih yang tidak bergantung pada berkat materi.Bahkan saat kehilangan segalanya ia tetap memuji nama Tuhan, untuk tetap setia, beribadah dan tidak menyalahkan Tuhan saat menghadapi situasi terpuruk. Amin.
Doa penutup : Terima kasih Tuhan atas firmanmu ini, yang mengingatkan kami selalu untuk setia kepadaMu dikala kami dalam penderitaan dan penderitaan yang kami alami tidak melebihi kekuatan kami . Amin.
Anugrah Tuhan Yesus Kristus dan kasih setia dari Allah bapa serta persekutuan Roh Kudus kiranya menyertai kita sekalia . Ami
Bvr. Cleopatra Sitorus – Kantor biro Zending Siantar
Renungan Harian Senin, 10 Februari 2026
Syalom, bapak/ibu saudara/i dan seluruh jemaat yang terkasih, sebelum kita mendengarkan Firman Tuhan di hari ini, kita berdoa.
Doa Pembuka :
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Amin.
Renungan
Nats Renungan kita pada hari ini tertulis dalam Roma 12:9. Demikian Firman Tuhan.
“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”
Saudari-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, pada masa Rasul Paulus, jemaat Roma hidup di tengah budaya yang penuh kepentingan. Kasih sering dipakai sebagai alat: untuk mendapat posisi, pengaruh, atau keuntungan. Karena itu pada nats ini Paulus tidak memulai dengan teori panjang tentang kasih, tetapi dengan peringatan tegas: kasih yang sejati tidak boleh palsu. Kasih yang pura-pura adalah racun rohani yang dari luar tampak baik, tetapi di dalamnya kosong dan berbahaya.
Saudara-saudari yang terkasih, kondisi seperti ini juga semakin terasa di zaman kita. Kita hidup di era pencitraan dimana senyum mudah dipamerkan, tetapi kejujuran makin sulit ditemukan. Orang bisa tampak rohani, aktif melayani, fasih berbicara tentang kasih, namun hatinya penuh kepentingan, iri hati, dan perhitungan. Kita terbiasa berkata, “Tuhan memberkatimu,” tetapi diam-diam berharap orang lain jatuh. Kita menyebut semua saudara, tetapi hanya mengasihi mereka yang menguntungkan kita.
Roma 12:9 mengajak kita berhenti hidup dalam kepalsuan rohani. Kasih sejati selalu berakar pada kejujuran hati. Yesus tidak pernah mengasihi dengan topeng. Ia tidak mendekati manusia untuk mendapat tepuk tangan, melainkan rela disalahpahami, ditolak, bahkan disalibkan. Kasih-Nya tidak berubah meski tidak berbalas yang menunjukka itulah kasih tanpa pura-pura.
Ayat ini juga mengaitkan kasih dengan tindakan moral sebagai tanggung jawab orang percaya yaitu: menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. Artinya, kasih bukan sekadar perasaan atau kata-kata lembut, tetapi keberanian untuk berkata tidak pada dosa, termasuk dosa kemunafikan dalam diri kita sendiri. Kasih sejati selalu memilih kebenaran, meski itu menyakitkan dan menuntut pengorbanan.
Saudara-saudari, gereja masa depan tidak ditentukan oleh seberapa megah gedungnya atau seberapa canggih pelayanannya, tetapi oleh keikhlasan kasih umatnya. Dunia sudah lelah dengan kepalsuan. Yang mereka cari bukan orang Kristen yang sempurna, tetapi orang percaya yang tulus. Kasih yang mungkin sederhana, tetapi nyata. Kasih yang konsisten, bukan musiman.
Hari ini Tuhan memanggil kita untuk satu hal sederhana namun mahal: mengasihi tanpa topeng. Memulai dari keluarga, dari jemaat, dari cara kita berbicara dan memperlakukan sesama. Kiranya Roh Kudus menolong kita hidup dalam kasih yang murni kasih yang mencerminkan Kristus, hari ini, esok, dan sampai Tuhan datang kembali. Amin.
…
Renungan Harian Senin, 9 Februari 2026
Doa pembuka
Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
Renungan
ESTER 4 : 14
“Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja,
bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain,
dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa.
Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini
engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”.”
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Pernahkah kita merasa hidup kita berjalan biasa saja? Kita bekerja, berkeluarga, beribadah, menjalani hari demi hari sebagai rutinitas. Tidak ada yang terasa istimewa. Namun sering kali, justru di dalam hidup yang terlihat biasa itulah, Tuhan sedang menempatkan kita pada waktu yang penting.
