"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Ephorus HKBP Sampaikan Rasa Duka Atas Meninggalnya Pdt. Dr. P.W.T. Simanjutak

Dua Ephorus Emeritus HKBP meninggal dalam jarak waktu yang berdekatan. Pdt. Dr. SAE Nababan meninggal pada, Sabtu 8 Mei 2021. Sedangkan Pdt. Dr. Parlindungan Wilfred Togar Simanjuntak meninggal di hari Minggu, 30 Mei 2021. Kedua Ephorus emeritus ini sama-sama alumni universitas Heidelberg, Jerman.

 

Tidak berapa lama setelah Pdt. Dr. PWT. Simanjuntak meninggal, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyampaikan rasa duka, "Kita berduka, beliau Ephorus Emeritus Pdt. Dr. PWT. Simanjuntak telah meninggalkan kita."

 

Pdt. Dr. PWT. Simanjuntak meninggaldi RS Cikini Jakarta meninggal pada usia 85 tahun, pukul 06.03 WIB.  Beliau merupakan seorang tokoh rohani dan pimpinan yang banyak memberi pemikirannya untuk kebaikan HKBP dan negara Republik Indonesia

 

Dr. PWT Simanjuntak lahir di Sidikalang, pada 16 Juli 1935. Setelah  beliau ditahbiskan menjadi Pendeta pada tahun 1958 di gereja HKBP Pematangsiantar. Ia menjadi Pendeta diperbantukan di Resort Jakarta tahun 1961 – 1966,  Pendeta HKBP Resort Petojo Jakarta 1967 – 1971. Di masa pelayanannya menjadi Pendeta Resort di Petojo, beliau dipilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) mewakili golongan.  Kemudian, Ia melayani sebagai Pendeta HKBP Resort Jakarta – DKI Jakarta 1971 – 1975 . Di tahun  1975 – 1979 beliau menjadi Praeses HKBP Distrik Jawa –Kalimantan. Setelah itu,  Pdt. PWT Simanjuntak melayani sebagai  Pendeta Tamu di Jemaat Evangelische Kirche Gereja Luther Jerman 1981 – 1984. Kemudian beliau melanjutkan studi S3 Theologi Praktika di Karlrupreht Heidelberg – Jerman 1985 - 1990. Setelah ia menyelesaikan studi doktoralnya di bidang Teologi Praktika beliau sebagai Dosen/Pembantu Ketua II STT HKBP Pematangsiantar 1990 - 1992. Di tahun 1993, Pdt. Dr. PWT. Simanjutak terpilih sebagai Ephorus HKBP periode 1992-1998.

 

Di masa kepemimpinan Pdt. Dr. PWT. Simanjuntak disyahkan Aturan Peraturan (AP) 1992-2002 dan Konfesi HKBP 1996. Dalam Aturan Peraturan HKBP tersebut ada dimuat bahwa seorang Ephorus satu periode dengan masa kepemimpinan 6 tahun.

 

Ada beberapa tulisan Pdt. Dr. PWT. Simanjuntak yang mencerahkan pikiran-pikiran para pelayan dan warga HKBP, seperti buku yang berjudul Hamba Yang Tidak Berguna. Di masa tuanya, setelah pensiun dari kependetaanya, PWT Simanjuntak menuliskan sebuah buku yang berjudul,  “Dari Parau Sorat Ke Mancanegara”.

 

Ephorus akhiri ucapan dukacitanya dengan menyampaikan doa dan harapannya, "semogaTuhan memberkati segala karya hamba-Nya ini bagi kebaikan pelayanan gerejaNya ke depan, dan Tuhan juga yang menghibur dan menguatkan seluruh keluarga.

 

Salam dan doa

Pearaja Tarutung, 31 Mei 2021

An. Seluruh warga, pelayan dan Pimpinan HKBP

 

 

Pdt. Dr. Robinson Butarbutar

Ephorus HKBP



Pustaka Digital