"Siap do bagas ni halak na jungkat bahenon ni Jahowa, alai hot do ianggo talutuk ni boruboru na mabalu dihajongjonghon.

Rumah orang congkak dirombak TUHAN, tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap."

Poda 15 : 25

Berkhotbah di HKBP Pardomuan Res. Medan Selatan, Sekjend HKBP: Berdamailah kepada Diri Sendiri dan Sesama


MEDAN, hkbp.or.id - Setelah kemarin menghadiri Sosialisasi Ephorus HKBP di HKBP Sidorame, Sabtu 21/1/2023, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan menyampaikan khotbah pada Ibadah Minggu di HKBP Pardomuan Resort Medan Selatan (22/1/2023).


Khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Tinambunan berdasar kepada Surat Paulus yang pertama kepada Jemaat Korintus, 1 Korintus 1: 10-18.

Dalam khotbahnya, Pdt. Tinambunan menjelaskan, Firman Tuhan yang disampaikan Rasul Paulus kepada Jemaat Korintus telah sampai juga kepada kita Jemaat Kristen Batak. "Para pemberita Injil datang ke Tanah Batak karena rencana Tuhan, bukan karena orang Batak meminta ke Eropa atau ke tempat lain," terang Pdt. Tinambunan mengisahkan tentang datangnya Injil ke Tanah Batak.


Di dalam ayat khotbah, Paulus menyoroti tentang perselisihan yang terjadi di tengah-tengah jemaat Korintus. "Kita akan sampai kepada damai yang dari Tuhan karena Tuhan telah terlebih dahulu berdamai dengan kita melalui Yesus Kristus. Selanjutnya kita harus berdamai dengan diri kita sendiri supaya bisa kita berdamai dengan sesama kita," jelas Pdt. Tinambunan. 

Berdamai dengan diri sendiri telah jamak menjadi fokus diskusi yang berkaitan dengan pengembangan kepribadian yang lebih baik. Pdt. Tinambunan mengungkapkan, "Ada doa demikian: Ya Tuhan, berikanlah aku kekuatan untuk merubah apa yang dapat kurubah, kesabaran untuk menerima yang tidak dapat kurubah, dan kebijaksanaan untuk membedakan keduanya."


Doa yang menunjukkan permohon kekuatan, kesabaran, dan kebijaksanaan tersebut menekankan pertama-tama usaha untuk berdamai dengan diri sendiri.

Setelah Tuhan mendamaikan Diri-Nya dengan kita dan kita berdamai dengan diri kita sendiri, barulah kita berdamai dengan sesama kita dan semua ciptaan. Perdamaian dengan semua ciptaan niscaya membuat bumi tempat kita tinggal akan menjadi tempat yang damai dan generasi berikutnya bisa menikmati kedamaian itu juga, tutup Pdt. Tinambunan.


Ibadah dilayani oleh Pdt. Untung Manurung (Pendeta Resort) sebagai Liturgis.

(SKS-NS)


Pustaka Digital