"Ia parholong ni roha, ndang diulahon na jahat tu angka dongan;

Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia"

Rom 13:10a

Ephorus HKBP Terima Kunjungan GMKI Cabang Taput



Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tapanuli Utara beraudiensi kepada Pimpinan HKBP Ompu i Ephorus Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bertempat di Rumah Dinas Ephorus HKBP di Pearaja – Tarutung Kompleks Kantor Pusat HKBP (22/05/2019). Dalam audiensi ini, Pengurus GMKI Cabang Taput ini didampingi oleh para senior dan juga kepanitiaan seminar nasional, sementara Ompu i Ephorus didampingi Wakil Kepala Biro Pdt. Daslan Rajagukguk bersama Sekhus Pdt. Alter Pernando Siahaan.

Pengurus GMKI Cabang Taput bersama rombongan bertemu dengan Ompu i Ephorus HKBP untuk membicarakan rencana pengadaan Seminar Nasional yang berthemakan Pendidikan Anti Radikalisme Era Millenial di Tarutung pada bulan Juni mendatang. Pengurus mengundang Pimpinan HKBP Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing sebagai narasumber (penceramah) sekaligus memberikan sambutan dan bimbingan di acara tersebut. Seminar yang direncanakan akan dihadiri ribuan orang tersebut, masih dalam tahap persiapan selain baik undangan, dana, dan menjalin kerjasama yang melibatkan berbagai pihak diantaranya pemerintah, kampus – kampus, lintas agama, para tokoh masyarakat, pemuda/i, pihak keamanan, dan lainnya. Kami sangat membutuhkan dukungan dari HKBP dalam hal ini Pimpinan HKBP, bimbingan dan arahan untuk mensukseskan seminar nasional tersebut. Kami masih terus berupaya untuk mempersiapkan kebutuhan seminar itu, tutur Ketua GMKI Cabang Taput.


Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing menyambut baik rencana kegiatan tersebut, dan mengapresiasi niat dan upaya GMKI Cabang Taput beserta team yang mendukung pelaksanaan seminar tersebut. Ephorus HKBP juga berpesan kembali menekankan agar pengurus dan panitia melibatkan kerjasama dengan Pemerintah Tapanuli Utara, Kampus, Sekolah – sekolah, Para Tenaga Pengajar, Pihak Keamanan, denominasi gereja – gereja dan agama, dan banyak lainnya yang masih dapat dilibatkan untuk berpartisipasi. Memang thema tentang pendidikan anti radikalisme ini masih aktual dan tetap perlu di sosialisasikan sebab diperlukan kerjasama berbagai pihak demi kemajuan bangsa Indonesia, kata Ephorus HKBP. Selain itu, Ompu i Ephorus juga menambahkan agar menghadirkan para narasumber yang berkompeten dan ahli di bidangnya, demikian panelis yang bisa memberikan banyak pemahaman, pengetahuan, dan mampu mengarahkan sesuai tujuan kegiatan tersebut.

Suasana santai dan canda tawa mewarnai percakapan singkat tersebut, sembari menikmati kopi teh yang dan buah yang tersedia. Audiensi yang cukup singkat ini diakhiri dengan foto bersama. (APS)




comments

Leave a Reply