Ephorus Tekankan Sikap Iman: “Sukacita, Syukur, dan Solidaritas” di Perayaan Jubileum 100 Tahun HKBP Tomuan

Dokumentasi Foto

Pematang Siantar (8/2) – Puncak perayaan Jubileum 100 Tahun HKBP Resort Tomuan, Pematangsiantar, berlangsung penuh hikmat dan sukacita pada Minggu (8/2/2026). Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, memimpin langsung pesta iman yang menandai satu abad perjalanan gereja ini. Di hadapan sekitar 2.000 jemaat dan puluhan pendeta dari Distrik V Sumatera Timur, Ephorus menyerukan pentingnya tiga sikap iman dalam memasuki abad kedua pelayanan: Sukacita, Syukur, dan Solidaritas.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada Kitab Kejadian 12:1-5, Ephorus HKBP menegaskan bahwa kemampuan HKBP Tomuan bertahan hingga usia satu abad adalah bukti nyata pemeliharaan Tuhan. “Kita patut bersukacita atas usia gereja yang telah mencapai 100 tahun. Kita juga harus selalu bersyukur dengan segala kondisi dan pergumulan hidup, karena Tuhan tetap menyertai dan memelihara kita,” tegas Pdt. Dr. Victor Tinambunan.

Secara khusus, Ephorus memberikan penekanan kuat pada aspek solidaritas. Beliau mengapresiasi langkah konkret HKBP Tomuan yang menjalankan program beasiswa bagi anak-anak jemaat kurang mampu. Menurut Ephorus, solidaritas bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata kepedulian dan tolong-menolong yang harus terus menjadi identitas gereja di tengah masyarakat.

Rangkaian perayaan diawali sejak pukul 08.30 WIB dengan prosesi dari Sopo Anugerah di Jalan Pattimura menuju lokasi gereja. Ibadah raya dilayani oleh Praeses HKBP Distrik V Sumatera Timur, Pdt. Amin Amir Zaitun Sihite, M.Th., sebagai liturgis. Setibanya di halaman gereja, dilakukan serangkaian aksi simbolik yang sarat makna. Ephorus melakukan penanaman pohon sebagai wujud komitmen gereja terhadap pelestarian ekologi, dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati dan 100 balon sebagai simbol perdamaian dan harapan masa depan.

Momen bersejarah ini juga diabadikan melalui penandatanganan prasasti dan peluncuran buku “Sejarah 100 Tahun HKBP Tomuan”. Buku ini merekam jejak langkah gereja yang bermula dari ibadah kecil (parmingguon) di rumah St. Petrus Samosir pada 6 Januari 1926. Dari penerangan lampu teplok dan perpindahan tempat ibadah, HKBP Tomuan kini telah berkembang pesat menjadi jemaat besar dengan 857 Kepala Keluarga atau 2.816 jiwa.

Pendeta Resort HKBP Tomuan, Pdt. Elisa Y.M. Simaibang, S.Th., mengungkapkan rasa syukurnya atas penyertaan Tuhan yang memampukan gereja melewati berbagai dinamika, mulai dari masa perintisan, kecelakaan rombongan naposo bulung tahun 1960, hingga krisis internal di era 1990-an. “Kasih Tuhan tetap membawa HKBP Tomuan maju hingga kini. Kita patut bersyukur,” ujarnya.

Sebelum puncak perayaan, panitia telah menggelar berbagai kegiatan pra-jubileum selama dua tahun terakhir, meliputi revitalisasi fisik gereja dan rumah dinas, hingga kegiatan pembinaan jemaat seperti festival koor dan vokal grup. Mengangkat tema “Kerjakanlah Keselamatanmu” (Filipi 2:12), perayaan ini sejalan dengan Tahun Transformasi HKBP 2026 yang berfokus pada pengajaran iman di tengah keluarga.

Usai ibadah, sukacita dilanjutkan dengan perayaan adat, penyerahan ulos penghargaan kepada para mantan pelayan dan panitia, serta penampilan tortor dari berbagai sektor. Memasuki abad kedua pelayanannya, HKBP Tomuan berkomitmen untuk tidak hanya bertumbuh ke dalam, tetapi juga menjadi “garam dan terang” yang menghadirkan dampak positif bagi Kota Pematangsiantar dan bangsa Indonesia.

Scroll to Top