Renungan Harian HKBP Senin, 16 Februari 2026

“Percaya kepada Tuhan dengan segenap hati”

Salam sejahtera bagi saudara sekalian di mana pun berada saat ini. Mari kita persiapkan hati dan pikiran kita untuk mendengarkan Firman Tuhan, Kita Berdoa!

Doa Pembuka: Kami puji Engkau ya Allah kami atas Anugerah dan penyertaan-Mu dalam kehidupan kami hingga saat ini. Sebentar kami akan mendengarkan FirmanMu, tuntunlah kami untuk memahami dan Melakukan Firman-Mu dalam kehidupan kami. Hanya di Dalam Nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Bapak, Ibu, saudara sekalian yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus…

Firman Tuhan hari ini, Senin, 16 Pebruari 2026 tertulis dalam Amsal 3:5-6:
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada

pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu””.

Jemaat yang dikasihi Kristus…..

Ada syair lagu rohani yang mengatakan “Jalan hidup tak selalu, tanpa kabut yang pekat, namun Kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat”. Lagu ini menyadarkan kita bahwa dalam hidup ini ada banyak tantangan, pergumulan, kesulitan, bahkan rasa kuatir dan rasa takut. Tak henti-henti berbagai tantangan menerpa hidup kita. Tantangan hari ini berbeda dengan tantangan hari esok, beda pula di masa depan. Demikian kenyataan jalan hidup yang kita lalui, tak selalu tanpa kabut yang pekat. Namun kasih Tuhan selalu nyata dalam hidup orang percaya, itulah janji Tuhan. Apakah kita percaya akan janji Tuhan? Apakah kita selalu menantikan kasih Tuhan?

Hal inilah yang diingatkan Firman Tuhan ini. Menjalani hidup tanpa Tuhan ibarat mendaki jalan terjal tanpa alat bantu, yang akhirnya akan jatuh. Tak seorang pun manusia mampu menjalani hidupnya dengan mengandalkan kekuatan dan pengertiannya sendiri. Manusia membutuhkan petunjuk, pengertian dan pertolongan . Bagi orang percaya, Tuhan adalah satu-satunya penolong hidupnya. Dia memberi petunjuk yang mengarahkan jalan hidup kita, dan memberi kekuatan yang memampukan kita menapaki jalan hidup. Walau terkadang kita harus melewati jalan berliku-liku, licin dan terjal, namun Tuhan selalu siap menolong kita, sebab Dia berjalan bersama kita.

Apakah kita percaya akan pertolongan Tuhan? Apakah kita percaya bahwa Tuhan berjalan

bersama kita? Penulis Amsal menegaskan: “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati…” Artinya: Rasa percaya kita kepada Tuhan utuh secara batiniah dan lahiriah, segenap jiwa dan segenap hati, tidak ada keraguan sedikit pun. Bila kita percaya sepenuh hati, maka itu artinya melampaui segala akal kita, maka jangan bersandar pada pengertian kita sendiri. Kita mempercayakan keselamatan hidup kita hanya kepada Tuhan. Dan mengakui Tuhan dalam segala tindakan, perilaku dan perbuatan kita. Bila demikian, maka Tuhan akan meluruskan jalan kita menuju keselamatan abadi.

Oleh sebab itu saudara-saudaraku, marilah kita benar-benar percaya kepada Tuhan dan mengandalkan Dia dalam seluruh kehidupan kita. Walau jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat, namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat. Percayalah, Tuhan akan menolong kita. Selamat menapaki hidup bersama Tuhan. Amin.

 

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan atas Firman-Mu yang menyapa kami saat ini untuk selalu percaya dan tetap mengandalkan Tuhan dalam segala kehidupan kami; dan kami yakin bersama Tuhan segala rencana hidup kami berjalan dengan baik dan kami dimampukan untuk menghadapi hal apapun yang kami lalui dalam perjalanan hidup didunia ini. Bapa di surga. Sepanjang hari ini, dalam segala pekerjaan dan aktivitas kami, kami serahkan hanya kepada Tuhan saja. Dengarlah Doa kami ini Hanya didalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.
Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kasih setia dari Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai kita sekalian hari ini dan selamanya. Amin.

 

Bvr. Sulastri Sitompul- Melayani di Biro Sending HKBP

Scroll to Top