"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

Ephorus Bertemu Bishop Sinode Indiana Kentucky Gereja Lutheran Amerika (ELCA) Upaya Membangkitkan Kembali Hubungan Misi Kemitraan Gereja


Rabu (29/9), pukul 08.00 WIB dan Selasa (28/9) pukul 19.00 waktu Indiana, USA, Ompui Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar melalui Biro Oikumene mengadakan pertemuan zooming dengan Bishop Sinode Indiana Kentucky USA, Rev Bill Gafkjen. HKBP telah menjalin kerjasama (Companionship) dengan Sinode Indiana Kentucky khususnya dengan Distrik V Sumatra Timur sejak tahun 2004. Namun, sempat mengalami kevakuman dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini. Pertemuan ini adalah upaya untuk membangkitkan kembali hubungan kemitraan bilateral kedua gereja tersebut.



Ephorus meminta Kabiro Oikumene Pdt Sondang Napitupulu untuk membuka pertemuan dengan doa singkat. Selanjutnya, Ephorus dan Bishop memulai dengan saling menyampaikan salam dari HKBP dan Indiana Kentucky. Ompui Ephorus menjelaskan tentang kepersonaliaan HKBP, mulai dari struktur kepemimpinan HKBP periode 2020-2024, jumlah fulltimer, dan distrik di HKBP. Data kepersonaliaan ini adalah kekuatan HKBP untuk membangkitkan kembali kerjasama yang baru dengan Sinode Indiana Kentucky USA. Ompui mengatakan bahwa saat ini kita hidup dalam era digital, begitu juga bentuk pelayanan yang digital. HKBP sedang melakukan misi dengan memberdayakan setiap gereja di HKBP. Hal tersebut tentu juga menjadi perhatian HKBP untuk melakukan pelayanan di daerah terpencil, seperti di Pulau Rupat dan Mentawai. Namun, pelayanan zending ini semakin menurun setiap tahunnya. Oleh karena itu, era transformasi sedang dilakukan melalui misi “call them back”, dengan memberdayakan dan memperlengkapi pelayanan di daerah zending. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah dengan membangun sekolah, membantu pengadaan transportasi sehingga pelayanan dapat lebih cepat. Ephorus juga mengusulkan agar menindak lanjuti pertemuan kedua belah pihak secara rutin dengan mengadakan pertemuan secara virtual karna metode ini juga sudah menjadi bagian dari pelayanan di era pandemi ini.



Pemaparan Ompui Ephorus disambut baik oleh Bishop Bill. Beliau mengingat kembali hubungan emosional yang sangat baik telah terjalin selama ini juga tentang kerjasama HKBP, tentang kebaikan Distrik V Sumatera Timur, dan kebaikan orang-orang Indonesia yang menyambutnya kala ia berkunjung ke Indonesia. Inilah yang menjadi keinginan Bishop Bill kembali untuk membangkitkan kembali kerjasama yang baru dengan HKBP. Bishop Bill menjelaskan bahwa bentuk kerjasama adalah tentang bagaimana kedua gereja saling mendukung, saling berbagi informasi pelayanan, apa yang bisa kita lakukan bersama, dan bagaimana kita saling menguatkan satu dengan yang lain.

Pertemuan ini menyepakati 3 hal penting antara lain:

  1. Worship service together/ibadah bersama meskipun dengan waktu yang berbeda, hal ini pasti dapat dilaksanakan dengan teknologi yang sangat membantu. Ibadah bersama ini untuk saling mendoakan pembangunan gereja yang misioner,
  2. doing mission/melakukan misi; Misi ini dilakukan dengan bekerjasama dalam pemberitaan injil di pulau-pulau terasing dan masyarakat tertinggal,
  3. regularly meeting/pertemuan regular, saling membagikan program, berdiskusi antara kedua gereja, dan saling mendoakan antar kedua gereja. Di akhir pertemuan, Ephorus meminta Sekretaris Khusus Bishop, Pdt. Daniel Fugate menutup dengan doa. Kiranya kemitraan HKBP dengan Sinode Indiana Kentucky dapat bangkit kembali dan melaksanakan misi untuk kemuliaan nama Tuhan. KiraNya Tuhan memberkati setiap pelayanan HKBP dan Sinode Indiana Kentucky, ELCA. (Biro Oikumene)

 

Pustaka Digital