"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

Gereja Bermisi Lewat Budidaya Ikan Lele

 Selasa, 19/10/2021 

Dampingan HKBP AIDS Ministry (HAM) lewat budidaya ikan lele di terpal semakin diminati. Hal itu menjadi kesaksian yang disampaikan utusan dampingan HAM di acara syukuran atas panen ikan setelah budidaya ikan lele tahap I berhasil oleh 30 kepala keluarga. " Kami merasakan sukacita karena lewat budidaya ikan lele dalam terpal karena menambah semangat dan relaksasi otak dengan melihat ikan lele". Kami juga sudah memakan hasil panen dan menjualnya.



Sekretaris Eksekutif HAM, Diak. Berlina Sibagariang dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa budidaya ikan lele dalam terpal tahap I kepada 30 keluarga yang didukung penuh oleh UEM (United Evangelical Mission) telah berhasil dilakukan, dapat dinikmati oleh keluarga untuk mendukung ketahanan pangan agar imun tetap sehat dan kuat. Kelanjutan tahap I dilanjutkan Pelatihan budidaya ikan dalam terpal tahap II kepada 41 kepala berasal dari komunitas ODHIV (Orang dengan HIV) dari KDS (Kelompok dukungan sebaya) Tapanuli Utara, KDS Humbang, dan KDS Tobak, dengan tujuan untuk menambah pendapatan keluarga kali ini didukung penuh oleh ELCA (Evangelical Lutheran Church in America). Menjadi sangat menarik yang menjadi pelatih budidaya ikan terpal tahap II ini berasal dari ODHIV yang telah dilatih pada tahap I yang lalu, tentunya dengan pemantauan Pengembangan Masyarakat HKBP. Dampingan HAM berharap, Pengmas dapat mensuplai akan kebutuhan pakan ikan lele organik lewat produksi Pengmas sendiri dengan 1/2 harga. 

Motivasi penguatan dari Pengembangan Masyarakat HKBP, utusan kantor UEM, Praeses Distrik III Humbang dan arahan bimbingan dari Kepala Departemen Diakonia semakin menambah sukacita.

Kepala Biro, Pdt. Jhonny Sihite menyampaikan akan memberikan modul beternak lele dan siap memproduksi pakan ikan lele sendiri. 


Utusan kantor UEM, Terry Lym Smith, Irma Simanjuntak dan Julian Tampubolon memperkenalkan program-program UEM mendukung pelayanan anggota gereja-gereja

UEM memiliki 33 anggota gereja yang tersebar di tiga benua, Asia, Afrika dan Eropa. Diantaranya pelayanan Diakonia. Menyampaikan misi kabar baik yang tidak hanya lewat mimbar saja tetapi dapat langsung menyentuh kehidupan jemaat dan masyarakat. 


Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pdt. Daminna Lumbansiantar juga memberikan semangat untuk tetap mengasah kemampuan. Iman membuat untuk tetap proaktif dan berpikir terus bahwa hidup ini berguna dan dapat menjadi berkat.

Arahan bimbingan dari Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th menyampaikan apresiasi kepada dampingan HAM termasuk anak-anak dan kerja keras tim HAM serta tim Departemen Diakonia HKBP lewat program pemberdayaan budidaya ikan lele dalam terpal dapat terlaksana dengan baik. 

Pdt. Debora Purada Sinaga merasakan bersukacita berada bersama dampingan HAM. Kiranya atas dukungan dana dan doa UEM dan ELCA dampingan HAM turut bersukacita. 



Dalam pelatihan tahap II ini HAM memfasilitasi pembuatan kolam ikan dalam terpal, bibit ikan, pakan dan vitamin/protein ikan dari penaburan hingga panen nanti.

( SKD-DAT)

Pustaka Digital