Pearaja (16/3) – Wujud nyata komitmen untuk memperkuat tradisi publikasi ilmiah dan fondasi pelayanan yang bertumpu pada data, Ephorus HKBP secara resmi mendirikan wadah kajian teologi bernama “Lux Dei: Jurnal Teologi dan Kehidupan Bergereja di HKBP” melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) HKBP, kehadiran jurnal yang dijadwalkan rilis perdana pada April 2026 ini menjadi langkah strategis gereja. Tujuannya sangat terarah, yakni menyediakan ruang akademik utama agar para teolog, pendeta, dan pemerhati gereja dapat menyalurkan buah pikiran serta ide-ide teologi yang relevan untuk menjawab tantangan kehidupan berjemaat di masa kini.
Langkah penting ini ditetapkan secara sah melalui Surat Keputusan Ephorus HKBP Nomor 306/L08/III/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., pada tanggal 13 Maret 2026 di Pearaja, Tarutung. Dalam struktur pengelolaannya, Ephorus HKBP bertindak sebagai Pelindung dan Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th, sebagai Penanggung Jawab. Upaya ini kemudian dijalankan secara teknis oleh Ketua Balitbang HKBP, Pdt. Ricky P. Hasibuan, M.Th., yang diberi mandat sebagai Editor in Chief untuk menyusun tim pengelola secara utuh, termasuk managing editor, editor, dan reviewer, guna memastikan kualitas jurnal sesuai dengan standar akademik.
Nama Lux Dei diambil dari bahasa Latin yang berarti “Terang Allah”. Penamaan ini membawa harapan besar agar jurnal tersebut benar-benar menjadi sarana hadirnya terang pemikiran teologis yang konstruktif. Bagi institusi HKBP, para pelayan tahbisan, maupun jemaat secara umum, keberadaan jurnal ini membawa manfaat yang esensial. Kehadiran tulisan-tulisan ilmiah ini akan mendorong agar setiap kebijakan dan bentuk pelayanan gereja ke depan tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi didasarkan pada refleksi teologis yang mendalam dan pembacaan kontekstual terhadap realitas kehidupan masyarakat.
Sebagai langkah awal yang cepat dan taktis guna mengejar penerbitan edisi perdana (Volume 1 Nomor 1) pada bulan April 2026, Balitbang HKBP saat ini secara resmi telah meluncurkan Call for Papers. HKBP mengundang para teolog, pendeta, dosen, peneliti, hingga mahasiswa teologi untuk segera mengirimkan artikel ilmiahnya. Ruang lingkup tulisan yang diterima sangat komprehensif, meliputi Teologi Biblika, Teologi Sistematika, Teologi Praktika, Misiologi, Liturgi dan Spiritualitas, Pendidikan Kristen, hingga Sejarah Gereja. Jurnal ini juga memberi ruang khusus pada Kajian Kehidupan Bergereja di HKBP, Teologi Kontekstual, serta Kajian Teologi dan Budaya Batak.
Proses pengiriman artikel dirancang secara terintegrasi melalui sistem Open Journal Systems (OJS). Para penulis dapat langsung mengirimkan naskahnya dengan mengakses tautan https://luxdei.hkbp.or.id paling lambat tanggal 30 Maret 2026. Proses peninjauan (review) akan berlangsung singkat dari bulan Maret hingga April, disusul dengan penerbitan pada April 2026. Selain diterbitkan dalam format elektronik, Lux Dei juga direncanakan terbit dalam bentuk cetak agar wawasan teologis ini dapat menjangkau pelayan gereja dan jemaat secara lebih merata. Bagi penulis yang membutuhkan panduan atau informasi lebih lanjut terkait teknis penulisan, panitia menyediakan layanan informasi melalui WhatsApp di nomor 0822-4950-5495.





