"Dung i ninna Jahowa ma tu ibana: “Dame ma di ho! Unang ho mabiar, ndang mate ho ala ni i. Dung i dipauli si Gideon ma disi langgatan sada di Jahowa, jala dibahen goarna: Jahowa haroroan ni hatuaon”. Rasirasa sadarion sai disi dope i di Opra, pinompar ni Abieser nampunasa.

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Selamatlah engkau! Jangan takut, engkau tidak akan mati.” Lalu Gideon mendirikan mezbah disana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer."

Panguhum 6: 23-24

Ephorus Serahkan Bantuan kepada Keluarga Pdt Saorlina Sinaga

[caption id="attachment_9752" align="alignnone" width="720"] Ephorus Pdt Darwin Lumbantobing menyerahkan seperangkat peralatan berkendaraan dan sepeda motor kepada Pdt Saorlina Sinaga[/caption]

Bertempat di Komplek Percetakan HKBP, Pematangsiantar, Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing memberikan bantuan kasih 1 unit Sepeda Motor (Kereta) kepada Keluarga Pdt. Saorlina Sinaga, S.Th, yang saat ini melayani sebagai Pendeta HKBP Ressort Harian Distrik VII Samosir, pada Jumat (11/1/2019). Bantuan kasih ini diprakarsai oleh Ompu Boru M. Br. Siahaan dengan mengumpulkan sumbangan dari beberapa pemerhati keluarga pelayan HKBP.

Adapun daftar penyumbang di antaranya: Keluarga Ompui Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing/M Br Siahaan (Rp 2 juta), Sumihar Sinaga (Rp 2 juta), warga jemaat berinisial YS (Rp 5 juta), N Silaen (Rp 1 juta), Osna Sinaga (Rp 1 juta), Luspida (Rp 2 juta), warga jemaat berinisial AH (Rp 1 juta), Keluarga C Br Pasaribu (Rp 1 juta). Sumbangan ini bertotal Rp 15 juta.

[caption id="attachment_9753" align="alignnone" width="720"] Suasana ibadah awal tahun keluarga besar percetakan HKBP[/caption]

Di tengah – tengah padatnya pelayanan, Ompu i Ephorus HKBP memberikan waktu untuk memberikan bantuan tersebut yang turut juga dihadiri oleh Para Pelayan dan Pegawai Percetakan HKBP. Penyerahan bantuan kasih ini dipandu oleh Pdt. Lantas Pardede, yang sembari juga memandu acara Syukuran Awal Tahun Keluarga Besar Percetakan HKBP.

Dalam kesempatan ini juga, Ompu i Ephorus memberikan bimbingan kepada seluruh pelayan dan pegawai beserta keluarga besar percetakan bagaimana berupaya bersama dan memberikan hati serta pikiran untuk semakin memajukan Percetakan HKBP. Di masanya, baru dibangun percetakan HKBP, percetakan ini sangat terkenal karena baru inilah satu – satunya percetakan gereja yang ada dan mampu menjawab kebutuhan gereja bahkan masyarakat saat itu. Tetapi seiring perkembangan zaman sekarang, selain tugas dan mekanisme kerja yang terus aktif di percetakan ini, tetapi semakin merambah dan bermunculan percetakan dimana – mana secara khusus di Pematangsiantar dan sekitarnya.

Tentu ini bukan menjadi tantangan yang biasa, tetapi kita bukan untuk mengeluh saja, namun bertindak bersama – sama untuk memajukan percetakan ini. Alangkah baiknya ke depan, bukan sekedar mencetak buku yang rutin di gereja saja, tetapi bisa diprogramkan bagaimana percetakan ini juga menjadi berkat sebagaimana visi gereja HKBP. Kalau sudah jaya di masanya, bagaimana membuat jaya di masa sekarang.

Demikian dalam tahun ini yang telah ditetapkan menjadi orientasi program pelayanan diakonia sosial. Ini bukan awal dimulainya diakonia sosial di HKBP, tetapi ini hendaknya memotivasi dan membangkitkan kembali kejayaan pelayanan diakonia sosial yang telah menurun bahkan bukan menjadi perhatian serius di HKBP belakangan ini. Firman Tuhan mengatakan kepada kita semua “gabe parasiroha ma hamu songon Amamuna Parasiroha i”. Bukan karena banyaknya yang ada pada kita, tetapi bagaimana kita berbelas kasih kepada orang lain, boleh dan silahkan juga berikan perhatian ke bangsa lain, tetapi jangan lupa di sekitar kita juga banyak yang membutuhkan. Ada berbagai kondisi yang membuat kita harus memperhatikan saudara – saudari kita yang lain. Bisa saja ada orang atau kelompok tertentu yang mengkondisikan supaya kita atau saudara kita tidak dapat melaksanakan tugas dan pekerjaannya, kata Ompu i.

