Dumai (2/3) – Menutup rangkaian kunjungan pastoralnya di wilayah Dumai, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., memberikan pembinaan khusus dalam Konven Pelayan Penuh Waktu (Pangula na Gok Tingki) beserta keluarga se-HKBP Distrik XXX Riau Pesisir. Kegiatan yang berlangsung di HKBP Pardomuan Simpang Murini, Resort Maranatha, Bukit Nenas, pada Senin (2/3/2026) ini menyoroti secara tajam pentingnya keselarasan antara panggilan pelayanan dengan fondasi keluarga yang kokoh, serta kerendahan hati untuk terus belajar.
Di hadapan para pelayan dari berbagai resort, Ephorus HKBP menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan gerejawi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan rumah tangga yang sehat. “Pelayan penuh waktu dipanggil bukan hanya untuk melayani jemaat, tetapi juga membangun keluarga yang menjadi teladan. Kekuatan pelayanan lahir dari kehidupan rohani yang sehat dan keluarga yang kokoh,” ujar Ephorus. Ia mengingatkan bahwa di tengah disrupsi sosial, budaya, dan teknologi saat ini, keluarga pelayan gereja harus tampil sebagai sumber dukungan moral dan spiritual yang memperkuat konsistensi panggilan pelayanannya.
Pertemuan ini dirasakan semakin bermakna saat mengamati lokasi konven. Ephorus merefleksikan bahwa gedung gereja HKBP Pardomuan yang berdiri tegak saat ini adalah buah dari penantian panjang, doa yang tak putus-putus, serta kesabaran jemaat dalam menantikan penerimaan dari lingkungan sekitar. Ziarah kesetiaan di tengah realitas sosial yang tidak mudah tersebut menjadi cerminan nyata dari esensi pelayanan.
Berkaca dari hal itu, Ephorus mengajak seluruh pelayan untuk senantiasa menempatkan diri sebagai teachable servant (hamba yang mau diajar). “Pelayanan yang sejati lahir dari kerendahan hati yang mau dibentuk, berani bercermin, tekun membenahi diri, dan dari iman yang senantiasa diperbarui oleh anugerah-Nya. Kita harus menjadi hamba Tuhan yang rendah hati untuk terus belajar,” pesannya memotivasi.
Sesi pembinaan dikemas secara ringan dan interaktif. Melalui ruang dialog terbuka, para peserta saling berbagi pengalaman dan pergumulan pelayanan di wilayah masing-masing, termasuk tantangan menjaga keharmonisan komunikasi keluarga di tengah kesibukan tugas gerejawi.
Praeses HKBP Distrik XXX Riau Pesisir, Pdt. German Butarbutar, merespons positif kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk memperbarui komitmen para Pangula na Gok Tingki. “Kehadiran Ephorus memberikan penguatan moral bagi para pelayan yang sehari-hari berhadapan langsung dengan dinamika jemaat. Terlebih Distrik Riau Pesisir memiliki karakteristik pelayanan yang sangat beragam, dari perkotaan hingga daerah dengan akses terbatas. Soliditas pelayan dan dukungan keluarga adalah kunci menjaga kesinambungan pelayanan,” ungkapnya.
Konven ini sekaligus menjadi perhentian yang penuh sukacita dan menguatkan bagi Ephorus di tengah menempuh perjalanan darat sekitar sepuluh jam kembali menuju Kantor Pusat HKBP di Pearaja, Tarutung. Melalui perjumpaan lintas resort ini, setiap hamba Tuhan di Distrik XXX Riau Pesisir diharapkan pulang dengan komitmen baru untuk menjadi pelayan yang setia, rendah hati, dan terus bertumbuh bersama keluarga tercinta.










