"Minggu XVI Dung Trinitatis
Topik: NDANG MARPANSOHOTAN ASI NI ROHA NI TUHAN I (TAK BERKESUDAHAN KASIH SETIA TUHAN)"

Ev: Andung 3:19-26/Ep: 2 Timoteus 1: 1 - 14

HKBP Sidorame Rayakan Pesta Gotilon & Ulang Tahun ke-69

Sebagai tanda sukacita atas berkat dan penyertaan Tuhan kepada Gereja dan JemaatNya di HKBP Sidorame Resort Medan Timur, rayakan Pesta Gotilon sekaligus Ulang Tahun Ke-69 GerejaNya HKBP Sidorame Resort Medan Timur, Minggu (7/11/2021).

Ibadah Pesta Gotilon dan Ulang Tahun HKBP Sidorame Resort Medan Timur yang dilayani Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Henri Napitupulu, MTh boleh berjalan dengan penuh sukacita dan berkat yang dari pada Tuhan.


Firman Tuhan dalam Mazmur 146 : 1-10, mengajak para jemaat untuk selalu memuliakan Tuhan sebab hanya karena Tuhanlah kita boleh hidup didalam kasih dan pemeliharaanNya.

Praeses Pdt. Henri Naptupulu mengawali sambutannya menyampaikan pujian kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Raja Gereja Yang Memelihara kehidupan kita terlebih Jemaat GerejaNya HKBP Sidorame Ressort Medan Timur. Ditengah Pandemi yang masih membuat kita menjadi terbatas melakukan segala kegiatan baik dalam kehidupan sehari hari maupun ditengah tengah Gereja, namun hal itu tidak menjadi sebuah penghalang untuk selalu mengucap syukur kepada Tuhan, terlebih dalam Minggu ke – XXIII Setelah Trinitatis ini Gerejanya HKBP Sidorame Ressort Medan Timur boleh beribadah dan memuliakan Tuhan melalui Pesta Gotilon, sebagai bentuk mengucap syukur kepada Tuhan atas penyertaan dan berkat yang selalu diberikan kepada JemaatNya terlebih kepada GerejaNya HKBP Sidorame boleh selalu diberkati oleh Tuhan hingga pada ulang tahun yang ke-69 Tahun saat ini.


Mengakhiri sambutannya Pdt. Henri Napitupulu berharap, kiranya Jemaat GerejaNya boleh tetap setia memuji dan memuliakan Tuhan, sebab hanya karena kasihNya lah kita dimampukan melakukan segalanya.

Seluruh jemaat dengan penuh sukacita memberi persembahannya melalui hasil tanam tanaman/panen (buah-buahan, beras dll) yang diberikan masing masing sektor/kategorial kepada Gereja dan kembali dilelangkan sebagai bentuk persembahan jemaat kepada GerejaNya. Semua rangkaian acara boleh berjalan dengan penuh sukacita serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat, terlebih atas pemeliharaan Yesus Kristus. (Pdt. Henri Napitupulu/ P. Samosir).



Pustaka Digital