"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Ephorus Ajak Peserta Pelatihan Song Leader & Konduktor Jadikan HKBP sebagai The Best Singing Church in The World

HKBP dikenal sebagai "The Singing Church  (gereja yang bernyanyi). Jati diri ini harus dipertahankan dengan membina semua anggota jemaat bernyanyi dengan baik dan benar," demikian ditegaskan Ephorus Emeritus, Pdt. Dr. Bonar Napitupulu dalam khotbahnya (1/1/2011).

Dalam rangka mempertahankan kualitas bernyanyi, HKBP menyelenggarakan "Pelatihan Song Leader dan Konduktor," bertempat di Gedung Museum dan Kearsipan, Seminarium Sipoholon, Tarutung (28-30/1/2022), diikuti peserta dari 19 Distrik Sumatera Utara.


Kepala Biro Ibadah dan Musik, Pdt. Eden Ramses Siahaan, S.Th, MM menegaskan kembali pada pembukaan tentang "gereja yang bernyanyi". Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar berkeinginan dan berupaya keras, HKBP harus memiliki Coaching Clinic yang membidangi teknik bernyanyi dan olah vokal.


Tulus Siahaan mewakili pelatih dari jakarta memperkenalkan rekannya Bornok Hutauruk dan Rio Silaen yang ahli di bidang musik dan vokal. Beliau menyampaikan bahwa  coaching clinic yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi, perlu dilatih tentang teknik bernyanyi yang baik.


Dalam arahannya, Ephorus menjelaskan "kegiatan ini menyentuh jantung Kekristenan, sebab memuji Tuhan tidak boleh asal, namun butuh kesungguhan dan persiapan agar pujian yang diperuntukkan bagi Tuhan memiliki kualitas baik."

Meransang semangat peserta mengikuti pelatihan, Ephorus berkata, "Panitia menentukan tempat terbaik bagi peserta. Di tempat ini peserta akan melihat keindahan Rura Silindung." 


"Akhir-akhir ini, semangat bernyanyi jemaat kita sedikit berkurang. Peserta nantinya dapat mengajarkan jemaat-jemaat bernyanyi dengan baik dalam ibadah-ibadah kita. Jadikanlah gereja kita HKBP sebagai "The Best Singing Church in The World," ajak Ephorus dan disambut riuhan tepuk tangan peserta.


Pada ibadah pembukaan, Mahasiswa Sekolah Tinggi Guru Huria (STGH) HKBP dan Calon Bibelvrow yang sedang berlatih musik turut menyumbangkan koor pujian. 



Kegiatan ini diketuai Kepala Biro Jemaat, Pdt. Tumpak Siahaan, S.Th dan dihadiri Fotografer profesional, Edward Tigor Siahaan. (B-TIK)





Pustaka Digital