"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar Launching Almanak HKBP Versi Digital

Ditengah berjalannya seminar Ama HKBP Regional V Tahun 2022 di Gereja HKBP Palembang, Kamis (14/7/2022), tepat pada pukul 15.30 WIB Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar melaunching Almanak HKBP versi Digital.


Sebelum mengetuk Palu tanda Launching Almanak Digital HKBP, Ompu i mendoakan Almanak HKBP versi Digital supaya dipakai Tuhan sebagai alatNya untuk mendekatkan warga gereja kepada Tuhan dengan membaca ayat Firman Tuhan yang tersedia di dalam Almanak HKBP versi Digital.

Launching Almanak HKBP Versi digital ditengah berjalannya Seminar Ama Regional V di Gereja HKBP Palembang juga disiarkan langsung di channel Youtube HKBP juga diikuti beberapa Praeses yang berada di luar Regional V melalui aplikasi Zoom.


Sebelum dilaunching oleh Ephorus, Sekjen HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan melalui akun zoom dalam kata penghantarnya menyampaikan,  ada lima poin dasar catatan penghatar tentang Almanak HKBP versi digital: yang pertama, Pesan Sinode Godang yang sudah lalu mengatakan bahwa Tehnologi digital adalah anugerah Tuhan, yang kedua Amanat Rapat MPS tentang penggunan tehnologi digital dengan penggunaan data base dan virtual account.

Poin ketiga Sekjen menjelaskan bahwa aplikasi Almanak HKBP veris digital telah disetujui oleh Ephorus, yang keempat bahwa Almank versi digital tidak menggantikan Almanak versi cetak atau hardcopy melainkan saling melengkapi, poin terakhir Sekjen menegaskan, bahwa Almanak versi digital tetap dikenakan biaya untuk biaya kontrak dengan Google dan selebihnya untuk kas kantor pusat HKBP.

Diakhir kata penghantarnya Sekjen Pdt. Tinambunan mengajak peserta seminar menjadikan Almanak HKBP versi digital menjadi kado buat anaknya  dengan harapan, melalui Almanak digital  anak anak terhubung dengan Tuhan melalui ayat Alkitab yang ada di dalam Almanak.      (P. Sam – B’TIK).

Pustaka Digital