"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Banjir Kota Medan, Warga Jemaat HKBP Padang Bulan & HKBP Perumnas Mandala Paling Terdampak

Sejak 28 Februari 2022, curah hujan yang cukup tinggi dan terus menerus mengguyur kota Medan dan sekitarnya, sehingga akibat debit air yang melimpah, beberapa sungai di kota Medan meluap tidak dapat lagi menampung air yang begitu banyak, yang mengakibatkan banjir hingga mencapai ketinggian dua meter.



Informasi yang diperoleh dari Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh Pdt. Henri Napitupulu, MTh dari Kota Medan, (Jumat (4/3/2022) menyampaikan, warga jemaat HKBP Padang Bulan dan HKBP Perumnas Mandala yang paling terdampak banjir Kota Medan.
Dihubungi Pendeta HKBP Resort Padang Bulan Pdt. Bilker Simamora, menginformasikan 38 kepala keluarga, 142 jiwa warga jemaat HKBP Padang Bulan yang paling terdampak yang berada di Jalan Pintu Air gang Mandor dan gang Luku yang posisinya berada di pinggir sungai yang ada di wilayah tersebut. Pada saat banjir, ketinggian air hingga mencapai tiga meter, saat berita dibuat, air sudah berangsur-angsur surut.



Seperti yang diberitakan di media baik cetak maupun elektronik digital, sejak 28 Februari pukul 22.00 WIB sampai hari ini Jumat (4/3/2022), banjir masih menggenangi beberapa tempat di Kota Medan.
 (P. Sam – B’TIK).

Pustaka Digital