Marbau (18/1) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, memimpin ibadah Mameakhon Batu Ojahan (MBO) atau peletakan batu penjuru dan Mangompoi (peresmian gedung gereja) di HKBP Marbau, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Minggu (18/1/2026). Kehadiran pimpinan tertinggi HKBP ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah gereja tersebut sejak berdiri 73 tahun yang lalu. Gedung gereja baru ini dibangun dengan total biaya mencapai Rp 2,14 miliar. Berdasarkan laporan sejarah yang dibacakan dalam acara tersebut, lahan tempat gereja berdiri saat ini merupakan pemberian atau hibah dari seorang penduduk lokal beragama Islam bernama Raja Mansyur pada pertengahan tahun 1954. Saat hibah diberikan, jemaat baru berjumlah 15 keluarga dan belum memiliki lokasi tetap untuk beribadah.
“Saya secara khusus ingin menyampaikan penghormatan mendalam kepada keluarga Raja Mansyur dan keturunannya,” ujar Ephorus Pdt. Victor Tinambunan dalam sambutannya. Beliau menyatakan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bukti nyata dari hubungan persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di wilayah Aek Pamienke. Beliau juga berpesan agar warga HKBP memberikan dampak positif bagi lingkungan di mana pun mereka berada.
Ketua Umum Panitia Pembangunan, St. Kapler Marpaung, M.Min, menjelaskan bahwa pembangunan fisik gedung ini dimulai pada Februari 2022. Dalam prosesnya, panitia sempat melakukan pergantian kontraktor pada April 2025 untuk menyelesaikan sisa pekerjaan. Sejak awal berdiri pada tahun 1953 dengan 9 kepala keluarga, saat ini jemaat HKBP Marbau telah berkembang menjadi 73 kepala keluarga.
Ibadah dan perayaan ini dihadiri oleh ribuan orang yang terdiri dari warga jemaat serta tamu undangan. Turut hadir mendampingi Ephorus antara lain Kepala Biro Jemaat Pdt. Eden Ramses Siahaan, Praeses HKBP Distrik XXVI Labuhanbatu Pdt. Herbin Silaban, M.Th, para pelayan penuh waktu, serta jajaran pemerintah daerah dari tiga kabupaten di sekitar lokasi gereja.
Acara perayaan dilaksanakan di lapangan terbuka yang diisi dengan kegiatan penyematan ulos dan ramah tamah. Pimpinan Jemaat HKBP Marbau, Bvr. Irma Okta Desi Sipayung, mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan peresmian gedung ini sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Peresmian ini menandai selesainya pembangunan fisik sekaligus menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan jemaat HKBP Marbau selama tujuh dekade.











