"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

HKBP DUA NAMA MISIONARIS

Batam (20/3), salah satu gereja HKBP di HKBP Distrik XX Kepri menggunakan dua nama misionaris yang datang ke tanah Batak yaitu di daerah Lobu Pining pada tahun 1834, mereka adalah Samuel Munson dan Henry Lyman. HKBP MUNSONLYMAN Resort Sungai Langkai berdiri di kecamatan Sagulung - Kota Batam. 



HKBP MunsonLyman resmi menjadi jemaat penuh tahun 2013, sampai saat ini jemaat masih melangsungkan proses pembangunan gedung gereja yang permanen. Sejak gereja ini memberangkatkan bapak Gr. Herpin Napitu (studi), gereja ini masih berharap dan menunggu kehadiran pelayan yang diutus oleh Ompui Ephorus untuk melayani jemaat MunsonLyman. Jemaat MunsonLyman saat ini melayani 80 KK jemaat dengan dukungan 8 parhalado.  


Pada hari ini, kerinduan jemaat terobati atas kunjungan dan pelayanan Praeses HKBP Distrik XX Kepri ke jemaat MunsonLyman.  Pada Minggu Okuli ini, Praeses menyapa dan menyampaikan Firman Allah yang tertulis di Lukas 13:1-9 kepada jemaat yang hadir. 


Praeses menjelaskan bahwa semua kita adalah orang yang berdosa. Semua orang yang dipenjara belum tentu lebih berdosa dari kita, hanya saja mereka lebih cepat tertangkap tangan oleh pihak yang berwajib. Kita yang masih diberikan kesempatan untuk bertobat, marilah menggunakan kesempatan ini untuk berubah ke arah yang lebih baik. Apabila kita tidak bertobat maka Tuhan akan binasakan karena hidup kita mengecewakan dan tidak berguna. 


Seusai ibadah, Pendeta HKBP Resort Sungai Langkai hadir dalam acara ramah tamah dengan Praeses dan rombongan. Diskusi tentang persembahan yang berhubungan dengan pelayanan ditanyakan  oleh parhaldo. Praeses dengan tegas mengatakan bahwa kita harus menyampaikan persembahan kepada pos-pos yang telah diaturkan. Pengakuan ini juga diakui oleh parhaldo bahwa semenjak pelayan pindah, kas jemaat semakin berkurang, yang tadinya kami berharap dapat berharap mendukung pembangunan tetapi malah sebaliknya, ujar parhalado (koordinator).

(SDXX-JLS)

Pustaka Digital