Ester juga berada dalam keadaan seperti itu. Ia sudah menjadi ratu. Hidupnya aman. Masa depannya terjamin. Tetapi di luar istana, bangsanya sedang terancam binasa. Lalu Mordekhai berkata kepadanya: “Sekalipun engkau berdiam diri, pertolongan akan datang dari pihak lain.” Artinya, Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menolong umat-Nya.
Namun Mordekhai melanjutkan dengan kalimat yang lebih dalam: “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.
Kalimat ini mengingatkan kita bahwa hidup, posisi, dan waktu kita sekarang bukanlah kebetulan. Firman Tuhan ini mengajarkan bahwa iman bukan hanya soal percaya kepada Tuhan, tetapi juga soal berani bertanggung jawab ketika Tuhan memanggil. Diam di saat kita seharusnya bertindak bukanlah sikap netral.
Hari ini, kita hidup di tengah dunia yang sering membuat kita memilih aman. Kita melihat ketidakadilan, tetapi diam. Kita tahu yang benar, tetapi ragu untuk bersuara. Bukan karena kita tidak tahu kehendak Tuhan, tetapi karena kita takut kehilangan kenyamanan.
Melalui Ester 4:14, Tuhan mengingatkan kita: Mungkin engkau berada di tempatmu sekarang, di pekerjaanmu, di keluargamu, di gerejamu, bukan hanya untuk menikmati posisi itu, tetapi untuk memakai hidupmu sebagai alat-Nya, dengan berani memilih taat dan melakukan yang benar, meskipun tidak selalu mudah.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.
Iman sejati tidak selalu membawa kita ke tempat yang nyaman, tetapi selalu membawa kita untuk melakukan yang benar. Kiranya kita tidak memilih diam, tetapi berani melangkah dan taat, sebab bisa jadi saat inilah waktu Tuhan memakai hidup kita. Amin.
Doa Penutup
Ya Tuhan Allah Bapa di surga, kami bersyukur atas Firman-Mu yang telah kami dengar. Engkau mengingatkan kami bahwa hidup, waktu, dan posisi kami bukanlah kebetulan, melainkan ada dalam rencana-Mu. Tolong kami, ya Tuhan, agar kami tidak memilih diam, tetapi berani taat dan melakukan yang benar sesuai kehendak-Mu. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi sesama, untuk kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
-CPdt. Johanes Sibarani
Renungan Evangelium Minggu, 8 Februari 2026
Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…
Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu yang Sexagesima diambil dari Kejadian 12 : 1-5. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,
1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.
Bapak/Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Manusia pada umumnya menyukai kepastian. Dalam mengambil keputusan, kita ingin mengetahui arah, tujuan, dan hasil akhirnya. Namun, kehidupan iman sering kali justru dimulai ketika kepastian itu belum kita miliki sepenuhnya. Allah memanggil umat-Nya bukan hanya untuk memahami rencana-Nya, tetapi untuk mempercayai-Nya. Kejadian 12:1–5 menggambarkan dengan jelas bagaimana Allah memulai karya besar-Nya melalui ketaatan seorang Abram. Panggilan ini menjadi dasar perjalanan iman yang bukan hanya mengubah hidup Abram, tetapi juga membawa dampak besar bagi sejarah keselamatan manusia.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Dalam Kejadian 12:1, Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan negerinya, sanak saudara, dan rumah bapanya menuju suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Perintah ini menuntut pengorbanan yang besar. Bagi Abram, tanah kelahiran dan keluarga adalah sumber identitas, keamanan, dan penghidupan. Namun Tuhan memanggil Abram untuk melepaskan semua itu demi mengikuti kehendak-Nya. Yang menarik, Tuhan tidak memberikan penjelasan detail mengenai negeri tujuan Abram. Ia hanya memberikan janji. Tuhan berjanji menjadikan Abram bangsa yang besar, memberkati namanya, serta menjadikannya berkat bagi bangsa-bangsa lain. Ini menunjukkan bahwa rencana Tuhan selalu melampaui pemahaman manusia. Abram dipanggil bukan hanya untuk menerima berkat, tetapi juga untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain.
