Balige (16/1) – Kerja sama strategis antara HKBP dan Kaiserswerther Diakonie (KWD) Jerman kini memasuki tahap implementasi nyata. Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada April 2025, sebanyak 10 lulusan terbaik Akademi Keperawatan (Akper) HKBP Balige kini tengah dipersiapkan untuk keberangkatan menuju Jerman guna memulai karier profesional mereka sebagai tenaga perawat.
Langkah konkret ini dikukuhkan melalui kunjungan kedua delegasi KWD Jerman yang dimediasi oleh The United Evangelical Mission (UEM) pada 9-13 Januari 2026. Fokus utama kunjungan ini adalah melakukan seleksi akhir dan rekrutmen alumni yang akan menjadi angkatan pertama dalam program pengiriman tenaga kerja tahunan ini.
Sebagai bagian dari tindak lanjut kesepakatan, 10 kandidat terpilih telah menjalani persiapan matang sepanjang tahun 2025. Persiapan tersebut meliputi kursus bahasa Jerman intensif selama lebih dari enam bulan untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan standar komunikasi di Eropa.
Pihak Akper HKBP Balige, di bawah pimpinan Direktur Jane Wilda Irmawati Sirait, M.Kes, berkomitmen menjaga kualitas lulusan melalui seleksi ketat. Hal ini bertujuan agar para perawat tidak hanya memiliki kompetensi medis yang mumpuni, tetapi juga etos kerja dan kemampuan adaptasi yang baik di lingkungan baru. Delegasi Jerman, yang terdiri dari Claudia Witte, Andrea Quellenberg, Renate Biebrach, Stephan Keyzers, dan Rhoda Lynn Gregorio, hadir langsung untuk memastikan kesiapan para kandidat tersebut sebelum resmi diberangkatkan.
Tindak lanjut ini merupakan pemenuhan janji HKBP untuk membuka jalan bagi generasi muda melayani di kancah internasional. Sesuai perjanjian, HKBP akan mengirimkan 10 orang lulusan setiap tahunnya untuk bekerja di Institut Diakonia Kaiserswerth. Sebelumnya, Ephorus HKBP menekankan bahwa fasilitas asrama dan kesejahteraan yang dijanjikan oleh mitra Jerman menjadi motivasi besar bagi lulusan Akper HKBP Balige. Kerja sama ini dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan tinggi tenaga perawat di Jerman sekaligus meningkatkan profil profesional lulusan HKBP di tingkat global.
Menandai selesainya rangkaian proses rekrutmen gelombang pertama ini, Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min, menyelenggarakan acara “Jamuan Kasih” pada Jumat malam, 16 Januari 2026, di Restoran Damar, Balige. Acara ini dihadiri oleh sekitar 30 pelayan HKBP, baik yang masih aktif maupun purna bakti, sebagai ungkapan terima kasih atas kelancaran proses tindak lanjut kerja sama ini.
Selain rekrutmen tenaga kerja, tindak lanjut kerja sama ini juga mencakup kunjungan lapangan ke berbagai unit pelayanan seperti Elim HKBP, PK Hephata, RS HKBP Balige, hingga AIDS Ministry. Hal ini membuka potensi kolaborasi yang lebih luas di masa depan, termasuk pertukaran pengetahuan dalam pendidikan keperawatan dan penelitian kesehatan bersama.
Dengan semangat kemanusiaan yang kuat, tindak lanjut kerja sama antara HKBP dan Kaiserswerther Diakonie Jerman ini diharapkan terus berjalan konsisten setiap tahun, memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan kesehatan lain di Indonesia untuk menjalin kemitraan internasional yang berdaya guna.













