"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Gereja “Instagramable”, HKBP Lumban Julu


Gereja HKBP Lumban Julu yang berdiri sangat indah di kaki Gunung Simanukmanuk Kabupaten Toba ini tepat berada di lintasan Tarutung – Medan. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th mengunjungi dan menyapa warga jemaat di sana. 



Gereja ini memiliki anggota jemaat sebanyak 250 KK yang dilayani oleh Pdt. Obed Marbun sebagai Pendeta Ressort, Pdt. Reinhard Tumanggor sebagai Pendeta Fungsional, Bvr. Karya Lumbantoruan , dan 16 orang Sintua.



Dalam kunjungan pastoral kali ini, Kadep Marturia HKBP dalam percakapannya bersama para pelayan, penatua, dan beberapa warga jemaat memberikan beberapa masukan tentang penataan lingkungan gereja menjadi tempat yang lebih ramah, nyaman, dan memiliki daya tarik tersendiri. “Dengan sentuhan penataan taman, tentunya memperbanyak jenis tanaman bunga dan menjaga kebersihan (zero sampah plastik) gereja ini bisa "instagramable" dan mengundang para pelintas berhenti sejenak untuk berfoto dengan latar gereja dan gunung hijau, berdoa meneduhkan dan meneguhkan hati,” ungkap Kadep Marturia. (SKM_ERHS)





Pustaka Digital