"Manang ise na mangarupa halak na parir, mangaleai Sitompa ibana do; alai manang ise na pasangap Ibana, asi do rohana mida na pogos.

Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia."

Poda 14:31

BIRO SMIRNA HKBP BEKALI GSM SE-RESSORT HKBP PALIPI SAMOSIR METODE MENGAJAR KREATIF

Departemen Koinonia-Biro Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposobulung (SMIRNA) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) gelar pembinaan bagi para guru sekolah minggu (GSM) se-Ressort HKBP Palipi, Kab. Samosir, Sumatera Utara (Senin, 02/05/2022). Pembinaan yang diawali dengan ibadah pembuka pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh Biv. Melati S. Pakpahan ini digelar dengan tujuan untuk memberikan modal atau bekal dalam mengajar sekolah minggu, serta meningkatkan kualitas dalam mengajar sekolah minggu di tiap gerejanya. Hal ini diungkapkan oleh Pdt. Richard Hutasoit, S.Th. sebagai pendeta resort HKBP Palipi pada sambutannya.

“Sebagai seorang pelayan, kita harus tetap melakukan upgrade pada diri kita demi meningkatkan kualitas pelayanan kita, serta memberikan pelayanan yang terbaik di tengah-tengah gereja kita”, kata Pdt. Richard Hutasoit, S.Th. “Dan harapannya, pembinaan ini bukanlah yang terakhir, melainkan awal untuk menjadikan pembinaan seperti ini bisa menjadi program tahunan, khususnya di HKBP Ressort Palipi ini”, tambahnya lagi dalam sambutannya.


Usai sambutan pendeta Ressort, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama terkait bagaimana memaknai tugas dan tanggungjawab sebagai seorang GSM serta bagaimana menjadi GSM yang baik oleh Kepala Biro SMIRNA HKBP, Pdt. Toho Sinaga, S.Th., M.I.Kom. “Tuhan tidak pernah pelit memberikan talenta kepada kita, hanya saja terkadang sudahlah kita merasa tidak memiliki talenta, tapi dari diri kita sendiripun tidak memiliki niat ingin belajar”, kata Pdt. Toho.


Tak hanya itu, Pdt. Toho juga mengajarkan  hal-hal lain yang harus di persiapkan dalam mengajar sekolah minggu, misalnya kemampuan memahami psikologi anak, serta kaderisasi bagi kategorial sekolah minggu ke remaja. “Sebagai seorang guru, kita haruslah memberi teladan baik karena mayoritas anak-anak memiliki sifat meniru”, kata Pdt. Toho lagi. Sesi yang berlangsung lebih kurang 3 jam ini, sangat antusias diikuti oleh para peserta, hal ini dapat dilihat dari berbagai pertanyaan yang muncul dari para peserta.

Menurut informasi yang dihimpun,  GSM yang hadir dalam pembinaan tersebut sebagai peserta berjumlah 34 orang yang terdiri dari 9 orang dari HKBP Palipi-Mogang, 4 orang dari HKBP Urat, 5 orang dari HKBP Sabulan, 5 orang dari HKBP Hatoguan, 2 orang dari HKBP Pandiangan, 2 orang dari HKBP Pamutaran, 1 orang dari HKBP Janji Maria, 2 orang dari HKBP Sideak, 1 orang dari HKBP Lobutua, 1 orang dari HKBP Siupar, dan 2 orang dari HKBP Siantar-antar.


Sesi kedua dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB usai jadwal makan siang dibawakan oleh Pdt. Kadir Manullang, S.Th. dengan topik materi metode kreatif mengajar sekolah minggu. Pada sesi ini berbagai metode kreatif diajarkan kepada GSM, mulai dari membuat kreatifitas dari kertas origami, membuat boneka dari handuk, hingga berbagai metode bermain (games) sambil belajar Alkitab.

Diakhir pembinaan, diadakan simulasi atas materi yang diterima oleh GSM dalam pembinaan tersebut. Pantauan di lokasi, terlihat keceriaan dari para GSM dalam melakukan simulasi, mulai dari berkhotbah kreatif kepada sekolah minggu pada tiap horongnya, gerak lagu sekolah minggu, hingga membuat kreatifitas yang baru dalam mengajar sekolah minggu.


Biro SMIRNA HKBP yang datang sebagai tim pada pembinaan tersebut diantaranya Pdt. Toho Sinaga, S.Th., M.I.Kom., Pdt. Kadir Manullang, S.Th., Pdt. Togu Nababan, S.Th., Pdt. Monang Sagala, S.Th., C.Pdt. May Luther D. Sinaga, S.Th., Hendra Samosir, dan Hariman Situmeang, S.Th.

Kontributor : C.Pdt. May Luther D. Sinaga, S.Th



Pustaka Digital