Respon Abram sangat sederhana namun penuh makna. Ayat 4 mencatat bahwa Abram pergi seperti yang difirmankan Tuhan. Tidak ada catatan tentang keraguan atau penolakan. Ketaatan Abram lahir dari iman kepada Tuhan yang setia. Ia percaya bahwa Tuhan yang memanggilnya juga akan menyertai setiap langkah hidupnya. Abram tidak berjalan sendirian. Ia membawa Sarai, Lot, serta segala miliknya. Ini mengajarkan bahwa perjalanan iman sering kali melibatkan keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Meski perjalanan itu panjang dan penuh tantangan, Tuhan tetap menyertai Abram hingga ia tiba di tanah yang dijanjikan.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Melalui kisah Abram, Kejadian 12:1–5 mengajarkan bahwa iman sejati diwujudkan melalui ketaatan. Tuhan masih memanggil umat-Nya hingga hari ini untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan mempercayakan hidup sepenuhnya kepada-Nya. Mungkin kita tidak selalu memahami rencana Tuhan secara utuh, tetapi kita dapat percaya pada kesetiaan-Nya. Ketika kita memilih taat seperti Abram, Tuhan sanggup memakai hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang dan menggenapi rencana-Nya yang indah. Kiranya renungan ini mendorong kita untuk berani melangkah dalam iman, taat pada panggilan Tuhan, dan setia dalam setiap proses yang Ia izinkan dalam hidup kita.
Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.
-Pdt. Andar Panuturi Sitompul
Renungan Epistel Minggu 8 Februari 2026
Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…
Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Epistel Minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu Sexagesima diambil dari Efesus 1 : 3-10. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,
3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,
6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.
7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Sering kali manusia menilai hidup dari apa yang terlihat: keberhasilan, kegagalan, keadaan ekonomi, atau penerimaan orang lain. Ketika hidup berjalan tidak sesuai harapan, kita mudah merasa kurang diberkati. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa berkat sejati tidak selalu bersifat jasmani, melainkan rohani dan kekal. Dalam Efesus 1:3–10, rasul Paulus mengingatkan jemaat bahwa di dalam Kristus, orang percaya telah menerima berkat yang sangat besar. Bagian ini menolong kita memahami siapa kita di hadapan Allah dan bagaimana hidup kita berada dalam rencana-Nya yang kekal.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Paulus membuka bagian ini dengan pujian kepada Allah yang telah memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam Kristus. Berkat ini bukan hasil usaha manusia, melainkan anugerah Allah semata. Sejak sebelum dunia dijadikan, Allah telah memilih kita di dalam Kristus supaya kita hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan bukanlah kebetulan, tetapi bagian dari rencana Allah yang kekal dan penuh kasih. Selanjutnya, Paulus menegaskan bahwa Allah telah menetapkan kita untuk diangkat menjadi anak-anak-Nya melalui Yesus Kristus. Status sebagai anak Allah memberikan identitas baru bagi orang percaya. Kita tidak lagi hidup dalam ketakutan atau rasa tidak layak, tetapi dalam hubungan yang penuh kasih dengan Bapa. Semua ini dilakukan sesuai dengan kerelaan kehendak Allah dan bertujuan untuk memuliakan kasih karunia-Nya. Dalam ayat 7, Paulus menekankan bahwa di dalam Kristus kita memperoleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa. Pengorbanan Kristus menjadi bukti nyata betapa besar kasih Allah kepada manusia. Anugerah ini diberikan dengan limpah, disertai hikmat dan pengertian, agar kita dapat memahami kehendak Allah dalam hidup kita. Puncaknya, Paulus menjelaskan bahwa Allah menyatakan rahasia kehendak-Nya, yaitu rencana untuk mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus, baik yang di sorga maupun yang di bumi. Ini menunjukkan bahwa hidup orang percaya berada dalam rencana besar Allah yang sedang digenapi melalui Kristus.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Efesus 1:3–10 mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya berakar pada anugerah Allah, bukan pada usaha manusia. Kita dipilih, ditebus, dan diangkat menjadi anak-anak Allah karena kasih-Nya yang besar. Kesadaran ini seharusnya mendorong kita untuk hidup dengan penuh syukur, taat, dan memuliakan Tuhan. Di tengah berbagai pergumulan hidup, kita boleh percaya bahwa hidup kita tidak lepas dari rencana Allah yang kekal dan sempurna. Kiranya firman Tuhan ini meneguhkan iman kita untuk terus hidup dalam terang kasih karunia-Nya dan setia berjalan di dalam Kristus.
Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.
-Pdt. Andar Panuturi Sitompul
