"Molo ingkon mamujimuji ahu, angka hagaleonki ma hupapujipuji.

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku."

2 Korint. 11:30

HKBP Berduka : Kepala Departemen Marturia, Pdt Kardi Simanjuntak STh MMin Meninggal Dunia

Rabu, (1/9/2021) dini hari sekitar pukul 1.17 WIB, Pdt. Kardi Simanjuntak, S.Th, M.Min menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa lama dirawat di Rumah Sakit Murni Teguh Medan. Beliau, salah seorang pimpinan HKBP, yaitu Kepala Departemen Marturia Periode 2020-2024.

Sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah Pdt. Kardi diberangkatkan dari Murni Teguh oleh Praeses Distrik X Medan Aceh, Pdt. Henri Napitupulu, menuju kàntor Pusat HKBP, Pearaja Tarutung yang diiringi keluarga dan beberapa pendeta. 

Sementara di Kantor Pusat, pelayan dan Pegawai telah mempersiapkan kedatangan jenazah sejak pagi hari. Kemudian, setibanya jenazah disambut oleh Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar didampingi Sekretaris Jenderal, Pdt. Victor Tinambunan, MST, Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh bersama barisan Kepala Biro, pelayan dan Pegawai dalam rasa duka mendalam dan isak tangis.

Ompu i Ephorus dalam pesan pastoralnya menyebutkan "seluruh pelayan dan jemaat HKBP sangat kehilangan salah seorang pimpinannya di bidang Marturia. Beliau merupakan sosok pendeta yang setia dan melayani dengan segenap hati, jiwa, pikirannya. Pelayanannya sangat baik selama ini yang membawa pengaruh baik bagi gereja HKBP."

Ephorus pada pesan pastoralnya memberi peneguhan bagi semua warga, pelayan di semua aras, jemaat, resort, distrik, lembaga-lembaga dan Kantor Pusat agar saling menguatkan satu sama lain.

Peneguhan Ephorus kepada anak dan menantu almarhum menunjukkan kesedihan mendalam semua warga. "Kiranya kamu kuat, ingat kebaikan pendeta ini yang penuh kasih, yang setia melayani. Buat calon pendeta Mesak, tetaplah kuat, agar kamu menjadi pendeta yang dapat melanjutkan pelayanan bapakmu ini. Percayalah bahwa kamu akan disertai dan diberkatiNya," ucap Ephorus dalam rasa kesedihan.

Di akhir pastoralnya, Ephorus mengajak semua warga agar tetap setia kepada protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilitas (5M). Setelahnya, Ephorus memimpin doa untuk memberangkatkan jenazah yang akan dimakamkan ke Lobu Hole tempat kelahiran almarhum.


Ibadah pemakaman dilayankan oleh Kepala Departemen Koinonia dengan pendampingan petugas gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tapanuli Utara. 



Pustaka Digital