Shalom. Selamat Pagi ibu/bapak, saudara/i yang terkasih di dalam Kristus Yesus, di mana pun saat ini kita berada. Sebelum kita memulai segala aktifitas kita, marilah kita bersekutu dengan Tuhan, melalui FirmanNya, untuk itu kita saat teduh sejenak, kita berdoa:
Bapa kami yang bertahta di dalam Kerajaan Surga, yang kami kenal di dalam Yesus Kristus yang mengorbankan diriNya menyelamatkan kami. Kami bersyukur untuk hari baru yang Tuhan berikan kepada kami. Kami boleh menikmati malam yang indah, begitu juga dengan pagi yang indah ini, semua itu hanya karena AnugerahMu yang selalu mengalir dalam kehidupan kami. Sebelum kami memulai segala aktifitas kami hari ini, kami bersekutu denganMu melalui Firman yang akan kami dengar, kiranya Tuhan membuka hati kami dan berilah kami hikmat agar kami mengerti dan memahaminya, serta berikan kami Roh KudusMu, sehingga kami dimampukan melakukan FirmanMu dalam kehidupan kami. Di dalam Kristus Yesus, kami berdoa, Amin.
Firman Tuhan yang menyapa kita hari ini tertulis dalam 3 Yohanes 1 : 4 “Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran”.
Hidup untuk Menyukakan Hati Tuhan
Ibu/Bapak, saudara/i yang terkasih di dalam Kristus.
Apresiasi dunia yang hadir karena keberhasilan, kemenangan, pencapaian itu sifatnya semu dan palsu. Namun apresiasi orang tua yang melihat anak-anaknya hidup dalam kebenaran, yang menyaksikan bahwa kehidupan anaknya bertumbuh dan berbuah dalam Firman Allah, adalah apresiasi surgawi yang bahkan bisa menambah sehasta dari usia orangtuanya.
Begitu jugalah yang dirasakan oleh Rasul Yohanes dalam surat ini. Yohanes bersukacita bukan karena Gayus yang adalah anak rohaninya menjadi terkenal, tetapi karena Yohanes mendengar kesaksian dari saudara-saudaranya, bahwa Gayus menyatakan terang Kristus dalam hidupnya. Dimana Gayus tidak hanya teguh dalam ajaran Kristus, tetapi juga hidup sebagai anak-anak terang yang mencerminkan karakter Kristus.
Terang tidak disembunyikan, tetapi dinyatakan supaya mampu menerangi sekeliling. Sehingga terang Kristus harus dinyatakan dalam hidup kita sehari-hari. Ketika hidup kita mencerminkan kasih, kebenaran dan kekudusan Tuhan, orang lain dapat melihat terang Kristus melalui kita sehingga mereka memuliakan Tuhan.
Sama seperti Gayus yang hidup dalam terang hingga membawa sukacita bagi Yohaes, demikian juga hidup kita yang seharusnya memancarkan terang Kristus. Ketika kita hidup sebagai anak-anak terang, tentu juga memberi sukacita bagi orang-orang yang telah menuntun kita kepada iman, terlebih Kristus yang adalah terang itu pasti bersukacita karena kita menyatakan kebenaran, dan terang kasihNya kepada dunia. Maka berjalanlah sebagai anak-anak terang. Amin
Kita berdoa: Ya Tuhan Allah kami, terimakasih untuk Firman yang telah kami dengar hari ini. Ajarlah kami untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mampu menyatakan kebenaranMu kemanapun kaki kami melangkah, mampu memberi penghiburan dari setiap kata kami, dan biarlah tindakan kami boleh menjadi saluran cahayaMu bagi orang yang risau penat. Amin
Kasih setia dari Tuhan Yesus Kristus, anugerah dari Allah Bapa dan persekutuan Roh Kudus yang menyertai kita sekalian, Amin.
CPdt. Mariani Siagian



