Renungan Marturia: Senin, 5 Januari 2026

Doa Pembuka..

Mari kita berdoa, Allah Bapa yang kami kenal di dalam Kristus Yesus. terima kasih atas kasih setia-Mu yang boleh kami rasakan hingga pagi hari ini. Sebelum kami memulai aktivitas kami dalam satu hari ini biarlah Firman-Mu menjadi penopang dan kekuatan baru bagi kami, untuk itu berkatilah hati dan fikiran kami agar boleh menerima dan memahami kebenaran Firman Tuhan. Di dalam nama anak-Mu Tuhan Jesus Kristus kami berdoa, Aminnn

Firman Tuhan bagi kita pada pagi hari ini tertulis dalam kitab Keluaran 3:14, “Firman Allah kepada Musa: ”AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: ”Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” Demikian Firman Tuhan.

Bapa Ibu, saudara/i yang terkasih di dalam Kristus Yesus, Ketika Allah berkata, “AKU ADALAH AKU,” Ia tidak sekadar memberikan sebuah nama, melainkan menegaskan kehadiran-Nya yang setia. Di tengah berbagai pertanyaan dan kecemasan jemaat tentang ekonomi, kesehatan, dan masa depan, Tuhan menyatakan bahwa Ia tetap ada dan menyertai. Sebab sejatinya Iman Kristen bukan terutama tentang memahami semua jawaban atas persoalan hidup, tetapi tentang percaya bahwa Tuhan hadir dan bekerja di tengah ketidakpastian.

Allah yang menyatakan diri kepada Musa juga memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Ini menegaskan bahwa Tuhan yang sama yang menolong nenek moyang dan memimpin umat-Nya dari generasi ke generasi adalah Tuhan yang juga menyertai gereja dan jemaat pada masa kini. Zaman boleh berubah, tantangan boleh berbeda, tetapi kesetiaan Tuhan tetap sama dan tidak pernah berkurang.

Karena itu, seperti Musa yang dipanggil untuk melangkah meskipun merasa tidak mampu, jemaat juga dipanggil untuk tetap setia menjalani panggilan hidup dan pelayanan. Dalam kelemahan dan keterbatasan, jemaat diajak untuk percaya bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kemampuan manusia, melainkan dari Tuhan yang berkata, “AKU ADALAH.” Dengan keyakinan akan kehadiran-Nya, jemaat dapat terus melangkah dengan iman, pengharapan, dan kesetiaan, karena Tuhan sungguh ada dan menyertai umat-Nya sepanjang masa.

Maka ketika kita percaya bahwa Tuhan selalu ada bagi kita kapanpun dan dimanapun, seharusnya kita dapat melangkah lebih berani dalam menjalani Tahun 2026 ini dengan penuh pengharapan dan percaya untuk semua yang akan terjadi Tuhan selalu ada bagi kita, amin.

Doa Penutup

Bapa kami yang di sorga, yang kami kenal di dalam nama Anak-Mu Yesus Kristus, terima kasih untuk Firman-Mu yang boleh kami dengarkan pada pagi hari ini, biarlah firman-Mu tetap tinggal di dalam hati kami dan menjadi pengingat serta pedoman bagi kami dalam menjalani aktivitas pada satu hari ini, Terpujilah Engkau Tuhan di dalam nama Anak-Mu Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur, amin.

C.Pdt. Arif D.W. Simanjuntak

Scroll to Top