Ephorus HKBP: Keluarga Adalah Altar Pertama Pertumbuhan Iman

Dokumentasi Foto

Dumai (1/3) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menegaskan bahwa transformasi gereja yang hidup harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Ia menyebut keluarga sebagai “altar pertama dan utama” tempat nilai-nilai kasih Allah dipraktikkan secara nyata, bukan sekadar teori. Pesan ini disampaikan pada momen kunjungan pastoral ke HKBP Immanuel Dumai, Distrik Riau Pesisir, pada Sabtu (28/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026).

Di hadapan 2.901 jiwa jemaat, Ephorus mengingatkan bahwa orang tua memegang peran krusial dalam mendidik karakter anak di tengah tantangan zaman. Ia berharap doo, keteladanan, dan kasih menjadi budaya rohani sehari-hari di rumah, bukan hanya menjadi program seremonial di gereja. “Keluarga adalah tempat benih Firman ditaburkan, dirawat, dan dikuatkan,” ujar Pdt. Dr. Victor Tinambunan.

Puncak dari kunjungan pastoral ini adalah pelayanan Ibadah Minggu Reminiscere (1/3/2026) di gedung gereja HKBP Immanuel Dumai, Jalan Pulau Mampu. Ibadah raya ini turut dilayani oleh Praeses HKBP Distrik Riau Pesisir, Pdt. German Butarbutar, yang bertindak sebagai liturgis. Dalam khotbahnya yang berlandaskan Injil Yohanes 3:1-17. Ephorus secara khusus menyoroti ayat 16 sebagai inti pemberitaan Injil. Beliau menegaskan bahwa kasih Allah bukanlah sekadar wacana teologis atau hafalan semata, melainkan tindakan ilahi yang aktif menyelamatkan manusia.

“Kasih Allah adalah kasih yang memberi, kasih yang berkorban, dan kasih yang menyelamatkan. Di dalam Kristus, Allah mendekat kepada manusia, memulihkan relasi yang rusak, serta membuka jalan menuju kehidupan kekal. Kiranya firman yang telah kita hafal ini berakar dalam hati dan berbuah dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Pdt. Dr. Victor Tinambunan di hadapan jemaat yang kini berjumlah 2.901 jiwa tersebut.

Selain ibadah raya, rangkaian kunjungan yang berlangsung sejak Sabut (28/2/2026) ini meliputi:

  • Pembinaan Lintas Generasi: Pertemuan dengan Anak Sekolah Minggu, Remaja, Pemuda, Keluarga Dewasa, hingga Lansia.
  • Refleksi Pelayanan: Diskusi bersama parhalado (pelayan gereja) untuk menyegarkan komitmen pelayanan.

Pendeta HKBP Resort Immanuel Dumai, Pdt. Bedwin Simanjuntak, menyampaikan apresiasi dan menyebut kunjungan Ephorus ini sebagai suntikan moral yang besar. “Kami diingatkan kembali bahwa pelayanan gereja bertumpu pada keluarga. Dari sanalah gereja bertumbuh dan memberi dampak,” tuturnya.

Scroll to Top