"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Banjir di Kalimantan, HKBP Resort Sintang Dua Pekan Tak Laksanakan Ibadah Minggu

Praeses Pdt. Nekson Simanjuntak menginformasikan, gereja HKBP yang paling terkena dampak banjir di Kalimantan adalah HKBP Resort Sintang yang dipimpin oleh Pdt. Masrul Pane. Melalui laman Facebooknya, Pdt. Nekson mengajak masyarakat dan warga HKBP berdoa untuk korban banjir Kalimantan, khususnya untuk HKBP Resort Sintang, yang hingga saat ini sebagian masyarakatnya masih belum bisa menempati rumah. Gereja HKBP Sintang sudah dua pekan tidak dapat melaksanakan peribadahan Minggu.



Kepada Praeses, Pdt. Masrul menyampaikan informasi terkini warga HKBP Resort Sintang yang mengungsi. Para warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing dan HKBP Resort Sintang sendiri belum dapat melaksanakan Ibadah Minggu karena masih tergenang air hingga setinggi satu meter. Lebih lanjut, Praeses Nekson menyampaikan bahwa Pdt. Masrul Pane telah mengorganisir warga untuk mengungsi.



Menyikapi hal tersebut, Praeses Nekson menyampaikan bahwa Distrik XXVIII Deboskab yang menaungi HKBP Resort Sintang telah memantau dan mengorganisir pelayanan Sipirnitondi (Penguatan) dalam rangka meneguhkan ketabahan dan kepercayaan jemaat dalam menghadapi segala musibah.

Informasi terkini banjir Kalimantan yang disampaikan Pdt. Masrul Pane Rabu (17/11/2021), banjir Sintang telah memasuki hari ke 21 dengan kondisi jalan utama menuju gereja masih terendam banjir setinggi setengah meter. Sementara Jalan poros utama Kota Sintang masih terendam banjir. Masyarakat untuk melakukan perjalanan hanya dapat menggunakan transportasi sampan dan mobil truk.



Sementara itu, Gereja HKBP Resort Sintang masih terendam banjir lebih kurang satu meter. Telah direncanakan untuk ibadah pada hari Minggu (21/11/2021), pihak gereja akan meminjam gedung untuk pelaksanaan ibadah Minggu.

Pdt. Masrul menambahkan, saat ini jumlah warga gereja yang terkena dampak banjir serta harus mengungsi, yakni sebanyak 28 KK. Pengungsi menempati rumah-rumah jemaat yang tidak terkena banjir. HKBP Resort Sintang saat ini telah menyalurkan bantuan sembako secara bertahap ke tempat-tempat pengungsian.



Diharapkan, pada Jumat (19/11/2021) akan menyalurkan sembako tahap ketiga. Untuk pengadaan dana bantuan kepada korban banjir Kalimantan, Praeses HKBP Distrik XXVIII minggu (21/11/2021) telah merencanakan pengumpulan persembahan kedepan di setiap gereja yang ada di Distrik tersebut.

(P. Sam. – B’TIK)

Pustaka Digital