[caption id="attachment_9778" align="alignnone" width="640"] Ompuboru M Siahaan bersama dengan C Br Pasaribu (istri Pdt Manarias Sinaga) saat persiapan memberikan bantuan sepeda motor[/caption]

Patut diapresiasi juga dan mungkin bisa menjadi teladan bagi generasi muda pelayan HKBP atas kesungguhan melayani dari Pdt Saorlina Sinaga di Samosir, tepatnya di HKBP Harian dengan perkembangan pelayanan termasuk menjadikan ressort penuh di HKBP.

Oleh karena itu, kondisi dan pergumulan seseorang bukan semata – mata karena pribadinya, tetapi bisa juga karena ada yang dikondisikan sedemikian rupa sehingga berdampak negatif bahkan bisa memprihatinkan, jadi ke dalam kondisi itu juga orang Kristen harus hadir. Berbelas kasihlah kita kepada orang – orang yang membutuhkan belas kasih. Dalam bahasa Batak “PasupasuonKu ma ho asa gabe pasupasu”. Oleh karena itu, dengan orientasi pelayanan tahun ini, mari kembali kita bangkitkan dan hidupkan semangat diakonia sosial. Bukan hanya kami, bukan hanya kalian, tetapi kita semua. Termasuk yang kita adakan saat ini, memberikan bantuan kasih ini juga merupakan bagian dari diakonia sosial, memberikan kasih berbentuk 1 unit sepeda motor kepada Pelayan yang membutuhkan di dalam keluarga maupun pelayanannya, tambah Ompu i.

Ompu i Ephorus juga menambahkan ucapan terimakasih kepada para penyumbang atau pemerhati termasuk Ompu Boru, yang memberikan hati, tenaga, dan bahkan materi untuk membantu pelayan dan jemaat HKBP yang membutuhkan bantuan. Kiranya Tuhan menganugerahkan berkatNya yang melimpah kepada keluarga. Bantuan kasih ini dharapkan semakin memotivasi pelayan beserta keluarga dalam menunaikan tugas pelayanan. Kiranya Tuhan menambahkan berkatNya kepada para pemerhati dan donatur bantuan kasih tersebut, tutur Ompu i.

[caption id="attachment_9779" align="alignnone" width="960"] Direktur Percetakan HKBP Pdt Manarias Sinaga (keempat dari kiri) dan istri C Br Pasaribu, Ompuboru M Siahaan berfoto bersama dengan sebagian keluarga besar pegawai percetakan HKBP[/caption]

Sembari ramah tamah dan makan siang, Ibu Pdt. Saorlina Sinaga juga mengucapkan terimakasih secara khusus kepada Ompu i Ephorus dan Ompu Boru. Secara pribadi, kami tidak tahu sama sekali dalam rangka apa saya diminta Ompu Boru datang ke pematagsiantar. Kemarin Ompu Boru menelpon saya, dan mengatakan Inang datang ke siantar ya di Percetakan. Tiba disini, kami bersama anak sulung saya, sangat kaget ternyata kereta kami lihat. Sungguh kami sangat bangga, bersyukur, dan terharu atas perhatian dari Ompu i Ephorus HKBP melalui Ompu Boru yang telah menggerakkan para bapak/ibu pemerhati, kami mengucapkan terimakasih kepada semuanya. Kami berdoa, kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan kebijaksanaan memimpin HKBP kepada Ompu i Ephorus dan sukacita serta berkatNya kepada para pemerhati. Terimakasih juga kami sampaikan kepada Direktur Percetakan beserta kelauarga dan seluruh pegawai percetakan, karena kami sudah ikut bersukacita di syukuran awal tahun ini bahkan kami menerima ucapan syukur dari ibadah ini. Kereta ini pasti sangat bermanfaat bagi kami keluarga dan pelayanan kami, kata Pdt. Saorlina Sinaga, S.Th. Penulis, Pdt. Alter Pernando Siahaan

 

 

 

 

 

 

comments

Leave a Reply

Pustaka Digital