Pearaja (26/2) – Dalam upaya memperkuat sinergi misi internasional dan pelayanan lintas negara, Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) secara resmi menerima kunjungan delegasi dari Norwegian Lutheran Mission (NLM) dan Yayasan Lentera Kasih Agape (YLKA). Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Rapim Kantor Pusat HKBP, Pearaja, Kamis (26/2/2026), ini menghasilkan kesepakatan awal untuk menjalin kerja sama formal antarlembaga.
Sebagai langkah konkret dari pertemuan tersebut, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., langsung menginstruksikan pembentukan tim khusus. Tim ini diberi mandat untuk merumuskan draf Nota Kesepahaman (MoU) yang nantinya akan dibahas lebih mendalam secara virtual oleh kedua belah pihak.
Kehadiran delegasi mitra internasional ini disambut hangat oleh Pimpinan HKBP. Rombongan delegasi dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan tinggi NLM, yang terdiri dari General Secretary NLM Rev. Gunnar Braathen, Regional Director NLM Rev. Rune Mjolhous, dan Field Director NLM Indonesia Mathias Espeland. Turut hadir mendampingi rombongan adalah Ketua Yayasan Lentera Kasih Agape, Christian Pakpahan.
Agenda utama dalam sesi ramah tamah ini adalah penyelarasan visi pelayanan. Pertemuan diisi dengan pengenalan profil organisasi dari masing-masing pihak, yang ternyata memiliki kesamaan fokus utama, yakni pada pengembangan misi pekabaran Injil dan pelayanan diakonia di tengah tantangan global yang semakin dinamis.
Kerja sama yang tengah dirintis ini dirancang secara khusus untuk menciptakan program-program pelayanan yang sistematis dan berkelanjutan. Melalui penguatan kemitraan global ini, HKBP berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi gereja di tingkat lokal maupun internasional. Diharapkan, sinergi ini dapat memperluas jangkauan kesaksian iman gereja sehingga membawa dampak transformasi yang nyata bagi kesejahteraan jemaat dan masyarakat luas secara berkesinambungan.







