Jubileum 125 Tahun HKBP Nagasaribu: Ephorus Minta Pemerintah Beri Perhatian Serius pada Akses Jalan Warga

Dokumentasi Foto

Tapanuli Utara (8/3) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, mendorong Pemerintah Pusat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperbaiki infrastruktur jembatan dan ruas jalan yang rusak parah di wilayah Nagasaribu. Seruan kemanusiaan ini menjadi sorotan utama ketika Ephorus HKB di perayaan Jubileum 125 Tahun HKBP Nagasaribu Resort Onanrunggu, Distrik II Silindung, pada Minggu Okuli (8/3/2026). Penandatanganan prasasti jubileum 125 tahun dipertegas dengan upaya dari pimpinan HKBP bagi keselamatan masyarakat di Nagasaribu.

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di wilayah tersebut menjadi perhatian serius pimpinan gereja. Pdt. Dr. Victor Tinambunan, dalam rekaman video, memperlihatkan realitas lapangan betapa berbahayanya jembata menuju kawasan Nagasaribu. Visual tersebut memperlihatkan kondisi geografis yang rawan longsor, sekaligus menjadi saksi bisu beratnya tantangan mobilitas yang harus dihadapi warga sehari-hari demi kelangsungan ekonomi mereka.

Melihat realitas tersebut, Ephorus menekankan bahwa perbaikan jalan ini membutuhkan tenaga, waktu, dan sumber daya yang besar, sehingga dukungan penuh dari Pemerintah Pusat tidak bisa ditunda lagi demi keselamatan masyarakat. Lebih lanjut, momentum ini mengingatkan kembali pada ingatan 16 Februari 2025 lalu, di mana Ephorus bersama warga berjuang keras membuka akses jalan vital dan ladang yang sempat ditutup sepihak oleh portal PT Toba Pulp Lestari (TPL).

“Gereja terpanggil untuk hadir bersama masyarakat. Ketika akses jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat terhambat, gereja tidak dapat menutup mata. Perjuangan itu merupakan bagian dari pelayanan iman,” tegas Ephorus Victor Tinambunan dalam khotbahnya. Kini, berkat perjuangan tersebut, masyarakat telah kembali bebas mengakses ladang yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Selain menyuarakan aspirasi warga, kehadiran Ephorus juga bertujuan untuk memimpin langsung rangkaian ibadah syukur Jubileum. Mengusung tema “Padiri Roha Dohot Hosa Mangalului Jahowa”, kegiatan di gereja yang beranggotakan 32 Kepala Keluarga (KK) ini diawali dengan prosesi penyambutan dan pengalungan bunga oleh anak-anak Sekolah Minggu.

Usai prosesi, Ephorus menandatangani prasasti Jubileum 125 tahun sebagai tonggak sejarah perjalanan gereja. Ibadah yang dilayani bersama Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt. Donal Sianturi dan Pendeta HKBP Resort Onanrunggu Pdt. Obed Marbun ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sukacita. Rangkaian acara dimeriahkan dengan penampilan paduan suara, pembacaan sejarah gereja, tortor pamuhai yang dipimpin langsung oleh Ephorus, perjamuan makan bersama, hingga penyerahan cenderamata kepada para pelayan dan tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam perayaan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Utara Henry MM Sitompul beserta jajaran. Mewakili Bupati, Sekda Henry menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran strategis HKBP. Menurutnya, selama lebih dari satu abad, HKBP Nagasaribu tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan dengan baik, tetapi juga menjadi mitra terdepan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan memperjuangkan hak-hak dasar warganya. Kehadiran gereja di tanah bersahaja ini menjadi bukti bahwa meski secara geografis Nagasaribu terpencil, umat di sana tidak pernah terpencil dari hadirat dan pemeliharaan Tuhan.

 

Scroll to Top