"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Ibadah Malam Akhir Tahun HKBP Pearaja Tarutung

Ibadah Akhir Tahun, Jumat (31/12/2021) di HKBP Pearaja Tarutung diadakan dua sesi. Pendeta HKBP Resort Pearaja, Pdt. Saor Hutagaol, melayankan khotbah pada ibadah sesi pertama yang dimulai pada pukul 16.30 WIB. Ibadah sesi kedua diadakan pada pukul 19.00 WIB dan khotbah disampaikan Praeses HKBP Distrik II Silindung, Pdt. Hasudungan Manalu, S.Th. 


Dalam Ibadah Akhir Tahun, Pdt. Saor menyampaikan berita pelayanan, dan Bendahara Huria, St. B. Panjaitan, S.Pd, MM melaporkan keuangan HKBP Pearaja Tarutung selama tahun 2021. Setelahnya, perwakilan jemaat, anak rantau, dan majelis gereja menyampaikan sambutan atas penyertaan Tuhan terhadap umat dan gereja-Nya, serta harapan-harapan pelayanan gereja HKBP Pearaja Tarutung di tahun 2022.



Dalam khotbahnya, Pdt Hasudungan menegaskan bahwa waktu merupakan pemberian Tuhan yang patut dimaknai semua orang, dan tidak seorang pun yang menyianyiakannya. Umat Israel harus menderita selama 70 tahun dalam pembuangan Babel karena tidak menghargai waktu dan tidak menuruti perintah Tuhan. 


Sekalipun umat Tuhan mengalami banyak kesulitan dan kesusahan hidup karena kesalahan dan dosa mereka sendiri, namun Tuhan merancang sesuatu yang terindah yaitu "damai sejahtera" dan "hari depan penuh harapan" bagi umat yang mengenali dan menuruti kehendak Allah, jelas Pdt. Hasudungan.

Pada ibadah sesi kedua, terlihat Ompu i Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar dan keluarga mengikuti ibadah dengan khusuk. (B-TIK)

Pustaka Digital