"Molo ingkon mamujimuji ahu, angka hagaleonki ma hupapujipuji.

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku."

2 Korint. 11:30

Bersama Tokoh Agama, Ephorus Tekankan Pentingnya Prokes dan Vaksinasi Hadapi Covid-19

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16.30-18.00

------------------

HKBP.or.id - Pandemi Covid-19 yang belum berakhir memerlukan penanganan yang serius, komprehensif, berkelanjutan dan dikerjakan bersama-sama oleh semua pihak. Oleh karena itu Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator Penanganan PPKM Jawa-Bali bersama 3 menteri terkait mengundang semua tokoh-tokoh lintas agama dalam diskusi bertajuk penanganan Covid-19. 


LBP dan tim, yang terdiri dari para epidemiolog, menuturkan bahwa PPKM berhasil menekan angka penyebaran Covid-19. Meski begitu, bukan berarti keadaan sudah aman dan bisa kembali ke kehidupan normal yang lama. 

Dalam diskusi tersebut, Luhut juga menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tetap setia 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta mempercepat proses 3T, yaitu, Testing, Tracing dan Treatment

“Saya minta tolong kepada semua tokoh lintas agama, agar turut aktif mengedukasi umat mengenai hal tersebut. Agar pengendalian pandemi bisa berjalan baik. Dan mohon kawal umat, agar tidak mudah terprovokasi,” pinta Luhut kepada semua tokoh lintas agama yang hadir virtual. 


Buya Syafii Maarif, mantan ketua PP Muhammadiyah juga turut hadir dalam diskusi merespons hal tersebut, “Sesungguhnya, semua agama itu mengajak umatnya untuk berakal sehat.” 

Selain menghadapi penyebaran virus, saat ini virus berita bohong, virus kebencian dan virus politisasi tentang Covid-19 juga tersebar dimana-mana. Hal ini juga menjadi pokok diskusi. 


“Kita sedang berpacu dengan waktu. Jangan sampai kalah. Mari, kita para tokoh-tokoh agama mengampanyekan besar-besaran pentingnya prokes dan vaksinasi. Semua cara harus dilakukan, termasuk mencetak alat peraga, seperti kaos yang dipakai oleh kaum muda.” tutur Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar dalam diskusi ini. 



Turut hadir dalam rapat tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan para tokoh-tokoh lintas agama. (SKE_JFS)





Pustaka Digital