Yudas 1:3 “Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus”
Bapak, ibu saudara dan saudari yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus, tentu kita semakin hari semakin sadar bahwa perkembangan teknologi sekarang tidak bisa dibendung lagi. Akibat dari perkembangan teknologi ini banyak oknum-oknum dapat dengan mudah membuat berita palsu yang membuat orang menjadi resah dan gelisah. Terlebih lagi ditengah keadaan dunia yang sedang tidak baik-baik saja, kita harus semakin jelih melihat mana berita yang asli atau berita yang dibuat-buat untuk keuntungan segelintir orang. Dengan semakin berkembangnya teknologi semakin banyak ajaran-ajaran yang kita anggap benar tapi justru membuat kita semakin jauh dari firman Tuhan. Demikian juga firman Tuhan yang menyapa kita hari ini mengingatkan kita bahwa iman kita kepada Tuhan Yesus haruslah tetap dipertahankan dan diperjuangkan. Perkembangan iman kita kepada Tuhan tidak boleh kalah dengan perkembangan teknologi yang ada pada saat ini. Iman yang kita miliki tidak boleh sampe tergerus oleh kemajuan zaman sehingga kita meniadakan Tuhan dalam setiap kehidupan kita.
Perlu kita ketahui bahwa iman yang kita pegang hari ini adalah warisan rohani yang telah diteruskan sejak zaman para rasul. Banyak orang yang telah berkorban sampai mati demi mempertahankan iman tersebut. Kita bisa lihat bagaimana kisah stefanus yang berani bersaksi tentang Yesus dan menegur pemimpin-pemimpin agam Yahudi yang menolak kebenaran sehingga akhirnya dirajam batu sampai meninggal. Atau kisah tentang Rasul Petrus yang tetap setia sampai mati demi Kristus dan akhirnya disalibkan secara terbalik. Sehingga dapat kita sadari bahwa iman itu bukan sekedar tradisi ataupun kebiasaan gereja, melainkan kebenaran yang sangat berharga.
Oleh sebab itu kita harus bisa memperjuangkan iman ditengah kehidupan ini. Cara kita memperjuangkan iman kita pada saat ini mungkin tidak sama seperti kisah para rasul dalam memperjuangkan imannya. Dan juga tidak harus dengan berdebat atau dengan melawan orang lain melainkan kita bisa memperjuangan iman kita dengan cara tetap hidup dalam firman Tuhan, menjaga kehidupan kita dari kehidupan duniawi yang tidak sejalan dengan firman Tuhan, tidak mudah terpengaruh ajaran yang menyimpang. Serta menjadi saksi Kristus dalam hidup kita. Kiranya kita selalu dimampukan dalam mempertahankan dan memperjuangkan iman kita dalam kehidupan kita pada saat ini maupun dimasa yang akan mendatang. Amin.



